Dua Mata Hati

Dua Mata Hati
Jangan panggil dirimu papa lagi!


__ADS_3

..."Antara cinta dan luka pasti selalu beriringan untuk itu siapkanlah semuanya"...


...Allen Dawson...


Lewis yang baru saja memarkirkan mobilnya di halaman rumah Jessica melihat Dawson membopong menantunya yang terbalut selimut tebal dengan mata tertutup sedangkan Dawson sendiri dengan keadaan ketakutan dan ada sebuah luka goresan di lehernya dengan mengeluarkan darah terburu-buru menjalankan mobilnya keluar dari rumah Jessica.


Setelah kepergian Dawson, Lewis masuk ke rumah orang yang beberapa hari ini menjadi teman balas dendamnya untuk menghancurkan Dawson.


Langkah Lewis terhenti ketika melihat orang yang ia cari sedang berlari menuruni tangga dengan tergesa membawa pisau di tangan kanannya.


"Minggir! " Jalan Jessica yang terhalangi keberadaan Lewis membuat ia mengibaskan tangannya menyingkirkan Lewis. Namun, tenaganya tidak sekuat yang ia pikirkan dan langkahnya pun terhenti karena tangannya dicekal dengan erat oleh Lewis.


"Lepaskan! ". Tangannya ia putar untuk mendapat kebebasan dari sana.


" Aku akan membunuh orang yang telah membunuh kakakku. "


"Oke, aku tidak perduli akan kamu apakan Dawson. Akan tetapi,aku peringatkan jangan pernah menyentuh Emily dalam hal ini."


"Jika kamu melibatkannya, maka kamu akan tahu akibatnya. Ingat itu! ". Kecam Lewis sebelum meninggalkan rumah Jessica.


Lewis memahami jika dalam beberapa saat lalu ada keterlibatan Emily dalam balas dendam Jessica yang ia lakukan dan itu tentu saja membuatnya marah karena ia mencintai orang yang telah menjadi menantu Dawson tersebut. Apalagi melihat Emily sedang di dalam gendongan Dawson yang tidak sadarkan diri dengan balutan selimut membuatnya tidak bisa menahan amarahnya. Melihatnya terluka sama saja membuat dirinya terluka.


" Ha-a ". Jessica melemparkan pisaunya ke sembarang tempat dengan berteriak keras memenuhi ruangan utamanya.

__ADS_1


" Aku tidak akan membiarkanmu hidup tenang Dawson, apapun caranya aku tidak perduli. "


💜💜💜


Sesampainya di rumah kebanggaannya, Dawson membawa Emily masuk ke kamarnya dan menelpon dokter keluarga agar memeriksanya dan menantunya yang lama tidak sadarkan diri.


"Bagaimana pak Dawson bisa mendapat luka disini? ". Tanya Marcus dokter keluarga Dawson yang mengobati luka Dawson di leher.


" Ceritanya panjang. Bagaimana keadaan Emily? ". Tidak memungkinkan Dawson menceritakan semuanya ke orang lain meski Marcus sudah dekat dengannya.


"Dia hanya meminum obat bius, oleh karena itu ia tidak sadarkan diri. Dan sebentar lagi akan sadar jika pengaruh obatnya sudah habis. " Balas Marcus dengan menata kembali peralatannya ke dalam tas sebelum meninggalkan Dawson.


"Aku pamit pulang dulu. "


Bruk..


Pintu utama yang menjulang tinggi rumah besar Dawson dibuka paksa oleh orang yang tidak mampu berjalan dengan benar karena pengaruh alkohol.


"Allen, dari mana saja? ". Tanya Dawson yang sejak kemarin tidak bisa memejamkan matanya memikirkan apa yang telah terjadi di rumah Jessica.


"Kau bertanya padaku? "Tanya balik Allen dengan menunjuk dirinya sendiri menggunakan telunjuknya.


"Perduli apa kau padaku Dawson yang terhormat. " Allen menundukkan badannya sebagai tanda hormat namun apa yang dilakukan oleh Allen seperti penghinaan bagi Dawson.

__ADS_1


"Allen, dengarkan papa dulu. Akan papa jelaskan semuanya yang telah terjadi. " Dawson memegang bahu anaknya yang sama tingginya dengan miliknya.


"Apa yang akan kamu jelaskan? Bahwa kamu telah membuat mama overdosis karena tidak kuat menahan diri melihat cintamu telah kau berikan kepada wanita lain? ". Mungkin Allen sudah tidak kuat menopang dirinya namun hatinya yang saat ini hancur memaksanya untuk tetap sadar jika papanya adalah penyebab mamanya memilih meninggalkannya dari pada harus hidup bersamanya.


" Allen, papa minta maaf untuk semuanya. " Tangan Dawson yang berada di bahu ditepis kasar oleh Allen


"Jangan panggil dirimu papa lagi! Kamu sama sekali tidak pantas mendapat panggilan itu. "


"Karena kamu telah membunuh mama dari seorang anak ini. " Ujar Allen sebelum meninggalkan Dawson dan sempat berhenti memandang wanita yang terpaku di tangga mendengar semua pembicaraannya dengan Dawson tadi.


"Mas Allen. " Ucap Emily yang baru bangun dan ingin mempersiapkan sarapan namun ia malah mendengar pertengkaran antara mertua dan suaminya yang sangat mengagetkan dirinya dengan misteri kematian Angelina yang selama ini Allen selidiki.


Tanpa memperdulikan Emily, Allen melenggang meninggalkannya dengan sempoyongan. Emily berusaha membantu Allen untuk jalan namun Allen malah menepis tangan istrinya dengan kasar.


"Jangan dekati aku. Pergilah! " Kecam Allen dengan kemarahan yang membabi-buta.


Allen yang sudah menerima kehadiran Emily dalam dirinya pun melupakan semuanya karena emosinya sangat memenuhi dirinya saat ini.


💙💙💙💙


Jangan lupa berikan like vote dan komentar setiap ceritanya ya supaya author semangat update ceritanya


Terimakasih

__ADS_1


Love you❤


__ADS_2