
hari ini gilang dan riko mendatangi perusahan milik pak seto tanpa basa basi gilang masuk kedalam ruangan pak seto setelah dipersilahkan masuk gilang duduk dihadapan pak seto, pak seto melirik gilang dan riko bergantian bukannya yang kemarin bertemu dengannya adalah dia? kenapa dia berdiri disamping orang ini apakah ada yang salah atau mereka salah orang ? jangan sampai mereka dapat masalah karena ini.
pak seto berjabat tangan dengan keduanya dan mempersilahkan kedua tamu yang tak diundang ini untuk duduk, bingung ? ya pasti bingung kenapa kedua orang ini datang kekantornya.
" maaf tuan anda ini " ucap pak seto terpotong oleh riko yang mengatakan jika ini adalah bosnya yang tak lain adalah gilang pratama pramuja
" ini tuan saya, tuan gilang pratama pramuja ceo RG group company " ucap riko datar namun tatapannya begitu tajam seakan mampu membelah tubuh pak seto yang ada dihadapnnya ini pak seto menelan ludahnya kasar , karena ulah pak seto dan anaknya lydia riko meniduri vina yang kini menjadi calon istrinya.
pak seto begitu gugup jangan sampai dia ketahuan telah berbuat sesuatu pada orang yang berdiri disamping gilang
rasanya riko sudah ingin mengahajar pria yang duduk dihadapan tuannya ini tangannya sudah mengepal kuat, rahangnya sudah mengertak riko akan maju namun kedua jari tangan gilang keatas menahan riko yang akan maju menghajar pak seto.
pak seto duduk dengan gugup tapi sebisa mungkin jangan sampai terlihat oleh kedua orang yang ada dihadapannya, pak seto menelpon skertarisnya agar membawakan minuman kedalam ruanganya.
" saya bukan orang yang suka basa basi ! jadi apa maksud anda menjebak skertaris saya dengan obat tersebut? " ucap gilang datar sambil menumpangkan kaki kanan ke kaki kirinya tangan kanan ditumpangkan kekepala sofa.
sebelum pak seto menjawab pertanyaan gilang minuman yang dipesan oleh pak seto tiba dan diantar oleh skertaris pak seto masuk kedalam ruangan
" silahkan " ucap skertaris pak seto menaruh kopi diatas meja setelah itu dia keluar meninggalkan ketiga pria didalam ruangan tersebut.
riko syngguh sudah tidak bisa menahan kesabarannya itu dia maju tiga langkah dan
bug,,
riko memukul wajah pak seto satu kali ini belum seberapa atas apa yang telah dia lakukan padanya dan vina, untung saja bukan tuannya yang mengalami dan tidak masuk kedalam jebakan pak seto dan lydia jika sampai itu terjadi maka habislah mereka.
pak seto meringis mebyeka darah yang keluar dari sudut bibir, riko akang menghajar pka seto kembali namun pada saat itu pintu ruangan terbuka dan munculah seorang wanita yang kaget melihat ayahnya dipukul oleh seorang pria
__ADS_1
riko berbalik melihat siapa yang datang gilang juga sama ingin melihat siapa yang telah datang, lydia cepat menghampiri ayahnya yang masih dilantai membantu ayahnya untuk segera bangun.
gilang membiarkan riko memberi pelajaran pada ayah dan anak itu jangan sampai mereka kembali berbuat demikian pada orang lain, dengan bergetar lydia memberanikan diri menatap gilang yang sedang duduk santai sedari tadi tak ada pembelaan atau apa dari mulut pria itu siapa pria itu?
riko menelpon polisi setelah dia sudah puas dengan tugasnya dan kekesalannya, pak seto sudah meminta maaf namun itu tidak berhasil, kerja sama dengan gilang dibatalkan dan mereka harus siap siap kepenjara, pak seto dan lydia memohon agar jangan dilaporkan, riko tidak mau tau dan mereka berdua harus mendapat hukuman itu pasti.
" tuan saya mohon, jangan laporkan kami tuan, " ucao pam seto mengatupkan kedua tangannya memohon pengampunan dari riko, sedangkan gilang hanya jadi penonton dia tidak menghalangi riko, biarkan berbuat semaunya jika saja dia yang ada diposisi riko gilang tidak akan membawanya kekantor polisi tapi dia akan membawa pak seto dan anaknya kemarkas rahasianya selama ini tidak ada yang tau, gilang akan menyiksanya habis habisan membunuh tanpa jejak itulah gilang jika sudah tersinggung dan mempermainkan apalagi menghianatinya akan dia bantai habis keakar akarnya.
lydia berusaha mendekati gilang, perlahan dia bangun dari posisi duduknya dari lantai riko juga menampar lydia dengan keras bukan itu saja lydia juga dicekik namun itu tida seberapa atas perbuatan meraka padanya dan vina, riko tidak gentar melakukan kekerasan pada wanita seperti lydia saat ini.
" tuan kami mohon lepaskan kami, kami tidak akan melakuknnya lagi dan tidak akan berurusan dengan kalian kami menyesal " ucap lydia berlutut dihadapan gilang.
gilang tersenyum sinis melihatnya akting yang lumayan bagus menurut gilang
" aku tidak akan melepaskan kalian, setelah apa yang akan kalian lakukan padaku sungguh sayang yang terjebak bukanlah diriku melainkan temanku sendiri, sekarang kalian minta maaf setelah ketauan dan apa yang kalian lakukan pada pengusaha lain yang kalian jebak juga haah? mengambil alih perusahaan yang mereka miliki" gilang geram melihat wajah lydia yang dimelas melaskan
lydia kaget kenapa gilang tau semua itu gilang juga tau jika selama ini dia dan ayahnya menipu para pengusaha, sepertinya mereka telah salah memilih korban
" tapi sepertinya aku akan sedikit berterima kasih atas perbuatan kalian ini karena kalian sahabat sekaligus skertarisku ini akan segera menikah tiidak jomblo akut lagi terima kasih " sambung gilang tersenyum kecil
riko menggelengkan kepalanya bisa bisanya gilabg bicara seperti itu.
" riko, spertinya gue berubah pikiran jangan laporkan mereka ke polisi tapi bawa mereka kemarkas secepatnya " titah gilang dia sudah muak melihat muka melas yang ditunjukan lydia serta ayahnya itu tidak ada perlawanan dari karyawan ataupun penjagaa diperusahaan itu mereka tau bahwa yang membawa bosnya adalah gilang pratama pramuja mereka tidak ingin terlibat masalah dengan orang terkuat dikota ini
lydia dipaksa masuk kedalam mobil meski sudah berontak tangannya dicekal erat oleh pengawal gilang.
" lepaskan aku sialan ini sakit " umpat lydia memegangi pergelangan tangannya, jika lydia lolos dia akan membalas semua perbuatan kasar pada dirinya,tapi itu hanya angan semu tidak ada yang bisa lolos dari cengkraman gilang jika sudah ada dimarkas rahasia.
__ADS_1
cengkraman ditangan lydia dilepas sipengawal ikut masuk untuk menjaga lydia agar tidak kabur, gilang masuk kedalam mobil yang lain dia akan segera kekantor eteach company grup, karena abhi memintanya datang kesana jadi setelah membereskan masalahnya dengan pak seto gilang langsung meluncur.
tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai kekantor abhi, dari kantor pak seto memakan waktu dua puluh menit sudah sampai. sesampainya disana gikang diajak masuk langsung oleh bara skertaris abhi.
gilang melihat bara sekilas dan melangkah kedepan, riko yang bearada dibelakang gilang mempeehatikan bara dengan seksama ada apa dengan wajah bara?
" hey bro apa wajahmu digigit serangga betina lanjut usia? " ledek riko cekikikan
bug,,,
bara memukul bahu riko kuat
" awww,,, aku hanya bercanda jadi katakan kenapa wajahmu sampai seperti itu mengerikan sekali " ucapnya menahan tawa, bara menceritakan apa yang terjadi di club redblack sehingga dia dapat pukulan bertubi tubi hingga membuat wajah tampannya ternoda.
riko tertawa terbahak bahak mendengar cerita dari bara itu bagaimana tidak segerombol wanita memukulinya hanya karena salah paham.
flashback...
sepulang dari kantor bara mengikuti orang mencurigakan orang itu masuk kedalam club redblack milik rina, bara terus saja mengikutinya hingga orang itu bergabung dengan sekelompok waria ya itu adalah seorang waria yang berpakain seperti wanita saat bara menepuk bahu waria itu semua mata waria tertuju pada bara, senua waria terlihat senang akan hal itu didatangi oleh pria tampan sepertinya kapan lagi!
salah satu waria mendekat pada bara dan mencuil dagu bara gemas
" iih si mas gantengnya jadi gemes gemes deh " ucap waria tersebut yang kain menertawakan dan mengangguk mengiyakan, bara dirangkul oleh waria namun dihempaskan kasar, waria itu jatuh kelantai dan membuat semua waria yang ada disana merasa geram atas perlakuan bara pada teman mereka akhirnya semua waria memukul bara bertubi tubi tidak bisa bara melawan karena waria itu sudah geram dan marah pada bara hingga membuat temannya terluka
" rasakan itu pelajaran untukmu yang meremehkan waria heeh " ucap sinis dan mengajak semua temannya untuk keluar dari club itu ada satu waria menendang kaki bara hingga bara meringis kembali.
sepertinya tampan juga tidak cukup
__ADS_1
" tampan ko kasar " ucapnya oergi dari sana...