
shivania seketika membuka matanya dan melihat kinta senyum senyum gak jelas ,,
shivania belum menyadari apa yang telah terjadi kepada dirinya
" mbak kenapa sih senyum senyum sendiri " shivania menyentuh kening kinta
gak panas,, apa jangan jangan mbak kesambet " shivania bergidik ngeri
kinta menggelengkan kepalanya seraya terus tersenyum menampilkan rentetan gigi gingsulnya seperti chelshi olivia manis sekali bukan..
" terus kenapa mbak senyum senyum gitu ? apa saya terlihat aneh, jelek seperti alien dari planet hOnahiah ? " cecar shivania pada kinta ,, kinta langsung mengajak shivania untuk berdiri didepan cermin
seketika shivania mematung memperhatikan pantulan dirinya dicermin
merasa ini bukan dirinya dipandang dari bawah sampai atas memang dirinya tapi kenapa bisa ? kenapa bisa dia menjadi seorang wanita yang sangat anggun manis dan sungguh amat cantik malam ini, dicubutnya tangan kinta keras oleh shivania
" aaawww. ampun nona ini sakit sekali" ringis kinta mengelus bekas cubitan shivania di lengannya..
" Oh sakit ya,,, maaf maaf aku kira ini hanya halu doang " shivania merasa bersalah
ya sudah nona gak apa apa anggap aja ini kado dari saya,, " ucap kinta keceplosan
" kadO, kado buat apa ?" tanya shivania menyelidik
" mati aku ,, gawat keceplosan lagi " batin kinta
itU , itu nona hmmm,, anggap saja kado karena nona sungguh cantik ,,tak perlu repot merias wajah anda karena anda sudah cantik dari lahir jadi saya tidak terlalu lama memporak porandakan alat rias saya "ucpa kinta
shivania menganggukan keoala tanda mengerti lalu duduk lagi di meja riasnya berhadapan dengan kinta kembali
" oh ya mbak,, emang saya mau diajak kemana ,, kenapa pakai gaun sebagus ini " ucao shivania menunjukan gaun yang dipakainya.
"" tak apa nona gaun ini sangat cocok anda kenakan dan anda sungguh menawan ,pasti ? "ucapan kinta berhenti hampir saja dia keceplosan kembali.
" pasti apa mbak " sambung shivania
" pasti semua pria terpesona oleh anda nona" kinta merasa lega menemukan alasan lainya
shivania berdiri menghadap kinta ,lalu memeluk kinta erat .
"maaf, maaf karena tadi pekerjaanmu tertunda oleh acara mandiku, pasti kau lama menunggu, maafkan aku " shivania menyesal karena acara mengobrak abrik wajahnya tertunda karena dia harus mandi terlebih dahulu.
" tak apa nona, ini sudah tugas saya tak usah sungkan " kinta mengelus bahu shivania dengan lembut
__ADS_1
" terima kasih mbak,, " shivania melepaskan pelukannya perlahan
" anda sungguh beruntung tuan muda, mendapatkan gadis baik hati dan secantik ini " batin kinta memuji shivania
terlihat ketulusan shivania meminta maaf padanya dan pelukan hangat yang shivania lakukan membuat kinta yakin shivania adalah gadis baik baik
" semoga anda selalu bahagia nona " ucap kinta mendoakan
dibalas dengan senyuman dan kedipan mata berat shivania.
sheza vina dan rina masih belum mengetahui dimana shivania sekarang dan merekapun merasa putus asa semua orang yang mereka kenal tidak ada satupun mengetahui keberadan shivania.
10 menit berlalu ,,3 gadis itu larut dalam lamunan masing masing memikirkan kemana perginya shivania ?
" apa jangan jangan shivania dicUlik ! "ke tiga gadis itu bicara bersamaan tangan ketiga gadis itu menggedor kursi yang mereka duduki
tapi tidak mungkin dia diculik ,, shivaniakan juga bisa bela diri " ucap vina lalu duduk kembali,,
hey kata siapa tidak mungkin,, siapa tau aja penculiknya keroyokan ? terus shivania kalah terus dia dibawa kemarkasnya lalu dijual organ tubuhnya atau dijadikan sebagai wanita penghibur " rina bergidik ngeri jika itu yang dialami shivania
" sudahlah kalian jangan berpikiran aneh aneh, ayo kita cari lagi. " ajak sheza berdiri meninggalkan vina dan rina ditaman ..
vina rina menyusul sheza yang sudah lumayan jauh dari mereka
ia ih tungguin kita napa ,buru buru amat" sambung vina merasa msih lelah karena dari sore sampai sekarang baru beberapa menit mereka istirahat
drrttt drtt drttt..
suara ponsel rina berbunyi,,
tunggu zha, gue angkat tlpon dulu " ucap rina
" ya haloo , ada apa pah ? "
pulang ikut papa, ke acara tuan gilang !" ucap papah rina
sekarang pah ? tapi shivania kan belum ketemu pah !"
" ya sekarang, ajak juga teman teman kamu sekarang nanti kita berangkat bareng ketempat tuan gilang,,habis itu baru mencari shivania lagi."
" ya udah, ok rina pulang sekarang ma mereka" ucao rina pasrah
ada apa rin , kenapa camedud gitu muka loe kaya ditagih hutang aja " tanya sheza,,,
__ADS_1
"ia loe kenapa ,, disuruh pulang ? ya udah gih pulang biar kita aja yang lanjutin cari shivania nanti loe dimarahin bokap loe lagi " tebak vina menepuk bahu rina
" bukan gue aja tapi kalian juga diajak pergi bareng " ucap rina merasa aneh
" ko kita juga ikut bukannya itu acara keluarga loe ya ? " pertanyaan vina membuat sheza menggelengkan kepalanya
" habis itu kita lanjut lagi cari shivania ,,kata bokap gue " jelas rina
"hmmm,,gitu " vina mengangguk paham
sheza melanjutkan perjalanannya
zha loe mau kemana , loe gak ikut ?" tanya rina
ikut, emang kita diajak keacara apa sama bokap loe " tanya balik sheza
gak tau ,, " rina mengangkat kedua bahunya
tapi tadi bilang acara tuan gilang katanya " sambung rina
" ya udah ayo masa kita pake baju kaya gini, muka kaya gini , bau keringat juga " vina mengelus wajahnya kasar merasa gerah dan bau asem diketeknya.
vina menggandeng kedua temanya masuk kedalam mobil rina, ketiga gadis itu menuju pulang kerumah rina .
setelah sampai dirumah rina ketiga gadis itu langsung mandi dan berhias,
baju yang mereka pakai sekarang, baju rina yang belum dipakai oleh pemiliknya
rin kita gak apa apa pakai baju loe kaya gini " ucap sheza tak enak hati
" ya rin , kayanya mahal mahal " vina merasa minder lalu menaruh kembali baju yang telah rina pilihkan untuk sahabat sahabatnya itu.
rina menghampiri kedua sahabatnya itu lalu mengambil baju yang telah ditaruh oleh vina,
" kalian sahabat gue , kalian sangat berarti buat gue, gue gak punya sahabat sebaik kalian bertiga loe, sheza, shivania adalah sahabat terbaik gue,jadi kalian tak perlu sungkan kegUe apa lagi malu, mengerti " jelas rina memeberikan gaunnya kembali pada vina.
sheza dan vina mendengar perkataan rina merasa terharu ,, ketiga gadis itu berpelukan saling menghapus air mata merasa bahagia mempunyai sahabat terbaik susah senang bersama. tak ada perbedaan status antara mereka
shivania, sheza, rina dan vina adalah sahabat,, sahabat untuk selamanya sampai mereka mempunyi suami,anak, cucu dan cicit kelak..
sahabat yang di berinama SHERINA,, meski dibilang baru sling mengenal tapi keempat gadis itu tulus saling menyayangi satu sama lain
SHERINA tergabung dari nama mereka SHIVANIA, SHEZA,RINA dan VINA
__ADS_1