Fate Story

Fate Story
Naik Bis


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Dan setelah drama yang begitu panjang, kini akhirnya hari yang ditunggu telah tiba. Semua memutuskan untuk pulang ke Jakarta. Setelah sepakat, mereka akan melakukan perjalanan sore hari sepulang kuliah, namun ternyata gagal karena cuaca yang cukup buruk sehingga mereka memilih penerbangan pagi hari.


Dan ternyata itu gagal lagi karena Kaila kembali membuat drama, yakni kesiangan. Mereka ketinggalan pesawat, hingga pada akhirnya kini mereka berdelapan terpaksa naik sebuah bis jurusan Jakarta.


“Ini semua gara gara elo Kai. Sumpah dari dulu lo gak ada habis nya bikin kerusuhan!” cetus Salsa menatap tajam dan kesal pada Kaila.


“Udah deh Sal, marah marah nya di pending dulu. Perut gue sakit banget ini!” balas Kaila, lalu gadis itu kembali meringkukkan tubuh nya ke kursi karena memang saat ini perut nya sedang merasa sakit.


“Kamu gapapa Kai?” tanya Fayya menyentuh tangan Kaila.


“Perut gue sakit Fay, gue pengen nangis hiks hiks.” Gumam Kaila begitu lirih dan terisak kecil.

__ADS_1


“Kenapa?” tanya Fayya lagi.


“Gue lagi dapet. Sorry ya, kita jadi telat karena semaleman gue gak bisa tidur, sumpah sakit banget Fay,” rintih Kaila dengan wajah yang memang begitu pucat.


“Aku bawa minyak angin, aku bantu olesin ya?” kata Fayya seraya mengeluarkan sebuah botol minyak angin kecil yang selalu ia bawa bawa, “Aku setiap lagi dapet juga pakai ini. lumayan membantu kok.”


Karena sudah tidak tahan, akhirnya Kaila hanya bisa pasrah dan menurut saja. Beruntung, mereka mendapatkan bis dengan model double decker, jadilah Kaila bisa tidur dengan nyaman. Meskipun tidak senyaman naik pesawat, karena jalanan yang berliku. Namun itu lebih baik daripada harus duduk di kursi yang biasa.


Setelah menempuh perjalanan beberapa jam. Kini bis yang mereka tumpangi sudah tiba di sebuah rumah makan yang biasa di gunakan untuk istirahat dan makan. Semua penumpang Bis di persilahkan untuk turun, namun Kaila menolak karena perut nya masih cukup sakit, jadilah ia memutuskan untuk istirahat saja di dalam bis.


“Gak tahu, sakit banget No.” Rintih gadis itu kembali menangis ketika perut nya di usap oleh Kiano.


“Aku cari yang anget anget ya?” kata Kiano dan Kaila langsung menganggukkan kepala nya.

__ADS_1


“Jangan lama lama,” ucap Kaila menatap sayu pada Kiano.


Kiano pun segera turun dan menyusul teman teman nya, namun ketika ia hendak mengantarkan makanan kepada Kaila, tiba tiba perut nya sedikit mules dan terpaksa ia harus ke toilet. Kiano pun meminta tolong kepada faaz agar mengantarkan makanan itu ke dalam Bis. Tentu saja kesempatan itu tidak di sia siakan oleh Faaz, karena laki laki itu sejak tadi sudah ingin menemui Kaila, hanya saja tidak bisa lantaran tidak ingin membuat teman teman nya curiga.


“Faaz, mau naik lagi ya?” tanya Bella.


“Ada apa?” tanya Faaz mengerutkan dahi nya.


“Ini kamu kasihin ke Kaila. Tadi aku beli di sana ternyata ada yang jual.” Ucap Bella memberikan sebuah obat khusus untuk wanita saat datang bulan.


Seolah paham, Faaz pun menganggukkan kepala nya dan bergegas naik ke bis untuk menemui Kaila.


“Mu ... “ panggil Faaz membuka horden Kaila.

__ADS_1


“Bubuuuu, sakittt hiks hiks hiks.” Seketika itu juga tangis Kaila semakin pecah. Gadis itu segera bangun dan memeluk kekasih nya dengan begitu erat. Membuat Faaz merasa tidak tega dan langsung membalas pelukan Kaila.


...~To be continue .......


__ADS_2