
..."Ketakutan ku segaris dengan keinginanku"...
...Dawson...
"Papa mau kemana? " Tanya Emily pada mertuanya yang menjinjing tas dengan cemas.
"A-aku mau ada pertemuan dengan klien. " Jawab Dawson gugup karena takut Emily curiga jika saat ini ia sedang berbohong.
"Pertemuan? Bukannya sekarang sudah bukan jam kerja ya pa? ". Tanya lagi Emily karena sekarang jam sudah menunjukkan jam 7 lebih dan untuk pertemuan dengan klien jam seperti itu tidak masuk akal.
" Tetapi kliennya kali ini meminta saat ini karena dia ada urusan banyak. "Dawson pergi dengan cepat meninggalkan Emily agar ia tidak membuat kesalahan jika harus menjawab pertanyaan dari Emily yang nampak mulai mencurigainya. Dawson ketakutan jika ia ketahuan sedang menyembunyikan rahasia besar dan karena itu ia harus di manfaatkan oleh orang yang Dawson sendiri tidak tahu siapa dia namun ia mengetahui segala rahasianya dan mengancamnya akan memberitahu ke publik jika ia telah membuat istrinya bunuh diri karena perselingkuhannya.
Benar saja, Emily menaruh kecurigaan pada Dawson yang sudah melakukan mobilnya melewati gerbang rumahnya.
" Apa yang sebenarnya papa sembunyikan? ". Gumam Emily dan kembali ke kamarnya untuk minum obatnya.
" Kamu sudah meminum obat? ". Tanya Allen yang baru datang dengan menjinjing tas kerjanya yang ia taruh di meja dan ikut duduk Emily di sofa yang baru meletakkan gelas minum.
"Baru saja. " Jawab Emily melihat suaminya yang terlihat lelah telah bekerja.
"Mas, aku akan siapkan air hangat untuk mu. " Ujar Emily dengan mengangkat tubuhnya namun ditarik Allen kembali untuk duduk dan Allen menyandarkan kepalanya ke bahu Emily yang lebih rendah dari tubuhnya.
"Tetaplah disini untuk menjadi sandaran. " Allen merasa bebannya yang ia topang tadi berkurang dengan bersandar di pundak Emily.
__ADS_1
"Apa di kantor banyak pekerjaan yang harus diselesaikan? ". Emily melirik sekilas suaminya yang memejamkan matanya.
" Tidak. "
"Apa hari ini ada jadwal pertemuan dengan klien? ". Tanya Emily ketika ia ingat Dawson yang pergi dengan alasan akan ada pertemuan bersama klien.
" Tidak ada. Hari ini tidak ada jadwal karena semuanya dijadwalkan besok. "
"Termasuk papa? ". Emily sangat curiga dengan Dawson yang beberapa hari ini pergi dari rumah membawa tas dan itupun secara diam-diam.
"Iya".
" Memangnya kenapa? ". Tanya Allen dengan bangun dari saudaranya dan menatap istrinya yang juga sedang menatapnya.
"Apa yang sedang kamu sembunyikan pa? ". Gumam Emily
Sebuah gedung yang sudah tidak terpakai terlihat kumuh dengan berbagai tumbuhan tumbuh di sekeliling dinding yang menjulang tinggi membuat Dawson gugup memasukinya meski ini bukan yang pertama baginya. Dawson membawa tas berisi uang untuk menebus rahasianya yang digenggam oleh orang yang Dawson sendiri tidak mengetahuinya karena ia hanya meletakkan uangnya kemudian terus pulang ketika sudah ada perintah . Seberapa banyak uang yang Dawson berikan memang tidak berpengaruh apapun kepadanya namun jika rahasianya terbongkar itu yang ia takutkan saat ini.
" Bagaimana kabarmu Dawson? " Tanya orang yang tidak nampak namun suaranya terdengar meski sedang disamarkan.
"Baik." Jawab lantang Dawson dengan asal berteriak saja
"Aku minta kamu keluar dan temui aku. " Lanjut Dawson penuh emosi
__ADS_1
"Kenapa buru-buru? Kita nikmat dulu permainan ini. "
"Siapa kamu sebenarnya? ". Teriak Dawson dengan mengelilingi gedung berusaha untuk menemukan orang yang mengancamnya.
" Kamu akan mengetahuinya segera dan untuk itu siapkan dirimu. "
"Jangan coba-coba mengancam ku. " Dawson mengepalkan tangannya dengan wajah penuh kemarahan
"Sabarlah Dawson yang terhormat. Semuanya akan baik-baik saja jika kamu menuruti semua kemauan ku. "
"Dan aku akan tetap diam jika kamu telah membuat istrimu meninggal karena... " Lanjut Jessica namun dipotong dengan teriakan Dawson
"Cukup!! ". Perintah Dawson
" Tidak, aku tidak akan mengatakannya untuk kali ini karena kamu sudah menuruti kemauan ku jadi pulanglah dan tenangkan dirimu. " Ujar Jessica yang melihat Dawson di layar karena ia telah memasang kamera di setiap sudut ruangan.
"Lihat saja nanti. " Gumam Dawson
Dawson tidak berani lapor polisi dalam kasus ini karena takut jika rahasianya terbongkar. Hanya saja ia sedang memikirkan untuk menyelesaikan masalah ini tanpa ada orang yang tahu rahasianya.
💙💙💙
Jangan lupa berikan like vote dan komentar ya agar author semangat update ceritanya
__ADS_1
Terimakasih