
>>back to situasi Nugi<<
"Sialan lu Za!" Nugi mengumpat sejadinya di kamar hotel.
Setelah perkelahiannya dengan Abi di pertemuan reuni tadi, Nugi dibawa oleh Gilang ke kamar hotel pesanannya.
"Udah jangan bergerak dulu, obati dulu tuh memar di muka lu!" ucap Gilang.
"Lagian lu juga sih, menyulut amarah Reza. Lu lupa kejadian dulu? Lu juga 'kan pernah kena bogem mentah gara-gara si Devi bunting" Gilang tak henti-hentinya memarahi sikap bodoh sahabat karibnya itu.
"Eh, tapi bentar deh. Lu beneran menghamili Devi? Soalnya gue gak tahu detilnya. Gue dapat infonya dari si Bagas. Nah sekarang Devi ada di mana?" tanya Gilang seolah mengingat kembali masa lalu mereka.
Nugi terdiam sejenak. Menghela nafas panjang.
"Gue emang rusak! Tapi gue gak pernah sampai hati ngerusak anak gadis orang. Devi bunting bukan karena gue" ucap Nugi yang membuat mata Gilang terbelalak mendengar penjelasan Nugi.
"Serius lu?! Jangan becanda deh!" seru Gilang tak percaya dengan yang dikatakan Nugi.
Nugi mengangguk pelan.
"Gue kenal Devi baru sebulan, saat angkatan kita lagi sibuk-sibuknya bolak-balik menghadap dosen pembimbing untuk revisi. Gue ketemu dia di pojok kantin lagi nangis" ucap Nugi. Ia bercerita sambil meringis perih karena mengoleskan obat memar di wajahnya.
"Gue samperin dia, gue paling gak tega liat cewe nangis. Setelah itu gue jadi sering ketemu dia. Kita jadi akrab dan gue yang selalu gampang suka sama cewe akhirnya dengan mudahnya gue nyatain cinta ke Devi" Nugi menjeda ceritanya. Ia meneguk air putih yang disediakan Gilang di meja samping ranjang.
"Saat kejadian gue digebukin Reza dulu. Itu adalah genap sebulan gue pacaran dengan Devi. Selama pacaran gue jarang nemuin Devi. Lu tau juga kita lagi sibuk-sibuknya fokus sidang skripsi. Jadi dalam seminggu gue cuma sempet ngapelin Devi dua sampai tiga kali. Gak bisa setiap hari nemuin dia" ucapnya. Gilang nampak antusias mendengarkan cerita Nugi. Ia ingin tahu kebenaran yang menyebabkan retaknya persahabatan mereka.
"Gue sama sekali gak tau kalau Devi pacaran sama Reza. Kalau gue tau, mana mungkin gue embat juga pacar sahabat gue sendiri. Lu 'kan tau watak gue yang menjunjung persahabatan di atas semua urusan apalagi urusan cinta" ucapnya lagi.
"Saat gue datang ke kosan Devi pas angkatan kita udah selesai prosesi wisuda, sore harinya gue udah janji sama Devi untuk ngajakin dia jalan-jalan merayakan kelulusan gue" lanjutnya.
__ADS_1
"Gue tanpa tau apa-apa langsung digebukin Reza. Gue juga awalnya kaget dan marah kenapa dia ada di dalam kamar Devi berduaan aja. Belum sempet gue nanya, gue di dorong keluar kamar lalu Reza menutup pintu kamar Devi dari dalam. Gue berusaha tenang dan berfikir positif karena gue tau Reza gak bakalan macem-macem sama cewek" Nugi menghela nafas sejenak. Ia benar-benar terbawa alur masa lalunya yang penuh perjuangan.
"Gue juga gak nyangka ternyata Devi bisa memfitnah kalau gue yang hamilin dia. Akhirnya dengan pikiran yang kacau, besoknya dan masih dengan muka gue yang bonyok abis digebukin Reza, gue bawa tuh si Devi pulang kampung" ucap Nugi.
"Gue datangi rumah Devi. Gue ceritain semuanya ke bapak ibunya tanpa ada yang terlewat dari cerita gue. Bapak ibunya syok berat, karena desakan bapak ibunya akhirnya si Devi mengakui kalau anak yang dikandungnya bukan hasil dari perbuatan gue. Ya iyalah bukan anak gue! Gue gak pernah nyentuh lebih dari cium bibir doang" seru Nugi.
"Lu tau gak Lang?! Saat pertama kali gue nyium bibir Devi, gue udah curiga tuh sama dia" ucapnya membuat Gilang mengerutkan dahi penasaran.
"Curiga apaan lu sama si Devi?" tanya Gilang antusias. Terlihat dari ia yang membenarkan posisi duduknya hingga sejajar menghadap Nugi.
"Iya gue curiga, soalnya dia lihai banget nyium bibir gue. Dari sekian banyak cewek yang pernah gue pacarin, baru dia doang yang nyiumnya mantep banget Lang!" ucap Nugi, bibirnya ia paksa tersenyum menyeringai sedikit karena luka sobek di bibirnya juga.
"Dasar lu Gi! Yang diinget bagian itunya aja lu!" Gilang menggeleng kepalanya mendengar ucapan sahabatnya itu.
"Loh? Emang bener kok, itu 'kan menandakan kalau si Devi itu pura-pura polos. Dia gak seperti yang terlihat dari luar. Gue aja sampe merinding kalau udah deket Devi. Soalnya kalau udah ciuman, tangan dia suka terbang-terbang" ucap Nugi yang membuat Gilang kembali mengerutkan dahi tak mengerti.
"Terbang-terbang gimana maksud lu? Lu kalau ngomong jangan pake bahasa yang gue gak ngerti lah! Gue masih jomblo nih belum pernah melewati batas bro!" sungut Gilang.
Yang dimaksud Nugi film India adalah film dewasa yang menayangkan adegan hubungan dewasa. Gilang hanya berani menonton tanpa berani mempraktekkannya pada seorang gadis manapun.
"Tangan si Devi tuh suka gegerayang gitu, bahkan dia sendiri yang nuntun tangan gue supaya megang dada dia. Gila 'kan tuh si Devi?! Gue sekali-kalinya tuh pegang dada dia langsung gue udahan sebelum gue bener-bener nyemplung ke dasar kehinaan" ucap Nugi.
Gilang sendiri yang mendengar cerita dari Nugi tak percaya dengan kenyataan bahwa Devi akar dari pecahnya persahabatan mereka.
"Terus gimana sekarang? Lu mau terus terang sama Reza tentang Devi?" tanya Gilang.
"Gak tau Lang. Gue ragu. Reza udah terlanjur benci sama gue. Apalagi sekarang, gue ... " ucapan Nugi menggantung. Ia tak berani mengatakan kalau dia juga tertarik dengan Ocha.
"Kenapa Gi?" tanya Gilang penasaran di kalimat akhir Nugi.
__ADS_1
"Gak apa-apa Lang. Oh ya, gue pengen istirahat. Lu keluar sono, gue capek banget hari ini" ucap Nugi. Ia lantas beringsut naik ke atas ranjang untuk beristirahat.
"Ya udah, gue keluar nemuin temen-temen yang hadir di acara reuni. Lu kalau ada apa-apa telpon gue aja ya" ucap Gilang lalu beranjak keluar kamar.
"Lang! Gue mohon jangan kasih tahu siapapun tentang cerita gue tadi. Lu bisa 'kan jaga rahasia gue?" ucap Nugi sebelum Gilang sempat membuka handle pintu kamar.
"Gue usahain, tapi gue gak bisa janji, bro" ucapnya lalu membuka pintu kamar dan pergi keluar menemui tamu undangan.
Nugi merebahkan badannya yang letih. Ia menatap nanar langit-langit kamar hotel, mengingat masa lalunya yang merusak persahabatannya dengan Reza.
.
.
.
🌺 hai readers..
Wow ... ! Mengejutkan ya, ternyata kita udah salah paham sama Nugi. Jadi Devi kemana sekarang? Baca terus ya, jangan kelewat.
Terima kasih karena sudah setia menemani perjalanan Ocha dan Abi.
Author selalu berusaha untuk bisa up setiap hari, mohon readers mau bersabar menanti Ocha dan Abi up ya, terima kasih ...
Berusaha terus memperbaiki tulisan author supaya layak dibaca oleh readers 🙏
Oke gaess jangan lupa jempolnya dimainkan ya, bantu untuk like, komen dan votenya ya teman-teman, jadikan novel ini sebagai novel favorite kalian ya terima kasih teman-teman...
babay....😘
__ADS_1
Lot's of love from Ro Miyoung 💕💕