Dua Mata Hati

Dua Mata Hati
Pergi


__ADS_3

..."kematian mu adalah tanda berakhirnya kehidupan ku"...


...Allen Dawson...


Dengan perasaan campur aduk Emily memasukkan dirinya ke rumah besar Dawson yang sangat sepi seperti tak berpenghuni. Meski memiliki kekayaan yang melimpah Dawson tidak memiliki banyak pembantu yang tinggal di rumahnya karena ia merasa lebih nyaman dengan sedikit orang.


"Nyonya baru datang? ". Tanya salah satu pembantu yang masih membersihkan alat dapur sisa memasak.


" Iya. " Emily yang ingin naik ke kamarnya di tahan oleh pembantu tersebut membuat Emily berhenti melangkah.


"Ada apa? ". Tanya Emily dengan melihat tangannya yang di cekal pembantu tersebut. Emily tidak mampu mengingat semua pembantu yang bekerja di rumah besar Dawson karena sering berganti-ganti orang.


" Nyonya Bella sedang kritis. " Ujar pembantu tersebut dengan nada sedih.


"Kritis? ". Tanya Emily kaget


" Iya nyonya, sekarang ia sedang di kamarnya. " Ucap pembantu perempuan tersebut membuat Emily langsung menuju kamar Bella. Baru Emily membuka sedikit pintu kamar Bella ia melihat Allen duduk di tepi ranjang Bella berbaring dan Emily memutuskan untuk pergi dari sana. Namun, Bella yang melihat Emily menghentikan langkah Emily untuk pergi.


"Kemari lah Emily. " Bella melambaikan tangannya supaya Emily mendekat kepadanya.


"Apa kamu sangat membenciku hingga kamu tidak mau melihat ku untuk terakhir kalinya? ". Tanya Bella dengan menampilkan senyuman seolah ucapannya adalah lelucon.

__ADS_1


"Apa yang kak Bella katakan? . " Emily mendudukkan dirinya di sisi ranjang yang sama di tempati Allen dan Bella.


"Emily, kamu tahukan kehadiranmu disini karena aku akan pergi dari sini untuk selamanya? ". Bella yang dengan suara lemahnya mengambil tangan Emily untuk ia genggam.


" Apakah salah dengan kehadiran ku disini? ". Tanya Emily dengan tersenyum sinis ke Bella wajahnya yang sudah memucat


" Dasar lucu. " Bella mencubit lengan halus Emily dengan berdecak


"Kak Bella akan tetap baik-baik saja dan akan selalu bersama ku. " Ujar Emily


"Emily, dengan kehadiran mu disini aku sempat merasa cemburu melihat semua yang disini menyayangi mu termasuk Allen. Dengan diam-diam dia sudah mulai perhatian dengan mu. " Ujar Bella melihat Emily yang meneteskan air mata kesedihan namun Bella menghapusnya dengan tangan yang sudah bergetar.


"Emily, ijinkan aku pergi dengan tenang. Untuk itu aku mau kamu menjaga suamiku dengan benar. " Lanjut Bella


"Berjanjilah kalian untuk tetap menjalani hidup ini dengan saling menyayangi meski aku tidak bersama kalian lagi. Berjanjilah kalian!. '' Bella melirik ke dua orang yang hanya diam dengan raut kesedihan.


" Kamu tidak akan kemana-mana. " Allen dengan tetesan air mata memeluk tubuh Bella yang semakin melemah


"Lihatlah papa, Allen sangat lemah bukan? . " Ujar Bella dengan tersenyum dibalik pelukan Allen melihat Dawson yang hanya diam saja juga menampilkan wajah yang sama seperti lainnya.


"Terimakasih untuk semuanya Allen. Untuk waktu yang kamu luangkan dengan menjalani kehidupan lucu ini dengan ku. " Bisik lemah Bella

__ADS_1


"Aku pergi dulu. Tolong jaga yang sangat kamu sayangi dan sampai bertemu kembali nanti Allen Dawson. " Bella menutupkan matanya dengan masih dalam pelukan Allen yang semakin mengerat.


"Bella... Bella". Allen mengguncang tubuh Bella dan melihat wajah Bella yang sudah pucat tanpa mengeluarkan nafas. Allen mengecek semua tanda-tanda keberadaan kehidupan pada Bella mulai detak jantung denyut nadi hingga tarikan nafas. Namun, semuanya sudah tidak berfungsi lagi.


Bella memang tidak mau untuk dibawa ke rumah sakit karena ia hanya membutuhkan waktu agar lebih dekat dengan semuanya bukan hanya untuk menghabiskan waktu dengan perawatan dokter tanpa mampu bersama orang yang ia sayang.


" Bella... Bella.. " Allen berteriak melihat Bella yang sudah tidak merespon apapun. Dengan mata merah dan tubuh mengeras Allen memukulkan tangannya ke salah satu dinding kamar hingga mengeluarkan darah segar.


"Mas, "Dengan gemetar Emily memeluk Allen dari belakang untuk menenangkan suaminya itu.


" Mas, biarkan kak Bella tenang. " dengan air mata Emily masih memeluk tubuh Allen yang sudah sedikit tenang.


Allen menyingkirkan tubuh Emily dengan mendorongnya hingga Emily jatuh sedangkan Allen kembali mendekati Bella yang sudah tenang bahkan sangking tenangnya ia tidak mengeluarkan suara apapun termasuk tarikan atau hembusan nafas.


"Tuhan, kamu kembali mengambil orang yang sangat aku sayangi. " ujar Allen dengan penuh penekanan.


πŸ’™πŸ’™πŸ’™


...Halo semuanya pembaca novel dua mata hati. ...


...author mau minta kemurahan kalian dong dengan meninggalkan jejak πŸ‘£πŸ‘£kalian setelah membaca caranya berikan like vote komentar dan jangan lupa share yaπŸ‘...

__ADS_1


...love you...


...Aisyah Ahmad πŸ’™...


__ADS_2