Fate Story

Fate Story
Curhat ke Oma


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Setelah dari rumah Kaila, Faaz pun langsung pulang ke rumah orang tua nya. Ia langsung mencari keberadaan sang mama. Namun ternyata nihil, mama nya tidak ada di rumah.


Faaz berusaha menghubungi nomor mama nya namun juga tidak ada jawaban. Bahkan nomor itu sudah tidak aktif.


"Kemana Mama?" gumam Faaz dalam hati.


Karena tidak menemukan tanda tanda keberadaan mama nya. Akhirnya Faaz memutuskan untuk pergi ke rumah opa dan oma nya. Dan Faaz berharap bisa menemukan mama nya di sana.


"Assalamu'alaikum," ucap Faaz saat memasuki rumah sang opa.


"Walaikumsalam, loh Faaz kamu di sini? Kamu izin lagi kuliah nya?" tanya oma Crystal menyambut kedatangan Faaz.

__ADS_1


"Iya Oma, ada hal penting yang mau Faaz selesaikan," jawab Faaz seraya mencium punggung tangan oma nya, "Mama disini gak?"


"Loh, kan mama kamu ikut papa kamu. Baru aja pagi tadi Oma anter ke Bandara." jawab oma Crystal seketika membuat Faaz langsung menghela napas nya berat.


Ia terlambat. Mengapa orang tua nya tidak ada yang mengatakan apapun bahwa mereka akan pergi ke Jerman hari ini. Terutama sang mama, setelah mengacaukan semua nya, ia dengan mudah langsung kabur ikut sang suami.


"Kenapa?" tanya oma Crystal penasaran.


"Oma, mama... " terlihat Faaz kembali menghela napas nya berat, "Faaz harus apa Oma? kenapa Mama begitu jahat sama Faaz."


"Ada apa hem? bilang sama Oma," tutur Oma Crystal mengusap kepala cucu nya.


"Oma, Faaz gak mau di jodohkan sama Erish. Faaz sudah punya pacar, Faaz sangat mencintai Kaila, Oma. Faaz gak mau sama Erish," gumam Faaz lirih.

__ADS_1


"Faaz, kalau kamu memang mencintai gadis itu, kejar lah. Kamu laki laki, kamu harus bisa berjuang." tutur oma Crystal pelan.


"Tapi Kaila mutusin Faaz Oma. Katanya tadi pagi Mama ke rumah Kaila dan menyuruh nya agar melepaskan Faaz."


"Kaila yang mengatakan?"


Faaz menggelengkan kepala nya, "Faiz yang bilang. Karena Faiz juga ada di sana. Kaila tidak mungkin jujur sama Faaz. Dia pasti lebih milih diam dan benar pergi ninggalin Faaz. Oma, apa yang harus Faaz lakukan sekarang. Besok pagi, Kaila akan pergi ke Vietnam. Dia akan pindah kuliah ke sana. Faaz gak mau Oma," rengek Faaz seperti anak kecil yang mengadu kepada oma nya.


Terlihat oma Crystal juga bingung dan menghela napas berat.


"Faaz, kamu itu laki laki. Bahkan saat kamu menikah pun kamu tidak membutuhkan wali. Apalagi mama mu. Sudahlah, untuk apa kamu pedulikan mama mu. Selagi papa kamu memberikan restu, jangan pedulikan apapun. Kejar lah cinta kamu, kamu berhak memilih. Karena yang menentukan kamu bahagia atau tidak, itu diri kamu sendiri. Bukan orang lain, apalagi mama kamu!" ujar opa Farel yang tiba tiba datang dan ikut duduk di sofa bersama istri dan cucu nya.


Untuk sesaat Faaz terdiam. Ia membenarkan apa yang di katakan oleh Opa nya. Namun, ia juga tidak bisa bersikap seperti itu. Terlebih Kaila sudah memutuskan hubungan dengan nya. Kaila tidak akan mau menjalin hubungan tanpa restu ibu nya.

__ADS_1


...~To be continue......


__ADS_2