
semua sudah berkumpul ibu sania pak rudi termasuk para remaja dan remaja sudah kadaluarsa juga sudah bekumpul sarapan pagi dimulai shivania menyenggol kaki suaminya gilangpun melirik istrinya
" ada apa? " tanya gilang shivania tersenyum aneh menandakan ada sesuatu yang akan shivania katakan gilang jadi merinding dan menyelesaikan makannya setelah makan semua orang kembali pada pekerjaannya masing-masing ibu sania dan pak rudi pergi kekebun yadi pergi kerumah temannya untuk mengerjakan tugas dari gurunya nuri mengantarkan nadin kerumah sheza tinggalah shivania dan gilang berdua shivania sedang menyirami tanaman didepan dan disamping rumah gilang sedang duduk tak jauh dari shivania.
shivania ingat jika dia akan menanyakan sesuatu pada gilang dan akhirnya shivania berhenti menyiram tanaman dan berjalan kearah gilang
" mas, mama ada telpon kekamu? " tanya shivania
" hmmm " jawab gilang
" mas ko gitu sih jawabnya hmm doang jawaban macam apa itu yang benar kenapa jawabnya kalau ditanya sama istri itu hmm hmm hmm " shivania mulai kesal
" ya elah gitu aja marah "
" lagian aku tanya serius, kamu malah gitu jawabnya gimana gak kesel "
" ya ya maaf, emang kenapa ada masalah? " tanya gilang
" gak hanya saja aku kangen sama mama terus nadin juga belum bicara tadi pagi juga udah uring-uringan terus gara-gara telponnya gak dijawab " terang shivania
" mereka sehat ko barusan aku sudah bicara sama mereka berdua"
" kapan? ko aku gak lihat sih, kamu bohong ya mas " ucap shivania curiga
gilang mengangkat bahunya acuh
" yeeh dasar suami biadab " ledek shivania
gilang terkekeh mendengar ledekan istrinya
shivania pergi menjauhi gilang dan kembali menyirami tanamannya dengan mulut yang sambil kumat kamit merutuki sang suami biadab
__ADS_1
kik kik..
suara klakson motor berhenti didepan rumah shivania gilang memutar bola matanya jengah.
" mau apa tuh anak" gumam gilang
" hay va lagi apa? " tanya akew membuka helmnya
shivania mematikan kran air bersamaan dengan perjampiannya lalu mendekati akew
" mau kemana kew pagi-pagi udah rapi " ucap shivania heran
" paling-paling cari pelanggan yang mau ngojek, ngapain juga mampir kesini dasar berandal" gumam gilang terdengar oleh shuvania lantas shivania pun mengangkat ujung bibirnya
" heemm " shivania memutar kepalanya menghindar melihat gilang
" kenapa loe cengar cengir kaya gitu? pasti loe ada maunya ya " tebak shivania melihat gelagat akew
shivania mengajak akew bicara diteras rumahnya gilang meninggalkan keduanya masuk kedalam karena diminta oleh shivania sebenarnya gilang tidak mau meninggalkan keduanya tapi apalah daya jika mata sang istri sudah melotot maka jurus terakhir adalah menurutinya..
" loe mau ngomong apa " ucap shivania membuka pembicaran setelah gilang
" itu va gue mau ngajak loe ke rumah sheza loe mau kan?" ucap akew ke intinya
" gak, gue gak bisa lagian sheza udah punya calon suami, jadi loe gak bisa deketin dia awas aja kalu loe berani gue kasih ini " shivania menujukan kepalan tangannya didepan akew, akew hanya bisa menelan ludahnya kasar takut dengan ancaman shivania
" tapi va bukan makdsud gue buat deketin sheza, el elo pEdE banget sih "
shivania mengerutkan alisnya sambil menurunkan kepalan tangan yang tadi
" terus loe mau apa minta dianter kerumah sheza, awas aja loe macem-macem gue jitak pake sendal taplek baru tau "
__ADS_1
" yeey jahat banget sih loe udah mau jadi emak-emak juga dasar wanita iler uuuh " ucap akew sambil berlari menjauhi shivania
shivania melotot mendengar julukannya kembali disebut yang sering dia lakukan dikelas membuatnya malu jika terdengar oleh sang suami maka akan jadi apa wajahnya jika gilang mendengar apa lagi mengetahui semua hal itu jangan sampai gilang mendengarnya
" akew, awas lie ya balik loe kesini kurang ajar loe " teriak shivania megambil sebelah sandalnya untuk dilemparkan kearah akew
" sayang, kamu kenapa? " tanya gilang keluar dari dalam dan tidak jadi melempar akew
" Ueeeee emang enak " akew meledek shivania dengan menjulurkan lidah dan telunjuk yang dia goyangkan kebawah lalu segera naik keatas motornya pergi dari sana
setelah akew hilang ditelan kejauhan shivania duduk kembali dengan rasa kesal dihatinya pada akew
" awas aja tu anak, gue pites pites kalau ketemu lagi " dumelan hati shivania
gilang mengerutkan dahinya ada aoa dengan shivania??
" sayang, " panggil gilang namun tidak dijawab oleh shivania
" sayang, ada aoa dibibir kamau? kamu ngiler? "
" a apa? " shivani langsung cepat membersihkan sudut bibirnya
gilang terrawa terpingkal-pingkal melihat kelakuan shivania yang panik karena iler
" mana, gak ada ilernya? " kemudian shivania paham jika gilang hanya bercanda
" dasar suami biadab tingakt dewa " kesal shivania
plaaakkkk plaaak plaak plaakkk..
shivania memukul bahu gilang pakai sendal terus menerus
__ADS_1
gilang sampai gilang kesakitan dipukulnya