Ibu Sambung Untuk Anakku

Ibu Sambung Untuk Anakku
Fatih Terluka


__ADS_3

...I.B.U.S.A.M.B.U.N.G.U.N.T.U.K.A.N.A.K.K.U...


...Tuhanku, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit. Berikanlah kesembuhan karena Kau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Kau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri...


...Shahih Bukhari dan Muslim dari Aisyah RA...


***


Bugh,


Dariush terpental ke samping. Tubuh laki-laki itu tersungkur disamping Elea. Belum sempat Dariush mendongak, tubuhnya kembali ditarik kasar hingga jatuh dari kasur dan tergeletak dilantai.


"Mas Fatih," lirih Elea dan dengan cepat melepaskan ikatan yang melilit tangannya. Lalu mengambil kain sisa jilbab untuk menutupi kepala.


Ya, laki-laki yang sedang berdiri di depan Elea saat ini adalah Fatih. Napas laki-laki itu menderu. Ia seakan telah ikut lomba lari marathon.


Fatih terus menghajar Dariush dengan membabi buta. Pukulan demi pukulan mendarat di pipi Dariush.


Fatih menarik rambut Dariush hingga membuatnya meringis. Dapat dipastikan bahwa beberapa helai rambut Dariush ikut terlepas.


"Kurang ajar!" hardik Dariush, dengan sisa tenaga melawan dan menghajar Fatih. Mereka pun saling melawan dan tak ada niatan untuk behenti.

__ADS_1


"Tolong!" Elea hanya mampu berteriak. Ia tak bisa melerai karena keduanya sama-sama dirundung emosi.


"Jangan pernah lo sentuh dia atau lo mau habis ditangan suaminya!" hardik Fatih disela pukulan. Ia menggeram pada Dariush.


Ada rasa sakit saat menyebut nama suami. Tapi lekas Fatih tepis, sekarang status Elea memang sebagai istri Ardha.


"Lo yang bakalan habis ditangan gue, dasar keparat!" suara Dariush tak kalah nyaring. Menggema dan membuat tubuh Elea kembali bergetar. Takut terjadi sesuatu pada Fatih.


Elea gegas berlari keluar untuk mencari pertolongan. Langkahnya menuruni anak tangga dengan cepat dan hampir saja terpeleset.


Dibingkai pintu, Elea melihat Pak Agus satpam yang saat itu bertugas menjaga rumah dengan wajah panik karena mendengar beberapa kali sang majikan meminta tolong.


"To-tong Pak! Di dalam ada Mas Fatih lagi berantem sama orang." Elea tak menyebutkan nama Dariush.


Dengan kening yang menyerngit bingung Pak Agus berlari menuju lantai atas karena terdengar suara pecahan kaca. Pun dengan Elea yang juga gegas menyusul.


"Astaghfirullah" pekik Elea yang sudah berada diambang pintu.


Pak Agus pun tak kalah terkejut saat mendapati Fatih telah terkapar dengan luka dikepala. Darah segara mengalir hingga pelipis bahkan ada beberapa tetes darah dilantai.


Hanya Fatih yang ada didalam kamar. Elea dan Pak Agus gegas mendekati. Mata Elea menelisik mencari sosok Dariush.

__ADS_1


Horden yang bergerak menandakan bahwa jendela tengah terbuka.


Elea berlari menuju jendela dan benar dugaannya. Ternyata Dariush melarikan diri lewat balkon. Entah bagaimana laki-laki itu bisa turun dari sana. Elea tak lagi memedulikan karena sekarang ia lebih mengkhawatirkan Fatih.


"Kita bawa ke rumah sakit sekarang, Pak!" titah Elea dan Pak Agus pun mengangguk. Laki-laki itu membopong Fatih yang hampir kehilangan kesadaran.


Sebelum dibopong, Fatih menatap manik Elea sambil berkata "Jangan nangis," lirih Fatih pelan sekali.


Elea mengangguk dengan lemah dan menyapu air matanya. Merasa bersalah karena keadaan Fatih disebabkan olehnya


Allāhumma rabban nāsi, adzhibil ba’sa. Isyfi. Antas syāfi. Lā syāfiya illā anta syifā’an lā yughādiru saqaman.


(Tuhanku, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit. Berikanlah kesembuhan karena Kau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Kau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri)


Elea mengikuti Pak Agus. Mereka bertemu Bi Mia yang baru saja turun dari mobil bersama supir. Ekspresi terkejut karena melihat Fatih dengan keadaan yang buruk.


"Ya gusti, Mas Fatih kenapa?"


"Siapkan mobil, Bi. Kita kerumah sakit sekarang. Nanti aku jelasin." ucap Elea.


Mobil melaju membawa Fatih menuju rumah sakit. Ia duduk dikursi belakang bersama Bi Mia. Elea duduk disamping kemudi, sedang Pak Agus tetap di rumah untuk berjaga-jaga.

__ADS_1


__ADS_2