
...~Happy Reading~...
"Apa kamu tidak merindukan ku juga, Mu?" tanya Faaz dengan suara pelan, masih menatap ke arah kekasih nya yang terlihat menundukkan kepala.
"Pertanyaan apa itu?" balas Kaila langsung memanyunkan bibir nya dan mendengus, hingga membuat Faaz tersenyum.
Dengan cepat Faaz segera menarik tangan Kaila dan membawa nya ke dalam pelukan, membuat Kaila sedikit terkejut namun ia juga menikmati pelukan hangat yang sangat ia rindukan dari kekasih nya.
"Aku kangen banget sama kamu," gumam Faaz yang semakin erat memeluk Kaila.
"Aku juga," balas Kaila dengan nada khas manja nya.
Cup!
Faaz melepaskan pelukan nya dan memberikan kecupan singkat di kening Kaila, hingga membuat gadis itu semakin merona.
"Terimakasih sudah kembali," ucap Faaz lalu kembali mengecup Kaila, namun bukan di kening, melainkan di bibir.
"Terimakasih juga sudah bertahan," balas Kaila tersenyum, lalu gadis itu membalas memberikan kecupan di bibir Faaz. Hingga membuat laki laki yang berada di tengah tengah kedua nya itu seketika langsung membulatkan mata nya dengan sempurna.
"Ini masih di tempat umum woy!" pekik Kiano berdecak.
__ADS_1
"Lagian kenapa gak ngajak Fayya tadi? Salah sendiri kan," ledek Kaila terkekeh seraya menjulurkan lidah kepada Kiano.
"Ngeselin lo ternyata gak ilang ya!" cetus Kiano mendengus kesal.
Kaila dan Faaz hanya mampu terkekeh melihat wajah kesal dari Kiano, "Oh ya No, lo kan cowok. Jadilah cowok sejati, sekarang udah selesai kuliah, jadi saran gue, cepet cepet lo halalin dia. Kasihan loh, kelamaan lo PHP in," imbuh Kaila dengan wajah serius nya.
"Lo pikir nikah itu gampang! Lagipula gue juga masih harus menjalani Koas. Gue akan melamar dia setelah gue benar benar jadi dokter!"
"Ah elah No, udah lulus ini. Rumah sakit juga punya Opa kan. Kenapa mesti Koas segala, langsung aja ambil gelar dokter, gampang. Terus juga, jangan kelamaan gantungin anak orang, yang ada nanti gentayangan dan di duluin orang!"
Ctakkk!
"Kiano sakittt!" pekik Kaila ketika kening nya di sentil oleh Kiano.
Kiano segera menarik koper milik Kaila dan membawa nya ke mobil. Sementara Faaz dan Kaila hanya terkekeh melihat wajah laki laki itu yang nampak kesal karena merasa iri dengan kebersamaan keduanya.
"Kenapa kamu minta aku pakai baju serba putih?" tanya Faaz ketika sudah berdua dengan Kaila.
"Entahlah, aku ingin saja. Terlihat lebih tampan," jawab Kaila tersenyum, gadis itu menyentuh pipi Faaz dengan begitu lembut, lalu mengecup nya singkat.
Cup!
__ADS_1
"Aku cinta sama kamu, Bu."
"Cintaku sama kamu jauh lebih besar Mu," kata Faaz lalu membalas kecupan di bibir Kaila.
"Oh ya, besok mama mau ketemu sama kamu," imbuh Faaz memberikan helm kepada Kaila.
"Untuk apa? Kamu udah mau menikahi aku?" tanya Kaila polos seraya mengenakan helm di kepala nya.
"Kalau kamu mau dan sudah siap, sekarang juga aku bisa nikahin kamu, Mu. Kita langsung ke KUA gimana?" tawar Faaz yang langsung mendapatkan pukulan keras di punggung nya dari Kaila.
"Kita akan selalu bersama kan, Bu?" tanya Kaila memeluk Faaz dengan begitu erat.
"Kita akan selalu bersama. Sekarang, besok, lusa dan selama nya. Kita tidak akan berpisah lagi sampai kapan pun," jawab Faaz langsung menggenggam tangan Kaila yang melingkar di perut nya.
"Maafin aku ya Bu, kalau selama ini aku banyak buat kamu kesal. Aku sayang banget sama kamu," gumam Kaila memejamkan matanya dan semakin mengeratkan pelukan nya di tubuh Faaz dari belakang.
"Aku yang seharusnya meminta maaf, karena sudah buat kamu pergi jauh." balas Faaz menghela napas nya berat.
"Ya udah ah, ayo anterin aku pulang!" seru Kaila tak sabar dan segera menyuruh Faaz menjalankan motor nya.
...~To be continue... ...
__ADS_1
...Besok Mommy libur Yaya. Hari jumat, saatnya ketemu Yaya. Dan ketemu Faaz Kaila lagi di hari sabtu 😘😘😘🥰🥰...