Gadis Desa Dan CEO Dingin

Gadis Desa Dan CEO Dingin
asiiap bos qu laksanakan


__ADS_3

hari ini shivania tidak akan pergi kemana mana


selama dirumah agar tidak bosan shivania sepanjang hari berada didapur membuat kue kering


" bi tolong cicipi ini " shivania memyodorkan toples yang berisi kue kering buatan shivania agar dicicipi


" enak non ini sungguh enak nona pinter buat kue " puji sang bibi sambil mengunyah kue


" ach si bibi bisa bae, kalau gitu satu toples lagi bawa buat orang depan , tolong sekalian buatkan kopinya juga bi ya maaf "


" " Asiiiaapp bos qU laksanakan " hormat bi jun membuat shivania tertawa terbahak bahak


para pelayan sangat senang dengan kehadiran shivania selalu ramah dan tidak kasar terhadap semua pekerjanya mereka bersyukur tuan mereka menikah dengan shivania


mungkin karena shivania juga pernah bekerja seperti mereka sebelum menikah dengan gilang , shivania juga terkadang membantu membereskan rumah meski pelayan dirumah itu sanggup untuk mengurus rumah shivania tak segan untuk membantu mereka


shivania mencuci peralatan yang sudah tidak diperlukan lagi selama masih memanggang dia membereskan kembali daour itu sampai bersih


" sudah beres tinggal nunggu yang terakhir " gumam shivania mengusap keringat dilehernya


sudah jam setengah dua belas siang shivania baru beres semuanya


dia berjalan keatas untuk membersihkan dirinya


" ponsel ku dimana yah, " shivania mencari ponselnya dia mengangkat bantal dan selimut


" tidak ada juga " karena sudah tak ingin mencium bau tak sedap yang berasal dari tubuhnya shivania memutuskan untuk mandi terlebih dahulu


shivania berjalan masuk kedlam kamar mandi

__ADS_1


bak mandi sudah diisi air dingin dan ditaburi dengan sabun aroma terapi shivania akan berendam didalam sana satu persatu kain yang melekat ditubuh shivania dilepas setelah terlepas shivania


memasukan satu kakinya terlebih dahulu dan kaki satunya menyusul


shivania berendam sambil mengosok seluruh badannya


" brrrrrr segernya "


diarasa sudah lama berendan shivania keluar dari bak mandi dan mengambil jubah handuk


shivania keluar dari dalam kamar mandi menuju lemari mengambil oakaian yang akan dia kenakan


sesudah mengenakan pakaiannya shivania mulai mencari ponselnya dambil menyisir rambut


" sEt ternyata disini " meraba laci didekat tempat tidurnya


shivania mengetik pesan pada sheza dkk


belum ada balasan dari teman temannya


" ich gue telpon ibu aja deh, dah lama juga jangan sampai gue dibilang anak durhaka "


shivania menekan nomor nuri karena pasti dijam sekarang nuri sudah berada dirumah


drrrrrrrrrrt ....


" asalamualaikum ibu " ucap shivania setelah tersambung


" walaikum salam " jawab ibu sania

__ADS_1


" ibu dan bapak apa kabarnya , pada sehatkan semuanya, ibu maafin shiva ya baru sempet tlpon ibu , ibu gak marah kan " cerocos shivania tanpa jeda membuat ibu sania menggelengkan kepalanya


" shiva kamu ini selalu saja begitu, satu satu dulu nanya nya baru ibu bisa jawab "


shivania cengengesan ditegur sang ibu


" kebiasaan bu "


" bagaimana keadaanmu dan nak gilang apa baik baim saja " tanya ibu sania


" pastilah bu baik baik saja ibu jangan khawatirkan shiva , shiva bisa jaga diri


ibu juga jaga diri jaga kesehatn juga "


tak terasa pembicaraan itu berlangsung lama hingga shivania melihat jam didinding kamarnya shivania berpamitan oada ibunya karena ada sesuatu yang harus dia seleaaikan terlebih dahulu


baru saja benda pipih itu disimpan di meja sudah ada yang menghubunginya kembali


" walaikum salam ada apa" ucap shivania setelah menjawab salam dari sebrang sana


" sayang mana kue yang kamu bikin, aku ingin mencicipinya " ucap gilang dari sebrang sana


" ya nanti aku bawakan "


" kenapa telponku baru dijawab, sibuk terus aku hubungi "


" ya ampun maaf tadi habis ngobrol sama ibu ditelpon, "


" ya sudah aku kesana sekarang , walaikum salam " shivania mengakhiri panggilan

__ADS_1


shivania bergegas kedalam dapur membawa kue pesanan suaminya kekantor sekalian minta izin untuk bertemu para sohibnya


shivania pergi diantar oleh pak sudin


__ADS_2