Fate Story

Fate Story
Wedding day


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Hari demi hari berlalu, berganti minggu juga bulan. Kini, dua bulan sejak kepulangan Kaila dari Vietnam, acara yang di tunggu tunggu dan di nantikan sudah tiba.


Ya, satu bulan yang lalu, Faaz beserta keluarga nya datang untuk melamar Kaila. Dan semua sepakat, akan mengadakan acara pernikahan satu bulan kemudian.


"Saya terima, nikah dan kawinnya Kaila Nolan, binti Kaisar Nolan dengan mas kawin tersebut, di bayar tunai!" ucap Faaz dengan suara yang begitu lantang dan bersemangat.


"Bagaimana saksi?" tanya penghulu kepada beberapa saksi yang hadir, termasuk kedua orang tua Kaila dan Faaz.


Sah


Sah


Sah


"Alhamdulillah,"


Rasa bahagia dan hari bercampur menjadi satu dalam benak dua insan yang baru saja resmi menjadi pasangan suami istri tersebut.


Kaila pun segera mencium punggung tangan Faaz, yang langsung di balas dengan sebuah kecupan hangat di kening Kaila.


Setelah pembacaan doa dan beberapa petuah, kini kedua mempelai pengantin di persilahkan untuk menuju pelaminan dengan di bantu oleh para orang tua.

__ADS_1


"Selamat ya Sayang. Maafin mama yang pernah nyakitin kamu dulu. Maafkan Mama yang sangat egois ini. Mama berdoa semoga pernikahan kalian langgeng dan bahagia selamanya," ucap mama Michele begitu tulus seraya menggenggam tangan Kaila.


"Terimakasih Ma," jawab Kaila sedikit canggung saat memanggil tante Michele dengan sebutan mama.


Michele pun langsung memeluk Kaila dengan begitu erat. Ia benar benar lega dan bahagia bisa melihat anak nya menikah dengan orang yang di cintai nya.


Pernah melakukan kesalahan, bukan berarti akan selalu membuat kesalahan. Bukankah manusia tempatnya salah dan khilaf? Dan kini, Michele benar benar sudah menyesali semuanya.


"Selamat Son, sekarang kamu sudah menjadi seorang suami. Harus bisa menjaga dan melindungi istri kamu dengan baik!" ucap papa Aldi setelah memeluk Faaz.


"Iya Pa, Faaz pasti akan menjaga Kaila sepenuh hati Faaz," jawab Faaz menggenggam tangan istri nya.


Setelah Michele dan Aldi pergi, kini datang lah ibu mertua dari Faaz dan sahabat nya yang kini sudah menjadi saudara ipar nya.


"Kok kasihan Faaz sih Ma. Kasihan sama Kaila dong," jawab Kaila dengan memanyunkan bibir nya kesal.


"Kenapa kasihan sama Faaz? Yang bandel itu kamu," kata mama Kiara langsung Menggelengkan kepala nya.


"Ya karena nanti kan Kaila yang di sakiti sama Faaz!"


"Sakiti gimana?" tanya mama Kiara langsung mengerutkan dahi nya menatap sang putri.


"Sudah sudah, jangan berdebat disini." lerai papa Kaisar menghela napas nya berat.

__ADS_1


"Kaila, papa berharap. Dengan ini kamu bisa menjadi lebih dewasa, bisa menjadi istri yang baik dan kebahagiaan akan selalu menyertai kalian," ujar papa Kaisar lalu ia segera memeluk putri nya.


Kaisar tidak menyangka, kini putri bungsu nya sudah menikah dan menyusul kakak pertama nya, Kenzo. Dan mungkin sebentar lagi Kiano juga akan segera menyusul saudara kembar nya.


Sedih? jangan di tanya. Namun, Kaisar bisa menutupi rasa kesedihan itu.


"Terimakasih Pa," jawab Kaila tersenyum bahagia.


"Dan Faaz, tolong jagain putri papa. Mulai sekarang, tanggung jawab Papa, Papa serahkan ke kamu. Tolong jangan sakiti Kaila, jaga dia dan sayangi dia." ucap papa Kaisar kepada menantu baru nya.


"Papa bilangin juga sama Faaz, kalau nanti berani sakitin Kaila, akan papa pukul gitu! Aduhh!" pekik Kaila saat dengan tiba tiba mama Kiara menukul lengan nya.


"Kamu itu selalu bisa merusak momen!" cetus mama Kiara menatap tajam pada putri nya.


"Kan Kaila hanya menambahi kata kata Papa, Ma." kata Kaila membela diri.


"Faaz berjanji Pa. Faaz akan menjaga, melindungi dan membahagiakan Kaila, dengan sepenuh hati Faaz. Faaz sangat mencintai Kaila, dan selamanya akan seperti itu, hingga maut memisahkan kami," jawab Faaz tersenyum seraya menggenggam tangan Kaila.


"Jangan ada selingkuh ya Bu," sambung Kaila menatap Faaz, "Kalau kamu berani selingkuh, nih saksi nya Mama, Papa dan Kiano. Aku sendiri yang akan menyunat kamu sampai habis!" ancam Kaila menatap tajam pada suami nya.


Sontak saja, mama Kiara segera membungkam mulut putri nya yang luar biasa ajaib itu. Sementara Kiano, ia sudah tidak bisa menahan tawa nya lagi. Acara sungkeman yang seharusnya menjadi haru dan penuh air mata. Justru terbalik dan menjadi acara lawak komedi karena sikap Kaila...


...~To be continue... ...

__ADS_1


^^^Jangan lupa kondangan woy! 🤣💃💃💃^^^


__ADS_2