Istri Yang Terabaikan

Istri Yang Terabaikan
S3 EPISODE 107 - HUJAN TEMBAKAN


__ADS_3

"Foto?"


Lyra tak mengerti, foto apa yang dimaksud oleh Alex. Dengan wajah yang bimbang, Alex pun berusaha mengatakan nya kepada Lyra dengan baik.


"Kurasa, kau harus melihat ini, Ayo ikut aku"


Lyra mengikuti langkah kaki Alex menuju ke sebuah ruangan, ruangan yang tak asing bagi Lyra.


"Ini kamar Ed, kenapa masuk ke sini? Ed kan tidak suka...."


"Benar, Ed tidak pernah mengizinkan siapapun masuk ke kamar nya, makanya kalian selalu menggunakan hotel, atau rumah Ben, alasan nya karena ini"


Alex membuka pintu kamar itu lebar - lebar dan membiarkan Lyra masuk ke kamar itu. Alex pun membuka tirai yang menutupi dinding kamar itu, dan terlihatlah semua hal yang selama ini selalu Edison sembunyikan dari Lyra, alasan mengapa Edison tak pernah mengizinkan siapapun masuk ke kamar nya.


"Ini....."


"Benar, semua nya Edison sembunyikan darimu, ia malu jika kau tahu akan hal ini, semenjak kau pergi, Ed selalu mengurung diri di kamar dengan hal ini"


Lyra memperhatikan satu persatu semua yang tertempel di kamar Edison. Semua berisi kenangan Edison bersama Lyra, bahkan setiap benda kenangan dari kencan mereka Edison simpan dengan baik seolah itu benda berharga baginya. Semua jejak kenangan mereka serta foto Lyra tertempel di dinding itu.


Yang membuat air mata Lyra jatuh adalah ketika melihat foto USG anak mereka yang Lyra tinggalkan saat ia pergi. Edison menggantung nya dengan pigura, dengan note yang tertempel.


Anak ku, maaf kan kesalahan ku, jika bisa tolong bawa papa mu ini kepada mama mu, meski akan sangat sulit, papa ingin memperbaiki semua nya dan membahagiakan mama mu, karena mama mu adalah wanita yang selalu papa cintai.


"Huaaaahhh" Tangisan Lyra pecah, hatinya begitu sakit dan terasa perih.


"Ed mencintai mu Lyr, dia tulus mencintai mu, meski dia telah menyakiti mu, tapi dia sungguh mencintaimu, bisakah kau memaafkan nya?"


"Alex...ku kira.....ku kira Ed tak pernah mencintai ku, ku kira hanya aku yang selalu mencintai nya, Aku salah....cinta nya padaku sama besarnya seperti aku mencintai nya, Tapi bagaimana jika Ed tidak akan bangun?"


"Berdoa saja Lyra, Ed harus bangun demi dirimu, ia sudah menantikan cukup lama untuk bertemu dirimu, ia harus bangun"


Lyra memeluk foto hasil USG anak nya dengan erat. Hatinya berdoa dengan kesungguhan yang ia miliki, agar Edison segera bangun.


Ya Tuhan, kumohon.....jangan ambil dia dariku, Aku masih mencintai nya dan memerlukan nya di dalam hidup ku, Anak ku...ini salah mama yang tak bisa menjaga mu dengan baik, tapi tolong bantu doakan papa mu supaya bisa segera sembuh dan sehat kembali.

__ADS_1


Kring....kring.....


"Sebentar, ada telfon masuk dari John"


Alex meninggalkan Lyra di dalam kamar sendirian dan mengangkat telfon dari John. Tak lama kemudian Alex datang dengan wajah yang cukup serius.


"Bianca sudah di temukan" Ucap Alex.


"Apa?! Dimana?! Ayo kita pergi sekarang"


"Namanya sudah terdaftar di acara resmi pembukaan cabang perusahaan Mr. Frank, saat ini belum ada yang tahu bahwa Mr. Frank ditahan oleh pihak kita, kecuali dari pihak dubes dan keluarga kerajaan"


"Kapan acara itu?"


"Acaranya besok malam, di Gedung Clyvendin Hall, dia akan memimpin ucapan pembuka sebagai wakil dari Mr. Frank"


Tidak biasanya Lyra bergerak tanpa rencana, namun dalam keadaan kali ini, ia harus mengandalkan keberuntungan nya, jika menunggu surat penangkapan dan mencari bukti lagi, Bianca akan segera kabur ke negara lain tanpa jejak, kali ini Lyra akan bergerak tanpa rencana apapun.


"Aku bersedia dikatakan gila, tapi....ayo kita pergi ke Acara itu besok"


"Bagaimana caranya? Kita tidak memiliki undangan nya"


"Masalah itu gampang, serahkan saja kepadaku"


Esoknya, di Clyvendin Hall....


Acara formal megah dengan code dress tuxedo dan gaun pesta. Semua pihak yang hadir di pesta telah memenuhi aula besar itu. Lyra dan Alex sudah lengkap dengan setelan mereka.


"Permisi, boleh saya lihat undangan nya?" Tanya pihak keamanan yang menjaga di pintu depan.


"Kami ini tamu undangan yang akan mengisi acara, kami akan memainkan musik saat acara di mulai" Jawab Lyra.


"Kalau begitu, boleh kami memeriksa kotak biola yang anda bawa?" Tanya petugas itu.


"Apa yang bisa kalian lihat selain biola di dalam nya, baiklah sebelum itu aku harus membenarkan sepatu ku dulu"

__ADS_1


Lyra menunduk untuk membenarkan sepatu nya fan menjatuhkan koin nya, dengan jentikan jari nya, petugas keamanan itu memandang koin itu dengan fokus dan melihat koin itu berputar - putar di laintai.


"Dalam hitungan ketiga, kalian akan mendengar kan semua perintah ku, 1...2...3..."


Jentikan jari Lyra pun berhasil membuat kedua petugas keamanan itu terhipnotis dengan cepat.


"Pak kami akan masuk ke dalam sebagai pengisi acara dan memainkan biola kami sebagai penghibur pada acara ini, biarkan kami masuk" Ucap Lyra dengan nada yang datar.


"Tentu saja, silahkan masuk" Ucap kedua petugas itu secara bersamaan.


Dengan cepat Alex menyusul Lyra yang dengan santai masuk melewati pintu. Dengan jentikan jari yang terakhir, petugas itu pun kembali sadar seolah tak terjadi apapun. Alex mengikuti Lyra yang menaiki Elevator.


"Hebat!! Darimana kau belajar itu?!" Tanya Alex.


"Ini sebenarnya trik yang sering Ed lakukan, kemampuan ku masih kalah dari Ed, tapi tolong perhatikan sedikit bicara mu, kita harus mematikan ruang CCTV"


CCTV adalah hal paling merepotkan, sedikit saja ia terekam maka rencana nya akan mudah diketahui dan memiliki jejak.


"Tenang, Ben dan John sudah menyuruh Anthony mematikan CCTV, Anthony sudah datang sejak pagi dan mengontrol CCTV"


"Bagaimana dia bisa masuk?"


"Menyamar sebagai pihak keamanan"


"Cerdas!!"


Akhirnya, Lyra dan Alex segera menuju ke lantai dua, yang akan menghubungkan nya tepat di atas panggung. Lyra dan Alex mengambil posisi yang pas untuk memudahkan nya mencari tempat persembunyian dan pelarian ketika mereka dikejar nanti nya.


"Disana Bianca!!" Alex menemukan keberadaan Bianca.


Lyra membuka kotak biola nya yang ternyata berisikan senapan besar, dan pastinya punya kelebihan untuk mengenai sasaran dalam sekali tembak. Lyra mengambil posisi dan mulai fokus pada target nya.



"Bianca, hari ini adalah terakhir bagimu melihat dunia ini"

__ADS_1


-bersambung-


__ADS_2