
dua minggu berlalu ...
setelah acara kumpul bersama kini shivania sedang berada didalam mall bersama thapki mereka sedang berbelanja baju untuk thapki dirumah nyonya nadia thapki saat ini masih tinggal bersama shivania dan gilang dirumahnya, sesudah memberikan rekaman cerita thapki pada gilang, dan pada saat orang tua gilang berkunjung kerumahnya dan melihat thapki gilang langsung menceritakan soal itu, dan tanpa diduga nyonya nadia menyuruh suaminya tuan zae mengadopsi thapki secara hukum.
shivania dan gilang pun khawatir dan cemas jika musuh ayah thapki masih mencari keberadaan thapki, shivania dan gilang sepakat mengubah nama thapki tentu itu atas persetujuan thapki. , thapki merasa bersyukur dipertemukan dengan keluarga ini, thapki disambut penuh dengan kasih karena nyonya nadia dan tuan zae ingin memiliki anak perempuan.
setelah bertemu dengan thapki dan mendengar cerita masalah thapki. nyonya nadia merasa prihatin dan meminta tuan zae agar mengurus thapki agar menjadi anak adopsi mereka, tadinya tuan zae tidak setuju namun setelah mendapt persetujuan dari gilang dan menanyakan secara langsung kepada thapki.
dan akhirnya mereka setuju untuk mengadopsi thapki, thapki merasa bersyukur dipertemukan dengan keluarga baik seperti mereka tidak mempermasalahkan asal usul dan masalah yang sedang thapki alami malah semenjak mereka mengadopsi thapki. thapki merasa kembali mempunyai kedua orang tua yang sangat menyayanginya,
sebenarnya nyonya nadia mengajak thapki untuk tinggal bersamanya tapi thapki merasa saat ini masih ingin tinggal dirumah gilang jika nanti sudah saatnya dia juga akan tinggal bersama dengan nyonya nadia.
" kamu beneran de besok tinggal bareng sama mama? " tanya shivania setelah mereka keluar dari toko pakai remaja, mereka bicara sambil berjalan kecaffe dimana mereka akan memesan makanan
" yes, ap apa ada masalah ? " ucap thapki belum lancar menggunakan bahasa indonya, selama tinggal bareng keluarga itu thapki diberi guru bahasa indo agar mempermudahnya, tentu saja itu atas saran dari shivania jadi bukan dia saja yang memiliki guru bahasa.
" tidak, ya sudah kita makan dulu laper " shivania memegang perutnya yang sudah dikitt terlihat menonjol itu kelaparan, thapki mengangguk ikut melangkah bersama shivania, shivania memesan makanan setelah mendapatkan tempat duduk.
dari pintu masuk sheza melangkah menghampiri mereka berdua ya shivania mengajak sheza untuk ikut bersama mereka namun sheza sedikit terlambat karena ada urusan kampus yang harus dia selesaikan dan sehabis dari sini sheza harus kembali kekantornya.
" maaf ya gue telat " ucap sheza setelah duduk berhadapan fengan shivania
" gak apa-apa kami juga sudah berbelanja kami tidak menunggu loe juga sih soalnya lama " cicit shivania tersenyum, sheza mengangguk
" udah pesen minuman? " tanya sheza shivania menggeleng, merekapun baru masuk dan duduk disana langsung mengabari sheza jika mereka berada dicaffe saat sheza menanyaakan keberadan mereka.
sheza memanggil pelayan dan memesan makanan dan minuman, shivania memberikan buku menu pada thapki sheza sudah memesan minum dan makanannya shivania pun juga sama, thapki yang belum memesan makanan, thapki bingung memilih menu makanan yang dia lihat makanan macam apa yang cocok dengan lidahnya ini?
shivania melihat thapki menggaruk kepalanya lalu dia melirik buku yang ada ditangan thapki
" kamu bingung? "
__ADS_1
thapki mengangguk lalu shivania menarik buku yang dipegang oleh thapki
" mbak makanan dan minumannya samain aja ya sama pesanan saya " ucap shivania pada pelayan yang masih menunggu pesanan mereka. pelayan itu pun pamit dan segera masuk kedalam dapur.
" zha gue gak sengaja lihat loe dan abhi pas kumpul bareng sebenarnya ada apa dengan kalian? " tanya shivania yang sudah penasaran ingin tahu ada hubungan apa mereka berdua
deg,,,,
nafas sheza seakan berhenti seketika, sheza merasakan udara disekitarnya terasa pengap dan ingin segera keluar mencari udara segar, apakah shivania melihat dan mendengar pembicaraan mereka saat didalam kamar mandi? pikir sheza
" hmm gak ada apa apa kok itu hany " ucapan sheza terpotong shivania
" zha selama itu buat loe bahagia jalanilah kau pantas untuk bahagia " ucap shivania mengenggam tangan sheza, thapki yang melihat percakapan mereka tidak terlalu begitu memperhatikan dan tidak mengerti itu juga bukan urusannya dia hanya anak kecil yang tidak boleh ikut campur masalah orang dewasa, sheza tersenyum lalu sheza beralih melihat thapki
sheza menyentuh bahu thapki lembut
" nadin, apa kau mau aku ajarkan bela diri? " tanya sheza yang tau tentang thapki dan sheza memanggil thapki dengan nama nadin karena itu nama panggilan thapki sekarang mengubah nama thapki dan memasukannya kedalam kartu keluarga pratama pramuja, shivania senang mendengar sheza yang mengajak thapki shivania yakin akan kemampuan sheza karena shivania juga yang meminta sheza agar mengajari nadin agar dia bisa menjaga dirinya,
shivania tidak bisa mengajari nadin karena sedang hamil dan mereka tidak mau mengambil resiko jika terjadi sesuatu pada shivania saat latihan, gilang pun yang akir akir ini sibuk dengan urusan kantornya belum bisa menyempatkan diri untuk bicara. saat pergi kekantor pagi sekali dan pulang juga jika jam sudah menunjukan 1 dini hari.
mereka bertiga tersenyum senang dan akan memulai latihannya besok malam setelah sheza pulang dari kantor selama mereka berbincang makanan dan minuman yang mereka pesan telah datang dan mereka segera menyantapnya penuh syukur.
gilang yang sedang sibuk karena bekerja tanpa riko itu, sering larut malam dan berangkat pagi sekali pekerjaan yang menumpuk dia lakukan sendiri meski ada wakil sekertaris riko namun gilang lebih percaya pada dirinya sendiri toh ini hanya seminggu bekerja tanpa riko,
dua hari yang lalu tiko dan vina sudah mengadakan akad nikah dan resepsi pernikahan dihotel milik keluarga pramuja sekarang vina dan riko pergi berbulan madu keluar negri menikmati masa indah disana.
dalam penatnya kesibukan yang sedang diajalani dikantor gilang meraih benda pipih diatas mejanya lalu menekan nomor sang istri yang dirindukan selama hampir seminggu ini gilang sibuk dan jarang bicara saat dirumah karena dia pulang shivania sudah tertidur, shivania ibgin menunggu tapi gikang melarang jangan sampai shivania kurang istirahat dan mengganggu kesehatannya.
" sayang kamu dimana " suara gilang begitu lemah saat bicara dengan shivania
" aku masih di mall mas. ada apa kenapa suara mu terasa berat begitu apa kau lelah mas ? "
__ADS_1
" ya, tapi setelah mendengar suaramu aku jadi semangat lagi makanya aku telpon kamu "
" iiish gombalnya aku jadi malu " suara shivania terdengar berbisik karena dia malu dilihat sheza dan nadin saat ini wajahnya terlihat merah merona
" va loe kenapa bisik bisik? loe bicara mesum ya? " goda sheza, shivania melotot kearah sheza dia tidak mau nadin mendengar ucapan sheza, sheza langsung menutup mulutnya
" uppzz maaf " sheza melihat nafin disampingnya
" sayang, ko diem apa aku mengganggu mu " ucao gilang saat tidak mendengar shivania menjawab pertanyaanya
" ah, ia mas maaf tadi bilang apa? "
" apa aku ganggu kamu? " ucap gilang lagi
" tidak mas, sama sekali gak aku juga mau pulang sekarang bersama nadin aku tutup dulu ya telponnya gak apa apa kan? "
" ya sudah hati hati dijalan jangan terlalu lelah cepat istirahatlah " ucap gilang mengakhiri panggilannya setelah mengucapkan salam
gilang kembali mengerjakan pekerjaanya setelah bicara dengan shivania gilang kembali semangat dan ingin segera pulang saat ini, gilang mengerjakannya dengan cepat.
pintu masuk diketuk wakil sekertaris dari riko masuk setelah diizinkan oleh gilang
" tuan. ada yang ingin bertemu dengan anda " ucapnya
" siapa apa aku ada janji pertemuan dengan seseorang? " ucap gilang yang tidak ingat jika dia sudah ada janji
" tidak tuan, namun tamu ini " belum selesai ucapan wakil riko itu tamu yang dikatakan sudah masuk tanpa diperintah, mata gilang terbelalak sempurna saat melihat wanita yang ada dihadapannya.
gilang membeku tidak bisa bicara tatapannya sungguh terkejut melihat wanita ini setelah sekian lama mereka tidak bertemu dan sekaran wanita itu datang menemuinya.
siapakah wanita ini ? dan ada hubungan apa dengan gilang?...
__ADS_1
Eng i Eng...
author pun tak tau... 🤭😂