Dia.. Jodohku

Dia.. Jodohku
Bab 67


__ADS_3

>>author<<


"Aw! Mas ih jahil banget!" seru Ocha saat Abi mencipratkan air ke wajahnya.


Mereka akhirnya tiba di bawah air terjun. Ocha menggulung celananya agar tidak basah. Matahari berada tepat di atas kepala mereka. Sudah lebih dari setengah jam mereka main air dan foto-foto di sana, panas terik matahari tak terasa karena suasana dan udara di air terjun sangat sejuk.


Abi mendekat ke arah Ocha.


"Ocha lapar gak?" tanya Abi.


"Kita cari makan dulu yuk di atas" ajak Abi.


Ocha mengangguk. Ia berjalan hati-hati di atas bebatuan di sungai itu. Tapi saat kakinya menapaki batu selanjutnya, kakinya tergelincir karena saking licinnya dan akhirnya Ocha jatuh tercebur ke dalam sungai. Untungnya sungai itu sangat dangkal hanya sebatas betis. Tapi tetap saja jika tercebur maka basah juga celana dan bajunya.


Abi terkesiap melihat Ocha tergelincir, ia bergegas meraih tangan Ocha. Dengan cepat Abi menggendong tubuh Ocha bak pengantin baru.


"Inilah alasan mas bilang sama Ocha harus bawa baju ganti, siap-siap kalau baju Ocha basah semua" ucap Abi masih dengan menggendong Ocha ditangannya.


Ocha melingkarkan tangannya di leher Abi. Kepalanya menunduk menyembunyikan wajahnya yang malu.


Nafas Abi sedikit terengah saat menaiki titian tangga ke atas permukaan, membuat Ocha semakin merasa bersalah.


"Mas, capek ya? Biar Ocha jalan aja" ucap Ocha pelan.


"Capek sedikit sih, tapi gak apa-apa. Tadi kaki Ocha kan terkilir, sama saja repotnya kalau Ocha jalan" ucap Abi di sela nafas beratnya.


"Maaf ya, mas" lirih Ocha.


"Nah sebentar lagi kita sampai, itu di depan ada toko baju. Kita beli baju di sana ya" ucap Abi.


"Mba tolong, saya beli baju dan celana untuk istri saya, mohon bantuannya karena kaki istri saya terkilir" ucap Abi pada penjual baju di hadapannya.


"Baik, pak. Istrinya ada dimana?" tanya pelayan toko baju tersebut. Abi lantas menunjuk ke arah Ocha yang sedang duduk di kursi depan toko.


Pelayan toko itu segera mengambil beberapa potong baju setelah melihat Ocha, lalu ia berjalan ke arah Ocha.

__ADS_1


"Silakan mba, ini saya bawakan beberapa potong baju, mba bisa pilih yang sesuai dengan ukuran mba" ucap pelayan itu lantas meletakkan baju-baju itu di atas meja depan Ocha.


Ocha lantas memilih kaos dan celana pendek yang tersedia di toko itu. Kaos hitam yang bertuliskan "I Love Curug" menjadi pilihan Ocha. Ia lantas dibantu oleh pelayan toko itu masuk ke dalam toko untuk mengganti pakaiannya yang basah.


Beberapa menit kemudian Ocha keluar dari dalam toko itu sudah mengenakan baju yang tadi ia pilih. Ia berjalan keluar mencari-cari sosok Abi.


"Mencari, mas?" tanya Abi tiba-tiba mengagetkan Ocha.


"Nih, mas bawakan makanan, kita makan di sana saja yuk" ucap Abi sambil menunjuk ke bangku dan meja dekat dengan kantin tempat itu. Disebut kantin karena merupakan satu bangunan mirip dengan kantin umum. Bangunannya beratap luas dan tanpa tembok yang mengelilinginya yang diisi dengan penjual makanan yang berjejer.


Abi meletakkan makanan di atas meja lalu menarik kursi untuk Ocha duduki. Mereka berjalan perlahan mengingat kaki Ocha yang masih terkilir akibat jatuh di sungai tadi.


Abi membeli dua sosis bakar dengan saus lengkap namun di pisah, mie instan rebus. Makanan lain sebenarnya masih banyak variannya, tapi Abi sengaja membeli mie rebus untuk menghangatkan tubuh Ocha karena tercebur ke sungai.


Mata Ocha berbinar melihat mie rebus kesukaannya. Makanan yang selalu ia makan dengan sembunyi-sembunyi karena takut mamanya marah.


"Makasih, mas. Mas makan apa dong?" tanya Ocha saat melihat Abi hanya membawakan satu cup mie rebus dan dua sosis bakar.


"Mas gak lapar, Ocha saja yang makan" ucapnya sambil meneguk air mineral yang ia beli tadi.


Ocha merasa tidak enak hati. Ia sudah banyak merepotkan Abi terutama tadi saat Abi menggendongnya dari bawah sungai hingga membelikannya baju ganti.


Abi memajukan kepalanya saat disodorkan sendok berisi mi oleh Ocha. Ia menyetujui keinginan Ocha yang menyuapinya, meski sebenarnya ia kurang terlalu suka dengan mie instan.


"Mas gak suka mie ya? Maaf ya, mas. Abis Ocha bingung mau nyuapin mas apa. Ocha gak bisa beliin makanan untuk mas. Kaki Ocha g bisa buat jalan" ucap Ocha sedih.


"Gak apa-apa, mas suka kok kalau disuapi Ocha" ucap Abi sambil mengusap pucuk kepala Ocha.


"Mas, sebenarnya mau ngajak Ocha ke kebun strawberi, tapi karena kaki Ocha sedang sakit, kita pulang saja ya. Lain waktu kita kesini lagi" ucap Abi sambil mengusap punggung tangan Ocha. Ocha mengangguk sambil asyik menikmati mie rebusnya.


"Hai bro... !" seru seseorang dari arah belakang tempat Ocha duduk.


"Wah, ketemu di sini ya kita" ucap seseorang yang ternyata adalah Gilang, ketua kelas saat Abi masih kuliah.


Abi menyambut tangan Gilang dan mereka berjabat tangan renyah layaknya kawan lama yang baru berjumpa setelah sekian lama. Ia lalu memperkenalkan Ocha pada Gilang.

__ADS_1


Gilang langsung duduk di sebelah Abi. Ia memperhatikan Ocha.


"Manis .... " desis Gilang pelan.


"Apa bro? Tadi ngomong apa, gue gak denger?" sahut Abi, ia tak bisa mendengar desisan Gilang karena sedang memesankan minuman pada pelayan kantin.


"Oh, ah, gue gak ngomong apa-apa. Oh ya, reuni minggu depan lu ikut 'kan?" tanya Gilang mengalihkan pembicaraan.


"Belum tau, liat nanti deh" jawab Abi ragu.


"Ikut lah bro ! Itung-itung cuci mata ketemu kawan lama. Banyak cewe-cewe cakep juga di sana" ujarnya, membuat Ocha yang tadinya tengah menikmati makanannya sontak mendongakkan kepalanya dan melihat mata Abi.


"Mas Abi bakal ikut kok kak!" ujar Ocha dengan nada sedikit menekan.


Keduanya terperangah mendengar ucapan Ocha. Abi dan Gilang saling menoleh, bingung dengan ucapan Ocha.


"Maksudnya gimana, Cha? Mas gak paham" ucap Abi kemudian.


.


.


.


🌺 hai readers..


Wow Ocha tiba-tiba bersuara dan berani ambil keputusan untuk Abi. Apa ya kira-kira rencana Ocha. Tungguin lanjutannya ya..


Terima kasih karena sudah setia menemani perjalanan Ocha dan Abi.


Author selalu berusaha untuk bisa up setiap hari, mohon readers mau bersabar menanti Ocha dan Abi up ya, terima kasih ...


Berusaha terus memperbaiki tulisan author supaya layak dibaca oleh readers 🙏


Oke gaess jangan lupa jempolnya dimainkan ya, bantu untuk like, komen dan votenya ya teman-teman, jadikan novel ini sebagai novel favorite kalian ya terima kasih teman-teman...

__ADS_1


babay....😘


Lot's of love from Ro Miyoung 💕💕


__ADS_2