
"Paa,, ada apa sih sama Mamaa..? Aku perhatiin dari tadi sore banyak diam, terus muka Mamaa gak enak di lihat gitu.." tanya Ayu seraya duduk di samping Papaa-nya yang sedang menikmati segelas kopi hangat.
"Nanti juga kamu tau sendiri, Ayu.. Sekarang lebih baik kamu bersiap-siap, sebentar lagi kita akan pergi keluar.." ucap Papaa..
"Memang mau pergi kemana, Paa..? Ke rumah Kak Bayu atau mau jalan-jalan..?" tanya Ayu lagi yang merasa penasaran.
"Kita akan pergi jalan-jalan.."
"Asyikk..! Yaa udah kalau gitu Paa, aku mau siap-siap dulu yaa.." sahut Ayu dengan girang, lalu berjalan masuk ke dalam kamar.
"Maaf yaa Ayu, Papaa terpaksa berbohong. Karena kalau tidak, kamu pasti akan memberitahu Bayu atau Risha.." gumam Aji dalam hati.
Kini Ayu dan kedua orang tuanya telah berada di dalam mobil, bersama dengan se'orang supir yang akan mengantarkan mereka pergi ke tempat tujuan. Selama di perjalanan, mereka hanya terdiam terutama Mamaa dan Papaa. Ayu yang menyadari hal itupun merasa aneh, di tambah saat Ia mengetahui bahwa jalan yang mereka lewati adalah jalan menuju rumah Bayu.
"Ini bukannya jalan ke rumah, Kak Bayu..?" gumam Ayu dalam hati, kini Ia mulai merasakan tidak enak hati. Seolah akan terjadi sesuatu yang buruk nantinya, Ia ingin memberitahu tahu Bayu tentang kedatangannya. Tapi sudah terlambat, karena mobil yang membawa mereka saat ini telah tiba di depan rumah Bayu..
Se'orang penjaga yang menjaga kediaman rumah Bayu pun segera melapor pada Bayu, tentang kedatangan kedua orang tuanya itu.
"Ada apa, Pak..?" tanya Bayu saat melihat se'orang penjaga memanggil namanya.
"Di depan ada tamu Mas, katanya orang tuanya dari Mas Bayu.." ucap pria yang berusia lebih tua dari Bayu itu.
"Jadi Mamaa sama Papaa datang..? Kok gak bilang-bilang dulu,mmmh.. Yaa udah Pak, langsung di persilahkan masuk aja yaa.." sahut Bayu yang langsung masuk ke dalam rumah untuk memberitahu Risha dan Maya, bahwa orang tuanya telah datang dengan tiba-tiba.
"Mamaa,, Papaa.. Kok gak bilang kalau mau datang..?" tanya Risha sembari menyambut dan memeluk kedua orang tua Bayu yang sudah di anggap seperti orang tuanya sendiri.
"Iyaa Sayang, Mamaa mau kasi kalian kejutan.." sahut Mamaa sembari tersenyum, lalu menatap ke arah Maya dengan tatapan yang tajam.
__ADS_1
Kini semua orang berada di ruang keluarga, entah kenapa tiba-tiba suasana di ruangan itu menjadi tegang. Terutama saat Mamaa dan Papaa menatap ke arah Maya, dengan tatapan yang terlihat jelas tidak suka. Mendapat tatapan tajam dari kedua orang tua Bayu, membuat Maya akhirnya memilih segera ke dapur untuk menyiapkan minuman.
"Sebenarnya Mamaa datang ke sini, karena ada sesuatu hal yang ingin Mamaa katakan.." ucap Mamaa yang membuat semua orang semakin merasa tegang, di saat-saat seperti itu Maya pun datang dari arah belakang dengan membawa beberapa minuman dan makanan ringan.
"Silahkan di minum Pak, Bu.." ucap Maya dengan tersenyum ramah.
"Mamaa ingin kalian memecat dan mengusir perempuan ini dari rumah kalian..!" seru Mamaa sambil menunjuk ke arah Maya..
Degg..
"Tapi kenapa, Maa..? Memang Maya salah apa..? Kenapa Mamaa tiba-tiba ingin kami mengusir Maya..?" tanya Bayu yang kini mulai merasa cemas, karena Ia berpikir mungkin kedua orang tuanya telah mengetahui sesuatu tentang hubungannya dengan Maya..
"Kamu masih tanya kenapa, Bayu..? Kamu lihat ini..!"
Brakk..
"Maksud Mamaa apa, dengan menunjukkan foto-foto ini..?" tanya Bayu yang berusaha untuk menutupi hubungannya dengan Maya..
"Harusnya Mamaa yang tanya sama kamu, Bay.. Kenapa kamu menjalin hubungan dengan perempuan penggoda ini di belakang, Risha..?! Mamaa benar-benar kecewa sama kamu..!" seru Mamaa yang mengalihkan pandangannya pada Maya..
"Dan kamu, dasar perempuan tidak tau diri..! Bisa-bisanya kamu menggoda dan merebut Bayu dari menantu saya.." ucap Mamaa dengan penuh emosi.
"Tidak Bu, saya tidak--"
"Diam, kamu..!!" teriak Mamaa sembari melayangkan tangannya ke wajah Maya, namun Risha segera melindungi Maya. Hingga tamparan itupun mengenai wajahnya.
"Risha..! Kenapa kamu lakukan ini, Sayang..? Kenapa kamu melindungi perempuan tidak tau diri itu.." ucap Mamaa sembari memeluk tubuh Risha..
__ADS_1
"Maa,, Maya sama sekali gak salah, Risha yang salah, Maa.. Karena telah merebut Bayu darinya.."
"Maksud kamu apa bicara seperti itu, Risha..? Sudah jelas-jelas perempuan itu yang merebut Bayu dari kamu.." sahut Mamaa yang masih belum mengerti dengan apa yang sebenarnya terjadi.
"Gak Maa, Maya gak pernah merebut Bayu dari aku. Mereka udah bersama sebelum aku menikah dengan Bayu, jadi di sini aku lah yang salah. Maafin Risha, karena udah buat Mamaa sama Papaa kecewa.." ujar Risha sembari meneteskan air mata.
"Mamaa tidak peduli dengan semua itu, yang penting dia harus pergi dari rumah ini dan dari hidup Bayu.. Karena menantu Mamaa dan Papaa itu cuma kamu, Risha.." sahut Mamaa yang masih merasa tidak menyangka dengan semua ucapan Risha..
Mendengar itu, Maya pun merasa sangat sedih hingga membuat air mata terjatuh. Bayu yang melihat itupun langsung memeluknya, tanpa peduli bagaimana tanggapan kedua orang tuanya.
"Apa yang kamu lakukan, Bayu..? Bisa-bisanya kamu memeluk perempuan lain di depan Risha, istri kamu sendiri..!" bentak Papaa yang tidak terima dengan apa yang di lakukan Bayu pada Maya..
"Risha udah bukan istriku lagi, Paa.." balas Bayu yang sudah tidak bisa lagi menutupi semuanya.
"Jaga omongan kamu, Bay..!"
"Apa yang di katakan sama Bayu itu memang benar, Paa, Maa.. Risha udah bukan istri Bayu lagi, kami udah resmi bercerai secara agama dan negara. Sekarang Maya lah yang menjadi istri Bayu, mereka udah menikah siri.." jelas Risha dengan berat hati, yang terpaksa harus mengatakan semuanya.
"I-itu tidak mungkin..! Ini semua pasti gara-gara kamu..!!"
"Jangan, Maa..!" teriak Risha saat melihat Mamaa ingin menyakiti Maya. "Jangan sakiti Maya, dia sedang mengandung cucu Mamaa dan Papaa.." ucap Risha yang setelah itu tiba-tiba merasakan sakit kepala yang begitu hebatnya, dengan pandangan mata yang semakin kabur. Dan tidak lama kemudian, Ia pun jatuh pingsan.
"Risha..!!" teriak semua orang yang merasa sangat panik, melihat kondisi Risha yang kini tidak sadarkan diri.
"Ayo, Bayu..! Cepat bawa Risha ke dalam mobil, kita langsung ke rumah sakit.." perintah Papaa pada Bayu yang segera mengangkat tubuh Risha, lalu membawanya masuk ke dalam mobil...
Bersambung...
__ADS_1
🙏😊 A59⭐