Dua Mata Hati

Dua Mata Hati
Ada Yang Tersembunyi


__ADS_3

..."Apa yang masih tersisa akan terngiang jika belum terselesaikan"...


...Jessica...


"Kalau makan jangan sampai belepotan. " Lewis menjangkau pipi kotor Emily yang terdapat sisa makanan masih menempel di sana.


"Apaan sih? ". Tisu yang masih menempel di pipinya ia ambil dari tangan Lewis untuk ia gunakan mengelap sendiri tanpa bantuan Lewis.


" Ketus banget. Tidak seperti biasanya. " Sesulit apapun keadaan Emily yang ia lewati, Lewis belum pernah melihat Emily ketus kepada meski ia telah menyakitinya. Namun, Lewis memaklumi atas apa yang Emily lakukan sekarang.


"Terserah aku lah. " Jengkel Emily dengan membuang kasar tisunya ke atas piring yang sudah habis isinya.


"Tapi lucu juga sih kamu seperti ini, malahan membuat ku semakin gemas. " Tangannya yang akan mencubit pipi Emily kembali di pukul mundur oleh pemiliknya.


"Jangan coba-coba menyentuh ku kembali. " Gertak Emily agar membuat orang di depannya tidak mengulangi apa yang telah ia lakukan.


"Oh ya? Apakah perintah itu akan masih sama jika aku mengatakan bukan aku yang mengganti pakaianmu? " Yang tadinya Emily sangat malas melihat wajah Lewis, kini ia malah meminta penjelasan lebih dengan melotot kan kedua bola matanya.

__ADS_1


"Apa? "


"Bukan aku yang mengganti pakaian mu. "


"Lalu siapa? "


"Pelayan." Sesampainya di hotel, Lewis yang melihat badan Emily basah karena keringat dan beberapa minumannya ia muntah kan ke bajunya menjadikan dirinya seperti orang habis kehujanan.


Tidak mau ambil resiko dengan menginginkan Emily sakit, Lewis meminta pelayan membawa pakaian dan menyuruhnya untuk sekalian menggantikan bajunya Emily karena Emily sendiri sudah tidak bisa memungkinkan jika ia berganti pakaiannya.


Sejelek apapun kelakuan Lewis pada wanita di luar sana, ia tidak akan sanggup merusak diri orang yang sangat ia sayangi.


"Kamu tahu jika aku bukan orang yang serius dalam bicara. "


"Apa kamu ingin aku melihatnya? ". Goda Lewis pada orang yang sedang gemas padanya.


Semua percakapan dua insan sangat terdengar aneh bagi orang yang sedang duduk di belakang Lewis membelakangi meja Emily dan Lewis sendiri.

__ADS_1


Jessica, yang kebetulan juga makan di tempat sama dimana Emily dan Lewis berada menguping pertengkaran hingga terselesaikan masalah antara Emily dan Lewis .


" Apakah mereka memiliki hubungan? " Batin Jessica dengan sesekali meminum minuman yang menemaninya mendengarkan dua orang yang seperti sangat dekat.


"Emily adalah istri dari Allen dan sekarang dia bersama Lewis. " Jessica berpikir apa yang sebenarnya sedang terjadi pada semuanya karena ia tahu bahwa Lewis sangat membenci keluarga Dawson. Namun, keadaan ini menimbulkan tanda tanya karena keberadaannya dengan istri musuhnya.


"Oh ya, lalu apakah ini ada kaitannya dengan kemarahan Lewis saat balas dendam kemarin?". Jessica mengingat kemarahan Lewis ketika ia balas dendam pada Dawson yang seharusnya ia senang atas apa yang telah ia lakukan pada musuhnya. Namun, Lewis melakukan hal sebaliknya dan masih menimbulkan tanda tanya.


" Ada sesuatu yang tersembunyi disini. " Gumam Jessica bersamaan tawa riang di meja belakangnya yang sebelumnya hanya di penuhi pertengkaran kini berubah tawa riang tanpa memperdulikan sekitar.


"Aku akan mengetahui semua yang tersembunyi itu dengan segera. " Jessica masih belum puas atas balas dendamnya pada Dawson yang menurutnya gagal total.


Rasa sakit hatinya yang masih belum terbayarkan tentunya masih menginginkan rencana lain untuk menghancurkan apa yang seharusnya ia hancurkan.


💙💙💙


Jangan lupa berikan like vote dan komentar dalam setiap bab ceritanya supaya author semangat untuk updatenya

__ADS_1


Terimakasih


Love you❤


__ADS_2