Fate Story

Fate Story
Main bola


__ADS_3

...~Happy Reading~...


Setelah beberapa saat bergelut seperti membuat film, kini kedua remaja itu sudah mengenakan pakaian masing masing seperti semula. Keduanya duduk berdampingan di atas tempat tidur, sambil melihat dan mengedit video dan foto yang sudah di ambil.


“Mu, kamu mau denger suara kamu lagi gak?” tanya Faaz tiba tiba menambahkan volume suara di layar ponsel nya.


“Anjirr, Faazzzz!” pekik Kaila begitu malu dan langsung merebut ponsel kekasih nya.


“Mulut ih! Aku ***** lagi nanti!” kata Faaz yang langsung mengecup nya sekilas.


“Ngancem nanti, tapinya langsung kamu cipokkk!” cetus Kaila mendengus, hingga membuat laki alki itu terkekeh.


Begitulah Faaz bila sudah bersama dengan Kaila. Laki laki itu sudah tertular akan kegesrekan dan kegilaan Kaila. Bersama Kaila, ia bisa menjadi bebas dan menjadi dirinya sendiri. Namun, bila di depan orang lain, maka Faaz akan kembali kepada setelan awal, yakni kulkas sepuluh pintu. Bahkan, dengan orang tua nya sekalipun Faaz selalu banyak diam dan selalu menurut. Kehadiran Kaila di hidup nya benar benar membawakan warna yang begitu terang untuk kehidupan Faaz.


“Mumu,” panggil Faaz pelan dan langsung menatap ke arah Kaila, begitu pun Kaila yang merasa nama nya di panggil langsung mengalihkan pandangan nya ke samping ke arah Faaz.


“Kalau memang nanti aku melamar mu, apa kamu sudah siap?”


“S—siap untuk apa?” tanya Kaila gugup.


“Siap buat anak!”


Bug!


“Aduhh! Sakit Mu!” seru Faaz langsung mengaduh kesakitan saat Kaila lagi agi langsung memukul bahu nya dengan cukup kencang.


“Lagian ngomong nya begitu!” cetus Kaila dengan kesal dan langsung memanyunkan bibir nya.

__ADS_1


“Sayang, kamu itu aneh. Aku lamar kamu, apa kamu siap. Pakai nanya siap ngapain? Yang nama nya lamaran pasti harus siap menikah, dan menikah harus siap membuat anak,” jelas Faaz langsung terkekeh dan beranjak dari tempat tidur.


“Bubuuuu!” Pekik Kaila saat Faaz justru menghindar saat hendak ia pukul kembali, “Sini gak?”


“Gak mau lah! Kita belum nikah kamu udah KDRT sama aku sih Mu. Nanti aku viralin loh gimana.” Kata Faaz yang masih suka menggoda Kaila.


“Aku juga bisa viralin kamu ya Bu! Nih lihat leher aku kaya gini gara gara kamu!” seru Kaila menunjukkan beberapa bercak lukisan dari bibir Faaz di leher nya.


Faaz semakin tak kuasa menahan gelak tawa nya yang membuat Kaila semakin kesal dan langsung mengejar Faaz mengelilingi kamar Hotel yang sudah tak berbentuk. Hingga tiba tiba ..


Brukk!


“Bubuuuu sakitttt!” pekik Kaila ketika kaki nya tersandung kaki meja dan jatuh.


Tak hanya kaki nya yang sakit, namun bibir nya juga perih lantaran sudah berciuman dengan ujung meja.


“Jahat hiks hiks hiks.” Tak tega melihat kekasih nya menangis, akhirnya Faaz menggendong nya dan membawa nya ke tempat tidur.


“Makanya jangan lari larian, kamu itu bukan anak kecil lagi,” kata Faaz yang sok bijak, seketika membuat mata Kaila langsung mendelik kesal.


“Meskipun aku gak kuat ngelempar kamu dari sini, tapi aku kuat loh kalau buat lempar itu kursi ke kamu, Bu.” Balas Kaila dengan wajah datar nya menahan tangis.


“Iya iya maaf, sini aku obati,” ujar Faaz tak tega, “Ini mau di obati pakai apa?” imbuh nya ketika melihat bibir ranum milik Kaila yang sedikit berdarah.


“Harusnya yang jahat itu kamu Mu, masa kamu selingkuh sama meja sampai kaya gini? Padahal enakan ciuman bibir aku loh dari pada ciuman sama meja,” imbuh Faaz mulai mengusap darah yang mengalir di bibir Kaila dengan tisu.


Dug!

__ADS_1


“Kailaaaaa!” pekik Faaz tertahan ketika merasakan tendangan maut dari kekasih nya.


“Orang Cuma nyerempet dikit doang!” kata Kaila tanpa rasa bersalah, lalu ia segera bangkit dari tempat tidur dan pergi keluar meninggalkan Faaz.


...~To be continue .....


...💃...


...💃...


...💃...


...💃...


...💃...


Mommy : Kai, kamu nendang apaan?


Kaila : Menurut Mommy apaan? Coba tanya sama kaki ku.


Mommy : Anjir, jangan ngawur Kai


Kaila : Apaan sih Mom, orang aku Cuma nendang bola


Mommy : Bola apaan woy!


Kaila : Bola pimpong kayaknya

__ADS_1


Mommy : Allauhuakbar!


__ADS_2