Ibu Sambung Untuk Anakku

Ibu Sambung Untuk Anakku
Part 76


__ADS_3

Pricilia masih berdiri di depan kamar mamahnya dia ingin mendengar ucapan mamah, kira-kira apa yang mau mamahnya katakan terdengar mamahnya sedang menelpon seseorang, tiba-tiba Abimana datang mengagetkan dirinya membuat Pricilla terkejut saat sang kakak memanggilnya.



"Dek." Panggil Abimana.



"Iya kak." Jawab Pricil.



"Kamu ngapain? Itu Dikta dari tadi sudah nungguin di bawah ," ucap Abimana.



Pricilia menganggukkan kepalanya dia turun kebawa mau menemui Dikta, dia melihat Dikta yang sedang ngobrol bersama Alfian mereka terlihat sangat dekat dia tersenyum melihat dua jagoan yang berbeda generasi.



Mereka berdua belum menyadari kedatangan Pricilia yang sudah berada di belakangnya, Pricilia menggeleng keponakannya ini seperti orang dewasa kalau lagi ngobrol sama orang yang nyambung kalau di ajak bicara membuat dia betah.



"Om, menurut om aunty Pricil cantik nggak?" Tanya Dikta ke Alfian.



"Yang namanya perempuan pasti cantik den, tapi memang bener sih kalau aunty Pricil memang cantik." Jawab Alfian.



"Om mau nggak kalau nanti menikah sama aunty Pricil?" Dikta kembali bertanya sama Alfian.



Alfian mengusap rambut Dikta dia tersenyum mendengar pertanyaan dari anak atasannya, Dikta tersenyum melihat Alfian berharap Alfian mau menjawabnya tetapi Alfian tak kunjung menjawabnya.


__ADS_1


"Om jawab dong kenapa nggak jawab, om mau nggak kalau nanti menikah sama aunty Pricil?" Lagi-lagi Dikta kembali bertanya.



"Kalau om sudah pasti mau, tapi belum tentu aunty mau menikah sama om." Jawab Alfian.



Mendengar ucapan Alfian Pricil terkejut tapi nggak mungkin kalau Alfian beneran mau menikah dengannya, mungkin dia menjawab seperti itu biar Dikta nggak bertanya terus menerus, Pricilia berdehem kecil agar mereka berdua menyadari ke datangnya.



Alfian terkejut saat mendengar suara orang berdehem dia melihat ke belakang dan melihat Pricilia sedang berdiri, Alfian sedikit gugup dia takut kalau Pricil mendengar pembicaraannya dengan Dikta.



"Malam non," Ucapnya.



"Malam bang Alfian, kalian lagi ngomongin apa kok kayanya seru banget?" Pricil menjawab sekaligus bertanya.




"Iya aku sudah siap bang." Jawabannya.



Mereka bertiga berangkat mau ke pasar malam, Abimana sengaja menyuruh Alfian untuk membawa Pricilia jalan-jalan dengan mereka menjadikan Dikta sebagai umpan.



Setelah kepergian Pricilia Abimana memanggil Ayumi lewat sambungan telepon dan menyuruh adik dan juga adik iparnya untuk segera menemui dirinya di ruang kerja, Ayumi mengiyakan ucapan kakaknya.



Mereka sudah berkumpul di ruang kerja Abimana, Fani ikut serta gabung bersama mereka, Abimana melihat mereka bertiga Ayumi penasaran apa yang mau di katakan kakaknya kenapa sampai menyuruh dirinya dan suaminya mendatangi ruang kerjanya apa ada sesuatu yang penting.

__ADS_1



"Ada apa kakak memanggil kemi? Apa ada sesuatu yang penting?" Ayumi langsung menanyakan sama kakaknya.



"Iya dek, ini soal Pricilia." Jawab Abimana.



"Pricilia ada apa dengan Pricilia kak?" Tanyanya lagi.



Abimana melihat ke arah istrinya yang juga sedang ikut mendengarkan pembicaraan mereka, Ayumi mengikuti arah pandang kakaknya dia dan suami masih menunggu jawaban dari Abimana sebenarnya apa yang mau di bicarakan kakaknya.



"Sepertinya kita harus memberi tau yang sebenarnya sama Pricilia dek, kakak takut kalau sampai dia tau kebenarannya dari orang lain, dan kamu tau kan kalau mamah selalu berusaha ingin memberi tau semuanya sama dia, dan kamu tau kan kalau mengingat kejadian masalalu mamah selalu saja emosi, kakak nggak mau kalau mamah ngomong yang nggak-nggak sama Pricilia kasian dia karena dia nggak tau apa-apa soal ini." Ujaran Abimana.



Pricilia menganggukkan kepalanya pelan yang di katakan Abimana memang bener-bener mereka harus secepatnya memberi tau Pricilia jangan sampai adiknya tau masalah ini dari orang lain, Irham juga setuju yang di katakan kakak iparnya memang ada benernya, apa lagi Voke juga sudah tau gara-gara ucapan mertuanya waktu itu.



"Iya sayang, yang di katakan kak Abimana memang benar, kalian harus memberi tau semuanya sama Pricilia secepatnya kalau dia memang bukan adik kandung kalian, apalagi Voke sudah mendengar semuanya." Ujarnya.



"Baiklah kak, terus kapan kita akan memberi tau ke Pricilia?" Tanya Ayumi.



"Seminggu lagi saat dia ulang tahun." Abimana melihat mereka bertiga.



Prang!

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2