
"Good job, Sa.! Akhirnya Lo dateng" sorak Alvin
Areksa melepaskan helm full face nya. Memperlihatkan wajah tampannya bak artis K-Pop Korea.
"Kalo gue cewek, udah gue gebet tuh si Areksa" celetuk Aldi
"Iyaa bener.. gue bakal jadi cewek satu-satunya di hatinya kalo gue cewek" lanjut Alvin
Areksa yang mendengar celotehan dari kedua temannya itu langsung bergidik. "Naj1s" umpat Areksa berjalan melewati mereka.
"Ppppffffftttt.... Lo berdua emang setengah wanita" ucap Alex memegangi perutnya yang terasa sedikit kram menahan tawa.
"Hahhh... Maksud Lo, kita berdua b3nc0ng gitu.?" sarkas mereka berdua tidak terima.
Alex hanya mengedikkan bahunya acuh, lalu masuk meninggalkan mereka berdua. Areksa duduk di sofa tunggal khusus untuknya.
"Kita nyuruh elo ke sini karena....."
"Langsung ke intinya" potong Areksa cepat, ia tidak suka bertele-tele seperti ini.
"Okey... Jadi, dua hari lagi ada perlombaan di sirkuit.! Lo mau ikut nggak.? Soalnya ada ketua Black One yang song0ng itu, coba Lo bisa kalahin dia. Pasti image nya jatuh tuh" ucap Aldi
"Iyaa betul, Areksa kan rajanya di dalam perlombaan seperti itu.! Ketua Black One.? Nggak ada apa-apanya sama Areksa" ucap Alvin menggebu
"Tapi Areksa sekarang jarang ikut"
"Yaps.. bener Sa.! Lo ikut ya lomba besok.? Biar bisa ngebungkam mulut ketua song0ng itu" timpal Alex
"Mager" jawab Areksa sembari mengeluarkan ponselnya.
__ADS_1
"Yahhh... Padahal tingkat kemampuan Areksa kan nggak ada tandingannya.?"
"Iyaa.. Areksa raja dalam perlombaan balap itu" ujar Alvin
"Kalo Areksa raja, terus ratunya siapa dong.?" tanya Aldi
"Nggak ada" sahut Tino yang sedari tadi hanya diam
"Masa' sih.? Dari genk mana gitu nggak ada Queen Rancing cewek gitu.?" tanya Alvin
"Kalo ada, mau Lo gebet gitu.?"
"Yaaa... Pastilah.! Ehh.. tapi katanya di genk..."
"Apa.?" tanya Alex karena Alvin sempat menggantung ucapannya.
"Genk Lady Bugs.! Kalian tau nggak.?" lanjut Alvin
"Genk Lady Bugs.? Kok nama genk nya kek perkumpulan cewek sih.?" ucap Aldi
"Iyaa... Katanya ada dua atau tiga cewek gitu di Genk Lady Bugs.! Tapi gue nggak tau siapa ketuanya, karena katanya ketuanya itu private" jelas Alvin
"Ohh.. pantes nama genk nya agak aneh gitu.! Lahh nama genk kita.?"
"Anak Dragon nih boss" timpal Aldi
Memang Areksa mempunyai Genk bernama Dragon. Yang terdiri dari mereka berlima.
"Sa.! Lo ikut nggak.? Kita bisa cuci mata loh, liat cewek-cewek di sirkuit balap" ucap Alvin berusaha menggoda.
__ADS_1
Areksa melirik malas mereka. Apa katanya.? Cuci mata.? Tidak perlu jauh-jauh saja ia sudah cuci mata. Dengan Zayna Aghnia.
"Lo nggak takut di gundulin sama bini nya Areksa.?" tanya Alex
Sedang Alvin, dia hanya cengengesan tidak jelas. "Hehehe.... Kan gue niatnya mau adu kesetiaan.! Siapa tau Areksa berpaling ke cewek lain"
"Lo kan tau sendiri Areksa kek gimana.? Nggak tersentuh yang namanya wanita.! Tapi nggak tau tuh sama si Zayna, mungkin pakek pelet kali ya.?" kata Aldi
"Kalian bisa diem nggak sih.?" Tino yang pusing dengan suara bising mereka.
"Nohh... Mereka berdua yang berisik dari tadi" tunjuk Alex pada Alvin dan Aldi
"Ehh... Ehh... Enak aja, elo juga kali ya" sahut Alvin tak mau kalah.
"Nggak.! Kalian berdua yang paling brisik.! Banya omong.!" timpal Alex
"Lo juga nggak mau ngaku.?"
"DIAM" bukan Tino yang menyentak, melainkan Areksa. Lelaki itu jadi merasa sedikit terganggu oleh celotehan mereka yang tidak jelas.
Nyali mereka jik Areksa sudah angkat bicara, maka mereka akan menciut. Tidak berani melawan lagi. Setelah itu Areksa pergi.
"E-Ehh Sa.! Lo mau kemana.? Lo marah ya.?" tanya Alex
Tetapi Areksa sama sekali tidak menoleh atau menanggapi mereka. Ia tetap melanjutkan melangkah keluar.
"Lo sih, Areksa jadi marah kan.?" Alex melototi mereka berdua
"Lohh.. kok gue.? Elo juga kali"
__ADS_1
"Bisa diem nggak sih.? Suara kalian itu bikin pusing" Tino ikutan beranjak pergi.
___________