
sore ini diruangan sheza dirawat penuh dengan tawa para gadis terkadang vina memukul rina gemas dan melemparkan bantal sofa kearah wajah rina, sheza melihat tingkah laku mereka berdua
" kalian ini kalau udah kumpul selalu saja " tegur sheza
" oh ya zha, tadi ada yang nyariin loe ke clab gue, " ucap rina sambil menahan bantal yang akan dipukulkan kearahnya
sheza mendengarkan dan duduk diam disamping rina
" siapa rin, cewe apa cowo, terus cakep gak " cerocos vina
" loe ini cewe ko gini amat siih,, " ucap rina sambil menoyor kepala vina
vina memegangi keningnya yang ditoyor oleh rina
" iih rina, ko gitu sih ke gUe kan jadi berantakan poni gue " vina meniup poninya keatas
" terus loe bilang apa, ? " ucap sheza melihat rina dengan serius
persaan sheza gak ada yang kenal pria selain satria ? apa mungkin satria tapi kenapa sampai mencari sheza diclab !
" ya gue bilang keluar masuk clab ya banyak yang seperti ditunjukin dia ciri cirinya. terus dia pamit deh pulang, gak ngeyel juga sih,, " ucap rina mengambil makanan dimeja
sheza berpikir jika satria yang mencarinya maka dia tak perlu menanyakan ciri ciri sheza seperti itu,
tanpa mereka sadari orang yang sedang mereka bicarakan sudah diluar ruangan sambil menelpon orang yang sudah menyuruhnya
" bos, apakah wanita ini yang bos maksud " ucap bara
bara mengirim foto ketiga gadis diruangan itu dia dapat poto mereka dengan caranya sendiri
abhi tersenyum diruangannya dan membalasnya
" ya, dan kenapa wanita itu berada dirumah sakit, apa kau tau sedang apa disitu " tanya abhi
__ADS_1
" bos tadi saya sudah menanyakan hal itu kedokter, ternyata wanita itu bernama sheza dan dia sedang dirawat karena dia mengalami kecelakaan waktu kecil dan mengalami hilang ingatan dan sekarang dia sudah ingat kembali " terang bara
abih manggut manggut paham tentang itu dan dia segera mematikan ponselnya.
diluar setelah sepakat dengan gilang shivania keluar dari dalam mobil dengan wajah cemberut bagaimana tidak saat dikantor dia terus saja digoda oleh gilang dan selama diperjalanan gilang terus saja meminta ini itu pada shivania
tidak taukah dengan bicaranya bisa membuat jantung shivania loncat keluar dari dadanya, wanita macam apa dia yang memegang kendali setiap melakukan hal itu diatas suaminya akan dia pikir terlebih dahulu.
" aku mau gaya seperti ini, dan gaya seperti ini juga, kau tak bisa menolaknya karena ini syarat dariku " omongan gilang masih terngiang diatas kepalanya .
ingin rasanya dia memukul gilang saat ini, tapi apa daya saat ini pinggangnya semakin dirangkul erat oleh suaminya ini
" kau datang kesini bersamaku maka, jangan coba coba jauh dariku, paham ! " gilang memperingati shivania
shivania hanya bisa menghela nafas dengan berat kenapa seperti ini kenapa suaminya itu jadi banyak bicara setelah mengungkapkan perasaan dan melakukan hal itu dengannya !
shivania langsung masuk ketika sudah didepan pintu karena tadi gilang melepaskan rangkulannya dan meminta izin untuk pergi sebentar entah kemana dia pergi shivania pun tak terlalu memperdulikannya .
" asalamualaikum gaeess.... " teriak shivania melihat ketiga temannya dari semenjak teman teman sheza ada bersamanya ibu halimah pamit untuk pulang dahulu sesudah maghrib baru dia kerumah sakit lagi
" hey gaes , kenapa rambut vina berantakan seperti habis dilabrak istri orang ? " dengan senyum diwajahnya shivania memeluk sheza dan duduk disamping sheza
" ini gara gara sirina, masa gUe dijadiin percobaannya ! " vina cemberut kesal rina mengambil makanan langsung menyumpal mulut vina agar berhenti bicara
" zha, kenapa diem bae ngopi napa ? "
" loe datang sendiri ? " tanya sheza melirik shivania
" gak, mungkin lagi nungguin diluar ! "
" katanya loe mau pulang jam berapa biar kita temenin " ucap shivania lagi
" setelah dad gue datang baru kita pulang, tau sendiri dad gue masa allah banget ! " ucap sheza
__ADS_1
" emang kenapa baba loe, " ucap vina penasaran
" nanti loe tau sendiri, sekarang loe abisin nih buah sama cemilannya sayang tau, " rina memberikan semua buah dan cemilan kepangkuan vina dengan senang hati vina memakan semua itu jika tidak habis biar dibawa pulang untuk diperjalanan nanti
" oh ya zha , coba loe ceritain kejadiannya sama kita sekarang apa yang terjadi sama loe dulu dan sekarang loe bisa ingat kembali setelah loe pingsan kemarin ? " ucap shivania ingin tau lebih jelas
ketiga gadis itu memaksa sheza untuk meneceritakan masa lalunya
shezapun menceritakan semuanya ketiga gadis itu terlihat sedih dan terlihat marah ketika sheza menceritakan jika kecelakaan itu disengaja apa lagi sampai menewaskan ibu kandung sheza para penjahat diluaran sana masih merajalela dan harus dibasmi
" kita akan bantu loe zha, gue mau bejek bejek penjahat itu sampai gEpEng, " geram rina memutar keoalan tangannya ditelapak tangan yang satunya lagi
" iya , gue juga ikutan " vina bersuara sambil memakan buah apel dimulutnya
" kita mulai dari mana, kejadian itu sudah lama dan mungkin loe juga sudah lupa penjahat itu zha " shivania khawatir
" loe tenang aja va, seingat gue penjahat itu sama pas dulu yang akan pernah nyulik gue buat jadi sanderaan, dulu gue pernah lihat dipergelangan tangannya ada sebuah tanda tapi itu kendalanya gue lupa gambarnya " sheza mengingat kembali namun sayang terlalu sulit untuk diingat
semoga saja perlahan sheza akan ingat tanda apa itu ? dan segera menangkap para penjahat yang telah membuat ibunya meninggal dunia
" tapi sebelum itu, kita harus belajar bela diri tidak mungkinkan kita menyerahakan diri dengan suka rela pada mereka, " ucap shivania
" loe bener va gue juga setuju jika kita belajar bela diri kan itu penting buat kita, tuh dengerin vin jangan makan terus loe " rina menyenggol buah yang ada ditangan vina samoai terjatuh kelantai
" ya ya ya , apaan siih biasa aja dong " vina cemberut karena rina selalu saja mengganggunya
" ya sudah jika sheza sudah sembuh total maka kita akan mulai melakukan hal itu okay " ucapa shivania dan dia angguki oleh ketiga gadis itu
shivania menaruh sebelah tangannya didepan dan rina diatas tangannya disusul vina dan sheza mereka tos bersama
akankah mereka berhasil menemukan penjahat itu ? berdoa saja jika mereka tidak ditemukan oleh genk sherina jika tidak entah apa yang akan diperbuat oleh keempat gadis cantik tersebut
tegad mereka membalas perbuatan mereka yang menindas orang yang lemah
__ADS_1
tunggu saja aksi keempat gadis serabutan...