
Hari berlalu begitu cepat, dua hari lagi pesta pernikahan akan segera berlangsung, kini di rumah Sanjaya sudah ramai banyak orang, ada Anton, Roy, Bi Romlah, Bi Aam dan Mang Endang serta beberapa ibu sosialita teman Lilis.
"Aduh jeng, saya tidak menyangka kalau anak duda mu sudah menikah lagi .. Padahal kan saya sudah bilang tunggu putriku 5 tahunan lagi setelah menyelesaikan kuliah nya barulah kita besanan, haha." canda Yanti yang merupakan teman Lilis.
"5 tahun lagi? Vano ku keriput duluan Yan .." ujar Lilis sambil tertawa.
"Haduhh jeng Yanti kayak tidak tahu Revano saja, anak saya saja yang sudah matang untuk menikah, malah menghindar terus ..." potong Aisyah terkekeh.
"Sudahlah jeng ... sudah takdir ... Semoga putri kalian juga mendapatkan yang lebih dari putraku."
"Yang lebih seperti nya cuma putra mu saja Lis ..." sahut Yanti centil.
"Hehe amin, amin .."
"Pupus sudah harapan kita untuk besanan bersama jeng Lilis, iya kan jeng Aisyah?"
"Iya Yan ... Kita doakan saja semoga putra jeng Lilis dengan Delisa menjadi pasangan yang sakinah, mawaddah, warahmah, amin ..."
"Aminnn ..." sahut Lilis dan Yanti bebarengan.
"Saya pulang dulu Lis ... Supir saya sudah di depan, tenang saja saya lusa pasti datang ke acara nya." pamit Yanti sambil bercipika-cipiki dengan Lilis dan Maya.
"Waduh kalau jeng Yanti pulang, saya juga ikut pulang deh, permisi jeng Lis ..."
"Hati-hati jeng ..."
Para ibu-ibu sosialita itu satu persatu sudah pergi dari halaman rumah, kemudian Lilis berganti menghampiri Delisa dan cucu nya yang sedang asyik menonton TV.
__ADS_1
"Del? Jangan capek-capek ya, kamu beristirahat saja di dalam." ujar Lilis mengelus bahu Delisa.
"Iya Mah ... nggak kok nggak capek, betis sama pinggang nya sedikit mulas saja." sahut Delisa mengecilkan volume TV nya.
Ya, sekarang Delisa sudah mengubah panggilan nya menjadi Mamah dan Papah kepada Lilis dan Sanjaya.
"Duh jangan-jangan waktu nya haid ... Bagus deh kalau begitu." ujar Lilis tersenyum senang, ia dapat merasakan satu hari sebagai pengantin dan malam nya melayani sang suami di ranjang.
"Emm iya si Mah, seharus nya dari kemarin."
"Bagus deh, biarin saja si Vano puasa dulu."
"Hehe iya Mah," Delisa merasa senang karena mertua nya ikut mendukung juga.
"Bi Asih, semua nya sudah siap?" tanya Lilis melihat Bi Asih yang sudah berganti baju dengan baju santai.
"Sudah siap nyonya,"
"Di taman belakang Nyonya, mereka sedang berkumpul." jawab Bi Asih.
"Oh baiklah, terimakasih."
"Sama-sama Nyonya, kalau begitu saya permisi dulu," pamit Bi Asih lalu meninggalkan Lilis serta Delisa.
"Mommy ..." ucap Aurel kepada sang Mommy nya,
"Hm iya Nak? Kenapa?" tanya Lilis pelan.
__ADS_1
"Ada apa sayang?" tanya Delisa bersamaan.
"Ngantuk Mom, mau bobo ..." ucap Aurel manja dan melingkarkan tangan nya di leher Delisa.
"Mommy wangi Oma." Aurel tak henti-henti nya mencium badan Delisa menghirup dalam-dalam aroma terapi yang berbau wangi.
Kemarin Delisa dan Lilis mengunjungi Spa langganan Lilis untuk membersihkan Delisa dari ujung kepala hingga ujung kaki, satu hari full untuk kegiatan di Spa saja, Lilis tak memikirkan itu asalkan Delisa terlihat segar dan wangi saat menjadi pengantin nanti.
"Iya dong sayang, Aurel sekarang tidur ya? Oma mau tidur juga ..." Lilis mencium kening Aurel yang sudah ada di gendongan Delisa.
"Kamu juga ikut tidur Del biar jangan sakit, kamu kelihatannya lesu banget, nanti Mamah suruh Bi Asih bikinin kamu susu." ujar Lilis sambil tersenyum menatap Delisa.
"Delisa mau tidur dulu saja Mah, nanti Delisa minum susu kalau waktu nya makan siang."
"Baiklah, sudah sana Del masuk kamar sekalian jangan lupa di kunci juga nanti Vano masuk jadi menggangguk kalian."
"Hehe tidak pa-pa Mah,"
"Mamah ke kamar dulu ya? Mata nya sudah tidak kuat lagi."
"Iya Mah, Delisa pamit ke kamar Aurel dulu."
Delisa melangkahkan kakinya kearah kamar Aurel, ia membaringkan Aurel di bed yang cukup besar dan diri nya juga ikut berbaring di sebelahnya karena Aurel sedari tadi menyukai wangi yang melekat pada badan nya.
"Mommy wangi nya enak seperti madu dicampur gula." celetuk Aurel walaupun mata nya sudah terpejam.
"Sudah ya, sekarang Aurel tidur dulu.'
__ADS_1
"Mommy disini ya"
"Iya sayang, Mommy disini."