
pagi haripun tiba setelah cukup tidur dari semalam saat semuanya masih berbincang shivania pergi masuk kedalam kamarnya karena terlalu lelah shivania tidak memperdulikan gilang yang tidak bisa tidur disamping nya.
shivania hendak turun dari ranjangnya namun bola matanya tertuju pada sebuah kalender shivania pun mengambilnya
" tak terasa sebentar lagi kamu akan keluar nak, baik-baik ya didalam perut mama" sambil mengelus perutnya lepas itu shivania turun dari ranjang dengan perlahan tak ingin membangunkan sang suami, shivania pun masuk kedalam kamar mandi membersihkan dan menyegarkan tubuhnya pagi itu.
setelah selesai mandi shivania bergegas memakai pakainnya dan segera keluar dari dalam kamar sesampainya didalam dapur shivania bertemu dengan nadin yang kala itu sedang membuka lemari es
" nadin, apa ada kabar dari mama nadia?? " ucap shivania karena sudah beberapa hari ini dia tidak bicara pada mertuanya.
" hmm, belum ka aku juga dari kemarin nungguin telpon dari mama, mungkin lagi sibuk nanti kalau mama telpon aku laporan sama kaka " ucap nadin menuangkan air kedalam gelas lalu menegugknya hingga tandas
setelah mendengar jawaban dari nadin shivania menengok keluar dapur tidak ada sang ibu biasanya jam segini ibunya sudah ada didalam dapur tapi sekarang dimana?
" kaka cari siapa? " tanya nadin
" itu, tumben ibu belum kelihatan didapur apa belum bangun? "
" udah ko ibu sania pergi kepasar dianter yudi pake motor, baru aja berangkat "
shivania menganguk tanda mengerti lalu shivania membuka kulkas dan didalamnya masih ada lauk yang kemarin tidak jadi dimakan shivania memanaskan itu semua dan menghidangkannya kembali dimeja makan
nadinpun ikut membantunya.
setelah selesai nadin pamit untuk mandi sedangkan shivania masuk kembali kedalam kamar untuk membangunkan suaminya, ketika sudah didalam kamar ternyata gilang sudah bangun dan sedang mandi, shivania langsung menyiapkan pakain gilang dan dia taruh diatas ranjang.
" mas, aku udah siapin bajunya, setelah selesai kamu keluar ya kita makan " teriak shivania dari balik pintu kamar mandi
__ADS_1
" ia " ucap gilang singkat
" enak bener ya semalam aku gak bisa tidur gara-gara dia gak peka issh dasar istri gak pengertian " ocehnya bicara pada dirinya sendiri
" kamu ngomong apa mas, yang jelas kalau ngomong " teriak shivania yang ternyata masih dibalik pintu
" gak aku hanya berpidato saja, sudahlah kamu keluar duluan saja aku lagi tanggung " ucap gilang sedikit teriak
" seet malah ngusir, tapi dia lagi tanggung ngapain? sudahlah lebih baik aku keluar saja " shivania keluar
didalam kamar nadin setelah selesai mandi kini dia mencoba untuk menghubungi mamanya, tapi sudah beberapa kali panggilan itu tidak dijawab
" iih ko gak diangkat-angkat siih kemana kali" nadin mulai khawatir.
tok.. tok
suara pintu diketuk dari luar
ternyata yang mengetuk pintu adalah shivania
" ka shiva, kirain siapa" ucap nadin lesu, shivania mengerutkan alisnya
" ada apa din ko lesu kaya gitu? "
" mama gak angkat telpon dari aku ka sebel "
" ya udah gak apa-apa mungkin mama lagi sibuk biar kaka nanti tanyain ke kaka kamu " ucap shivania,
__ADS_1
" yuk keluar kita makan, nuri kemana? " tanya shivania tidak melihat nuri dikamar itu
nadin memonyongkan bibirnya kearah kamar mandi tak lama nuri keluar masih dengan lilitan handuk didadanya shivania menggelekan kepalanya
" kenapa ka pusing? " tanya nuri
" gak, kamu keluar kaya gitu emang gak malu " ucap shivania
" malu sama siapa ka? sama kaka, nadin kan kaka sama nadin juga punya ngapain harus malu, bilang aja kaka iri sama aku ia kan bilang aja kali " cerocos nuri
" siapa yang iri kurang kerjaan aja " bantah shivania
percekcokan dipagi hari dimulai nadin tak habis pikir dengan keduanya, jarang bicara namun sekali bicara malah bertengkar
nuri membuka lemarinya mengambil baju disana nuri mengeluarkan celana pendek dan kaos tak lupa dalamnya juga
" diih bohong amat pasti iri lah, liat aja perut kaka sama aku tuh beda, perut aku tuh ramping nan seksi sedangkan kaka! masa allah " ledek nuri sambil memakai dalamnya dihadapan nadin shivania
" memang kenapa ? kamu tuh ya de pake baju ko disini dasar bocah "
" udah tau bocah, bocah tua kikikiki " nuri cekikikan dengan ucapannya sendiri
buukkk....
shivania memukul nuri dengan bantal nuri terjatuh kelantai memegangi pantatnya
"rasakan malah ketawa. udah cepetan pakai bajunya setelah itu keluar kita makan bersama dasar bocah tua " ucap shivania sedikit tersenyum dan keluar dari kamar itu diikuti nadin
__ADS_1
sedangkan nuri bangun dari jatuhnya dan masih kesakitan
" gini nih kalau punya kaka buntelan kentut aah sue sakit banget " keluh nuri