
"T-tidak mbak.! M-Maaf"
"Ada apa ini.! Ehh mbak Aghnia" Bang Jamal yang baru datang pun melihat Zayna.
"Kamu ke sana" ujar Bang Jamal pada pegawainya.
"Mbak Aghnia mau ambil motornya.?" tanya Bang Jamal
"Bukan Bang.! Mau ambil dompet saya yang ketinggalan di sini"
Bang Jamal mengerutkan keningnya. Dompet.? Sepertinya ia tidak melihat dompetnya di sini.
"Maksudnya.? Di sini nggak ada dompet mbak Aghnia" jawab Bang Jamal polos
"Zayna ke sini ambil motor lah Bang, masak mau ambil sembako" ketus Zayna membuat Bang Jamal cengengesan tak jelas.
"Oooooo.... Iya, iya" ujarnya bodoh
"Tunggu di sini bentar, Neng" Bang Jamal pun pergi meninggalkan Zayna.
"Mbak Neng, Mbak Neng" gumam Zayna ketika Bang Jamal menyebutnya Neng
Beberapa menit, Bang Jamal kembali. "Ayoo mbak Aghnia ikut saya, motornya sudah bagus puooll" ujarnya dengan dua jempol
Zayna kemudian mengikuti langkah Bang Jamal. "Ini dia...."
Zayna terkagum-kagum dengan hasil Bang Jamal kali ini, sumpah... Keren.. pikir Zayna. Model dan gayanya sangat keren.
"Ini model terbaik di sini mbak Aghnia. Bahkan tidak ada yang mempunyai seperti ini selain Mbak Aghnia"
Zayna menaiki motor sport merahnya yang sudah di ubah oleh Bang Jamal. "Gimana Bang.? Bagus nggak.?" tanya Zayna meminta pendapat Bang Jamal
__ADS_1
"Waaahhhh.... Bagus mbak.! Keren banget, apalagi karakter mbak Aghnia yang tomboy jadi tambah kereeen" kagumnya.
"Karena Bang Jamal yang udah bikin motor Aghnia seperti ini.! Jadi, berapapun biaya nya Aghnia bayar Bang" ucap Zayna turun dari motor.
"Nggak usah mbak.! Saya ikhlas kok" tolak Bang Jamal
"Nggak boleh gitu dong Bang, pasti ini kan susah bikin model modern seperti ini" ucap Zayna tak enak.
"Itung-itung ini gratis buat mbak Aghnia.! Lagian kan mbak Aghnia udah lama nggak ke sini, jadi Abang kasih gratis khusus untuk mbak Aghnia"
"Nggak enak saya Bang, nih Bang. Saya ikhlas kok" gadis itu mengeluarkan amplop warna coklat
"Udah dag papa, saya juga ikhlas kok.! Mending mbak Aghnia simpen aja, kalo mbak Aghnia masih ngotot, nanti nggak akan saya terima mbak Aghnia jadi pelanggan saya lagi loh"
Zayna terdiam sejenak, memang bengkel Bang Jamal ini the best baginya. Selain bengkel Bang Jamal tidak ada yang se-the best ini. Apalagi Zayna sudah lama menjadi pelanggannya.
"Ya udah deh Bang, makasih loh Aghnia jadi nggak enak nih" Zayna terpaksa memasukkan amplop itu lagi ke dalam saku jaketnya.
"Iya deh Bang, sekali lagi makasih ya Bang"
"Iya mbak. Jangan bilang makasih teruuuusss"
"Ohh iya Bang, nanti motor Aghnia tolong anterin ke rumah Aghnia ya.?" ucap Zayna
"Iya mbak siap, rumahnya orang tuanya mbak Aghnia kan.?"
"Bukan Bang.! Nanti saya sharelock deh"
"Ohhh.. iya, iya"
"Ya udah kalo gitu, Zayna pulang dulu ya Bang.! Sekali lagi makasih" kemudian Zayna pergi.
__ADS_1
___________
Sedangkan kini, seorang lelaki sedang menatap sebuah lokasi yang tertera di laptop "Kemana dia.?" gumamnya.
"Tuan, sepertinya Nona memang pergi. Lihatlah lokasi ini menunjukkan Nona pergi ke sebuah bengkel ternama" ujar Fatir
"Menurut mu, kenapa gadis ku kesana tengah malam begini.?" tanya Areksa.
Fatir tampak berpikir juga. "Mungkin... Nona mau mengambil mobilnya yang rusak"
"Tidak.! Tadi di rumah mobilnya masih ada di garasi"
"Apa jangan-jangan dia ketemuan sama laki-laki lain.?" tebak Areksa membuat hatinya tidak tenang.
Areksa memang sengaja melacak keberadaan Zayna dengan ponselnya. Ia kira gadisnya akan tidur setelah pulang dengannya tadi. Ternyata malah berada di bengkel.
"Tidak mungkin Tuan.! Jangan ge..." ucapan Fatir terhenti ketika ia melihat Tuannya sudah menelpon seseorang.
"Dimana.?" suara dingin Areksa membuat Fatir yang masih berada di sana merinding.
Sedangkan Zayna yang baru menerima panggilan telepon dari Areksa segera mengangkatnya.
"......"
"Gu-akuu... Sedang rebahan di rumah" jawabnya asal. Sedangkan di sisi lain, Areksa tersenyum miring.
"Rebahan kok di bengkel"
Mata gadis itu membola ketika Areksa mengatakan itu, bagaimana bisa ia tau jika dirinya saat ini sedang ada di bengkel.? Apa Areksa sedang berada di sekitarnya sedang memantaunya.? Tapi itu tidak mungkin. Karena penampilannya sekarang bukanlah seperti biasa.
"Kenapa diem.? Kaget karena aku bisa tau kamu dimana.?
__ADS_1