
Setelah berusaha cukup keras membujuk Mamaa agar bisa kembali pulang ke negara I, pada akhirnya Mamaa pun mengijinkan Risha untuk pulang dan menjalani perawatan di sana. Risha dan Ayu pun merasa sangat senang, karena tidak sia-sia usaha mereka meminta bantuan dari Bayu dan juga Maya..
Kini semua orang membantu membereskan semua barang-barang Risha, Ayu dan juga Mamaa. Setelah beberapa bulan harus bolak-balik ke negara I dan S, kini sudah saatnya untuk kembali pulang.
"Apa semua sudah selesai..?" tanya Mamaa pada semua orang yang ada di ruangan itu.
"Iyaa udah beres semua kok Maa, sekarang waktunya untuk makan malam dan jalan-jalan,hee.." jawab Ayu sambil melirik ke arah Risha yang langsung tersenyum padanya.
"Iyaa Maa, Paa.. Sebelum kita pulang ke rumah, Risha pengen banget bisa jalan-jalan dulu, bolehkan..?" tanya Risha..
"Pasti boleh, Sayang.." jawab Mamaa sembari merangkul tubuh Risha..
"Kemanapun kamu mau pergi untuk jalan-jalan, pasti boleh, Risha.." ucap Papaa ikut menimpali.
"Tapi Risha kan belum sepenuhnya pulih Paa, jalan-jalannya jangan terlalu lama yaa, Sayang.." sahut Mamaa sembari menatap ke arah Papaa yang hanya tersenyum dan menggaruk kepalanya.
Kini semua orang bersiap-siap untuk pergi makan malam bersama, di lanjutkan dengan berjalan-jalan ke tempat wisata yang di inginkan oleh Risha. Dengan di dampingi oleh se'orang dokter yang bertugas untuk berjaga-jaga, jika keadaan Risha tiba-tiba kembali merasakan sakit pada kepalanya.
Sudah puas mengunjungi beberapa tempat wisata, kini saatnya semua orang menuju ke tempat terakhir yaitu pusat perbelanjaan yang terkenal di negara itu. Dengan penuh semangat, mereka mendatangi toko-toko yang di lewati. Sedangkan Risha dan Ayu mengikuti Bayu dan Maya yang sedang berada di toko pakaian anak-anak.
"Kalian berdua kenapa gak ikut sama Mamaa dan yang lainnya..?" tanya Bayu dengan raut wajah yang bingung, karena sejak tadi adik dan mantan istrinya itu selalu mengikuti kedua orang tuanya. Namun kini, justru mengikutinya ke toko pakaian anak-anak.
"Kak Bayu ngusir..?!" ucap Ayu dengan kesal dan berkacak pinggang mendengar pertanyaan dari Kakaknya itu yang seolah tidak menginginkan dirinya dan Risha ada di dalam toko itu.
"Bu-bukan ngusir--"
"Udah Mas, biarin aja mereka berdua di sini sama kita. Mungkin Ayu dan Risha mau membelikan sesuatu untuk Rian, bukan begitu..?" tanya Maya sambil tersenyum, lalu menatap ke arah Ayu dan Risha..
"Iy-iyaa benar yang apa di omongin sama Maya, yaa udah kalau gitu aku dan Ayu ke sana dulu. Ayo, Yu.." ajak Risha sambil menggandeng tangan Ayu untuk menjauh dari Bayu dan Maya..
__ADS_1
"Memang kita mau ngapain sih di sini, Ris..? Harusnya kita itu ke toko pakaian orang dewasa, bukannya toko pakaian khusus anak-anak.." gerutu Ayu sambil menarik nafasnya.
"Karena aku mau beli pakaian anak-anak, Ayu.. Yaa udah ayo buruan, bantuin aku untuk memilihnya.." sahut Risha sambil memilih beberapa pakaian anak-anak yang ada di depannya.
"Jangan bilang kalau itu mau buat anaknya Cindy,mmmh.." balas Ayu yang mencoba menebak untuk siapa Risha membelikan pakaian anak itu.
"Anggap aja buat hadiah untuk anaknya Cindy, Ayu.." ucap Risha yang tidak bisa menyembunyikannya dari Ayu..
"Cindy terus yang ada di pikiran kamu, Ris.. Padahal kan dia udah sering kali ngecewain kamu, terus sekarang punya anak dari laki-laki--"
Belum sempat Ayu menyelesaikan ucapannya, Risha segera menutup mulut Ayu dengan tangannya. "Udah Yu, jangan ngomong yang bukan-bukan. Mending sekarang kamu bantu aku pilih mana pakaian yang bagus.." ucap Risha seraya menunjukkan beberapa pakaian anak pada Ayu..
"Semua juga bagus-bagus, Ris.." sahut Ayu dengan ketus, karena Ia merasa kesal dengan Risha yang selalu peduli dengan Cindy. Orang yang sudah membuatnya kecewa.
Selesai memilih beberapa pakaian anak-anak, kini Risha mengajak Ayu untuk ke toko mainan. Di sana, mereka kembali bertemu dengan Bayu dan Maya yang ternyata juga ingin membeli mainan untuk putra mereka.
"Loh,, kalian berdua ngapain ada di sini juga..?" tanya Maya saat melihat Risha dan Ayu ada di sana.
"Iy-iyaa Kak Maya, aku sama Risha mau ke sana dulu yaa,hee.." sahut Ayu sambil menarik tangan Risha..
"Kenapa mereka jadi bersikap aneh seperti itu yaa..?" gumam Maya..
"Kamu kenapa Sayang, kok bengong gitu..?" tanya Bayu tiba-tiba sambil menggendong Rian..
"Gak kenapa-kenapa kok Mas, sini Rian biar gantian aku yang gendong. Kamu bawa barang-barang belanjaannya aja yaa, Mas.." ucap Maya sembari menunjuk beberapa barang belanjaan yang lumayan banyak.
🐝
Setelah puas berbelanja, semua orang pun segera berkumpul ke tempat yang sebelumnya telah di tentukan. Begitu juga dengan Risha dan Ayu yang baru saja tiba di tempat itu.
__ADS_1
"Kamu kenapa, Sayang..?" tanya Mamaa saat melihat Risha yang berjalan sembari di rangkul oleh Ayu..
"Kenapa dengan Risha, Ayu..?" Papaa pun ikut berjalan menghampiri Risha..
"Kepala Risha tiba-tiba sakit lagi Maa, Paa.. Mungkin kecapekan.." jawab Ayu..
Mamaa dan Papaa pun segera membawa Risha untuk duduk terlebih dulu, dan se'orang dokter yang ikut serta bersama mereka juga langsung memeriksa keadaannya. Selesai memeriksa, Risha segera di bawa kembali ke rumah sakit untuk di periksa lebih lanjut.
"Seharusnya Mamaa tidak mengijinkan Risha untuk pergi berjalan-jalan, padahal kondisinya masih belum begitu membaik.." ucap Mamaa dengan rasa cemas dan menyesal, Ia takut kembali terjadi sesuatu yang buruk pada Risha..
"Mamaa tetap tenang yaa, kita berdo'a semoga Risha baik-baik saja.." sahut Papaa sembari menarik tubuh Mamaa ke dalam pelukannya.
Tidak lama kemudian, dokter yang menangani Risha pun keluar dari ruangan tempat Risha di rawat. Ia berjalan menghampiri Mamaa dan Papaa, dan mengatakan bagaimana hasil pemeriksaan yang telah di lakukan.
"Gimana keadaan Risha, Maa Paa..?" tanya Bayu dan Ayu bersamaan dengan raut wajah yang masih terlihat cemas, saat melihat dokter telah selesai berbicara dengan kedua orang tuanya.
"Dokter bilang keadaan Risha sekarang sudah baik-baik saja, dia hanya kelelahan yang membuat kepalanya jadi sakit kembali.." jawab Mamaa yang kini telah kembali merasa tenang dan lega setelah mengetahui keadaan Risha saat ini.
"Syukurlah kalau gitu Maa, tadi aku cemas banget kalau Risha sampai kenapa-kenapa lagi.." sahut Ayu..
"Iyaa Ayu, Kakak juga tadi ngerasain seperti itu. Cemas banget.." balas Bayu..
"Yaa sudah kalau begitu, lebih baik sekarang kalian kembali ke hotel. Kasian Rian sudah tertidur seperti itu.." ucap Papaa pada Bayu yang terlihat sedang menggendong Rian yang sedang tertidur.
"Biar Mamaa dan Papaa yang menjaga dan menemani Risha di sini.." sahut Mamaa yang ikut menimpali
Kini Bayu, Maya dan Ayu pun segera meninggalkan tempat itu dan pergi menuju ke hotel tempat mereka menginap beberapa hari ini...
Bersambung...
__ADS_1
🙏😊 A59⭐