Ibu Sambung Untuk Anakku

Ibu Sambung Untuk Anakku
Berita Sovia


__ADS_3

...I.B.U.S.A.M.B.U.N.G.U.N.T.U.K.A.N.A.K.K.U...


...Ya Allah, Engkaulah Tuhan yang memberi keselamatan dari keselamatan...


***


Elea masih mematung,kunyahan keripik di dalam mulut pun juga ikut terhenti. Ia tak menyangka jika media akan secepat ini menyebar berita.


Elea mematikan televisi dan mulai fokus pada ponsel. Ia berselancar di akun instagram milik Sovia.


Banyak sekali komentar nitijen disana.


Terutama pada postingan yang menampilkan di unggah pada 3 hari yang lalu. terdapat 11 ribu lebih komentar.


Elea mengklik dan mulai membaca perlahan.


“Astaghfirullah.” Pekik Elea.


Komentar mereka sangat keterlaluan. Hinaan dan hujatan yang tak pantas dilontarkan sebagai sesama manusia. Mereka menghakimi seenaknya.


Bahkan ada salah satu komentar nitijen yang meminta Sovia untuk bunuh diri saja.


Setelah membaca beberapa komentar dipostingan Sovia. Elea kembali membuka DM dari akun instagramnya.


Elea menyerngit karena ada DM dari salah satu akun fake yang baru saja ia terima .Tangannya tergerak untuk membuka pesan tersebut.


“Ya Allah!” pekik Elea lebih kencang dari yang pertama.

__ADS_1


Ponsel yang ia pegang ikut jatuh di atas sofa.


Elea menutup mulut. Tubuhnya menggigil dengan peluh yang mendadak mengalir di pelipis. Elea takut.


“Allahumma antas salaam, wa minkas salaam, tabaarokta dzal jalaali wal ikroom.”


(Ya Allah, Engkaulah Tuhan yang memberi keselamatan dari keselamatan)


Lekas Elea berdoa dan mengusapnya dari wajah hingga ke badan.


Elea mengambil napas berkali-kali untuk menetralkan jantungnya yang masih berdetak keras.


Sebuah akun yang tak memiliki satu pengikut pun. Foto profilnya tak tertera disana. Ia mengirim sebuah pesan untuk Elea yang berisikan.


Hidup lo ga akan tenang. Dan lo akan kembali pada posisi awal.


Elea langsung memblokir akun tersebut karena takut.


Suara bel membuat Elea tersentak. Ia mulai merasa waspada. Berkali-kali mengucap istighfar karena berburuk sangka.


“Mama.” Ternyata yang datang adalah Mama Nira, mertua Elea.


Perempuan paruh baya yang masih cantik itu mengembangkan senyum . Elea mencium tangan Mama Nira dan membawa Mama Nira untuk masuk.


“Sama siapa Mah? Kenapa ga bilang kalau mau kesini. Nanti Elea minta supir untuk jemput Mama.”


Mereka duduk di sofa yang tadi Elea duduki. Duduk saling bersisian.

__ADS_1


“Sendiri, ga perlu repot. Mama juga tadi di antar sama supir. Mau ketemu cucu sama menantu Mama. Udah kangen.” Mama Nira bicara dengan santai.


“Cila mana? Apa dia sering ngeluh sakit?” Tanya Mama Nira melanjutkan bicaranya. Ia menengok ke kiri dan ke kanan untuk mencari keberadaan cucu kesayangan.


Elea menggeleng “Cila lagi tidur siang, Ma. Kurang tidur karena tadi malam sibuk dengan trofi yang Mas Ardha dapat. Sampai trofinya di bawa tidur. Untung ga kenapa-napa.”


Terang Elea. menceritakan bagaimana antusiasnya Cila saat Ardha mendapat penghargaan.


Berbicara dengan Mama Nira membuat takutnya sedikit mereda. Setidaknya sekarang pikirannya teralihkan.


“Iya, Mama juga sempat khawatir kemarin malam.”


Elea menganggukkan kepala. “Mama mau minum apa? biar Elea buatkan.”


“Mama ga haus. Nanti bisa ambil sendiri. Bagaimana kalau kita masak? Mama mau nyoba resep baru. Kemarin liat ditelevisi kayanya enak.” Antusias Mama Nira.


“Boleh, Ma. Mudah-mudahan bahan yang ada di kulkas lengkap.”


Mereka beranjak dan mulai melangkah menuju dapar. Membuka isi kulkas dan ternyata bahan yang tersedia sesuai dengan masakan yang ingin Mama Nira masak.


Di sela kesibukan Elea. Mama Nira ke ruang tamu sebentar dengan alasan ingin mengecek ponsel.


Takut jika papa Dave menelpon. Elea pun mempersilahkan dan melanjutkan pekerjaan Mama Nira.


Elea aman sama Mama. Kamu tenang aja. kamu juga pulangnya hati-hati. Jangan sampai ada wartawan yang ngikutin.


Mama Nira mengirimkan pesan pada Ardha. Karena sedari tadi laki-laki itu terus saja bertanya.

__ADS_1


Ardha sengaja meminta Mama Nira untuk menemani Elea di rumah.


Takut jika ada yang berniat mencelakai Elea. atau wartawan yang tiba-tiba datang dan bertanya sesuatu. Ardha takut jika Elea merasa tak nyaman.


__ADS_2