Dua Mata Hati

Dua Mata Hati
Jauhi Emily!


__ADS_3

..."Diam bukan berarti tidak memikirkan"...


...Fany Lauren...


"Tinggalkan Emily, biarkan dia bahagia dengan suaminya," ujar Dawson langsung pada intinya ia datang ke ruangannya dan mendapatkan berita besar dari masa lalunya.


"Sungguh sempurnanya hidup Allen, dia memiliki segalanya" Dari penglihatan Lewis, Allen adalah contoh baiknya Tuhan dalam menentukan takdirnya. Karena Allen memiliki segalanya yang orang lain inginkan termasuk kasih sayang dari orang tua.


"Hingga apa yang seharusnya menjadi milikku pun harus ia miliki juga," Status Emily memang masih istri dari Allen, akan tetapi hatinya Emily sudah terisi oleh namanya. Jadi, ia sudah menyematkan diri Emily menjadi miliknya.


"Emily adalah istri dari Allen," Ujar Dawson dengan menekan setiap katanya seolah menginginkan orang yang mendengarnya memahami betul maksudnya.


"Apalah arti status seorang istri, jika hatinya tidak terukir nama suaminya? Dan aku rasa kamu paham betul tentang situasi ini." Lewis menyindir Dawson yang juga pernah mengalami hal serupa. Saat itu ia memiliki istri bernama Angelina dan saat itu pula ia mencintai Fany.


"Tutup mulutmu!" Geram Dawson pada orang yang tersenyum sinis kepadanya.


"Lihatlah Fany! Kau tidak bisa mendidiknya dengan benar," Bukannya meminta maaf atas perbuatannya di masa lalu, Dawson malah menyalahkan Fany atas perlakuan Lewis kepadanya.


"Harusnya kamu dulu menuruti perintahku sehingga kamu tidak akan menyesalinya sekarang," Dulu Dawson meminta Fany untuk menggugurkan kandungannya ketika mereka menyadari bahwa sulitnya hubungan mereka untuk diterima masyarakat umum.

__ADS_1


Namun, Fany menolaknya mentah-mentah ide dari ayah calon bayinya dan mendorong dirinya untuk mengumumkan bahwa anak yang sedang di kandung adalah anaknya. Dan hal itu pula yang memicu meninggalnya Angelina.


"Oh, sungguh malang sekali nasibku dengan memiliki Papa sepertimu," Terlahir dari wanita yang tidak mengharapkan dirinya dan tanpa ada sosok Papa di sampingnya, membuat Lewis merasa bahwa ia adalah orang yang tidak beruntung di dunia ini.


"Saat lahir Mama ku ingin membuang ku dan sekarang aku tahu bahwa Papa ku juga ingin aku lenyap sebelum aku dilahirkan. Salah apa aku pada kalian, hah?" Jika berbicara soal kesalahan di masa lalu, Lewis tidak ada sangkut pautnya dalam masalah cinta Fany dan Dawson. Namun, karena kehadiran Lewis lah yang semakin memperuncing perselingkuhan antara Fany dan Dawson.


"Apapun itu, sekali lagi aku peringatkan kepadamu untuk menjauhi Emily!" Ucap Dawson sebelum ia melangkahkan kakinya untuk keluar namun terhalangi oleh ucapan Lewis.


"Jika Anda perkenankan, ijinkanlah aku tetap memiliki Emily. Karena hanya dialah yang aku miliki di dunia ini," Pertemuannya dengan Emily telah merubah dunia Lewis yang sangat kaku karena tidak memiliki cinta. Namun, setelah dunianya mencair kini Dawson ingin membekukan nya kembali.


Lewis menyibakkan selimut yang menutupi nya dan menuruni ranjang dengan berjalan gontai mendekati Dawson yang berdiri diambang pintu.


"Lewis," Pekik Fany yang melihat anaknya hampir jatuh dan dengan reflek ingin menolong. Namun, tangan Lewis diangkat untuk mengisyaratkan dirinya agar tetap di tempat karena Lewis mampu menanganinya.


"Aku tidak pernah meminta apapun darimu selama ini. Namun, kali ini dengan berlutut aku meminta kepadamu untuk memberikan Emily kepadaku," Orang yang seharusnya bertekuk lutut di kakinya membuat Lewis bertekuk lutut memohon permintaan yang sangat berharga di hidupnya.


Lewis melupakan apa yang telah dirinya terima di masa lalu demi mendapatkan Emily.


"Lewis, bangunlah!" Fany berjongkok berusaha membangunkan tubuh anaknya dari berlutut nya, karena ia merasa iba pada anaknya yang harus mengemis pada Papa nya sendiri.

__ADS_1


"Biarkan aku memohon kepada orang yang mengatur kehidupan," Balas Lewis sambil memegang dadanya yang terdapat luka karena masih terasa perih jika dibuat bergerak.


Hati Dawson merasa terbanting mendengar putranya sedang menyindir dirinya. Dawson paham bahwa dirinya adalah akar dari semua permasalahan ini. Namun, ia juga tidak bisa dipersalahkan sepenuhnya karena dia melakukan semua ini dengan cinta.


"Aku mohon kepadamu untuk membiarkan Emily menjadi milikku," sekali lagi Lewis menyatukan tangannya untuk memohon pada orang yang tidak berniat membalikkan tubuhnya.


"cukup Lewis, cukup!" teriak Fany yang sangat kasihan melihat putranya memohon pada Dawson namun tidak direspon sama sekali.


"jangan pernah memohon pada hal yang tidak cocok untuk di mohon," lanjut Fany sambil mengangkat tubuh anaknya dari berlutut nya.


"kami mendengarkan semua apa yang kamu katakan,namun bukan berarti kita menerima semua yang kamu katakan." Fany mulai mencoba berbicara pada orang yang pernah ada di dalam hatinya.


"Emily juga mencintai Lewis disini. Jadi, bukan salah mereka jika ingin hidup bersama," Memang tidak sepatutnya Dawson memaksakan Emily untuk tetap bersama Allen. Karena ia juga tahu apa itu cinta yang sesungguhnya. Namun, kasih sayangnya pada Allen membuatnya melakukan semua ini.


"Setidaknya berikan sedikit kasih sayangmu pada putramu lainnya," Fany menuntun anaknya kembali ke ranjangnya setelah mengungkapkan ucapannya yang sempat tertahan.


💙💙💙💙


Jangan lupa berikan like vote dan komentar dalam setiap bab ceritanya supaya author semangat untuk updatenya

__ADS_1


Terimakasih


Love you ❤


__ADS_2