
Alya masuk ke kampus hari ini. Semua gosip Alya akan dikeluarkan sudah menyebar kemana-mana. Namun bagaimana Alya bisa masuk ke kampus hari ini membuat semua orang bingung. Sarah melewati sekumpulan para mahasiswa kampus yang sedang bercerita mengenai Alya.
"College beauty, Alya. Dia benar-benar hebat. Aku tidak menyangka bahwa dia diperbolehkan masuk kampus dan rencana untuk mengeluarkannya dari kampus di cabut." ucap Raka kepada sekumpulan mahasiswa.
"Sekelas anak anggota DPR saja di tolak sama dia." Sambung Joni kemudian tertawa pun pecah.
"Benar-benar wanita impian tidak sih?" Tanya Vicky salah satu sekumpulan mahasiswa tersebut.
"Ya. Dream girl," Jawab Raka.
"Andai bisa mendapatkan Alya," Joni berkhayal.
"Sudah! Kalian tidak usah berkhayal untuk mendapatkannya. Sulit!" Devian memutus agan-agan temannya yang masih berharap memiliki Alya sepenuhnya.
Sarah merasa geram dengan pemandangan apa yang sempat ia dengar. Ia tak terima Alya batal keluar dari kampus. Begitu juga dengan Randy yang berada di sebelah Sarah juga sama kesalnya. Randy dikucilkan dikalangan teman-temannya di kampus karena cintanya di tolak oleh Alya serta upaya penjegalan gagal Randy lakukan. Sedangkan Sarah ia berjalan kesal meninggalkan sekelompok orang yang sedang memuji-muji Alya. Ia menuju kamar mandi kampus.
__ADS_1
"Keterlaluan!"
"Seharusnya aku yang mendapat gelar 'College Beauty' dan 'seharusnya aku yang mendapatkan gelar 'Dream Girl' bukannya dia." Kesal Sarah marah-marah sendiri di toilet.
Sedangkan Alya disambut teman-temannya yang selalu baik padanya Raina, Celine, Rara dan Keyla.
"Alya, college beauty sudah kembali ke kampus," ucap Raina senang sambil memeluk Alya.
"Dream girl," ucap Celine sambil meledek.
"Apaan sih? Kenapa memanggilku seperti itu?" Tanya Alya, ia risih dipanggil dengan berlebihan seperti tadi.
"Kami mendengar pembicaraan para pria di kampus ini. Mereka bilang Alya itu 'College Beauty' dan Dream Girl'."
"Wuuuh... Ada gelar baru untuk Alya." ucap Celine sambil menahan tawa.
__ADS_1
"Kalian itu berlebihan! Tidak ada college beuty maupun dream girl. Aku benar-benar merasa tidak enak jika terus dipuji seperti itu." Alya kesal dengan gelar baru yang disematkan untuknya.
"Alya, bagaimana caranya kamu bisa kembali masuk kuliah?" Tanya Keyla.
"Aku tidak melakukan apapun semua ini berkat Rasya." ucap Alya dengan nada penuh cinta. Ia mengatakan hal tersebut sambil tersenyum tulus. Gerak tubuhnya seakan tak bisa berbohong bahwa Alya mencintai Rasya.
"Rasya?" Keempat temannya terkejut.
"Bagaimana bisa Rasya membantumu?" Tanya Sarah yang tiba-tiba datang dari belakang. Sarah mendengar pembicaraan mereka.
"Aku tidak tahu. Dia menenangkan ku saat aku bersedih kemudian dia mengatakan 'jangan khawatir!' lalu dia menyelesaikan semuanya." Alya menjelaskan.
Sarah semakin tidak menyukai cerita tersebut. Tidak salah lagi mungkin Rasya telah jatuh cinta kepada Alya. Itu bukan suatu hal yang mustahil. Di kampus saja Alya diberikan gelar college beauty dan dream girl. Banyak laki-laki yang ingin mendapatkan cinta Alya namun sulit sekali. Bisa saja atau bahkan mungkin bila Rasya telah jatuh cinta dengan Alya. Itu bukan suatu yang mustahil.
"Kau dan Rasya ada hubungan apa dan kenapa dia begitu mudah membantumu?" Tanya Sarah heran
__ADS_1
"Hanya teman tidak lebih," jawab Alya dengan cepat. Untuk saat ini tidak ada yang boleh mengetahui Rasya adalah suaminya.