Kali Kedua

Kali Kedua
ANDRES-INIKAH RASANYA JATUH CINTA


__ADS_3

Aku tersenyum mengingat wajah Jane yang saat ini melayang-layang dikepalaku. Sepertinya aku jatuh cinta pada gadis itu sejak pertama kali bertemu. Saat gadis itu menabrakku di sebuah pusat perbelanjaan. Saat gadis itu dengan terang-terangan meminta maaf atas kesalahannya. Aku tidak pernah menemukan seorang gadis yang bersedia meminta maaf terlebih dahulu seperti Jane. Biasanya seorang gadis yang ku temui akan mengumpat dan menyalahkan orang lain saat hal seperti itu terjadi.


Aku ingin berkenalan dengannya, tapi tak ada alasan sama sekali. Namun keberuntungan memang sedang berpihak kepadaku, aku sangat senang saat mengetahui bahwa belanjaan gadis itu tertukar dengan kepunyaanku. Dengan sigap aku mengejar gadis itu, aku melihat gadis itu masih berada di parkiran mall sambil merapikan barang bawaannya di bagasi. Aku memanggilnya dan akhirnya bisa berbicara dengannya. Jane gadis yang sopan dan sangat ramah, hal itu menambah rasa ketertarikanku kepadanya.


Aku melihat pin Date Group bertengger di pakaian Jane, aku mengetahui pastilah Jane berhubungan dengan Date Group. Aku berpikir, kemungkinan dia bekerja di kantor induk karena sangat jelas aku tidak pernah bertemu gadis itu di kantor cabang yang saat ini ku pimpin. Namun aku melihat name tag yang tergantung di lehernya, nama perusahaan lain tertera disana. Karena penasaran aku menanyakan padanya.


Benar saja, Jane menjelaskan bahwa dia sedang bekerja sama dengan perusahaan induk Date Group. Aku merasa sangat tertarik dengan gadis itu dan ingin mengenalnya lebih dekat, bahkan di kepalaku sudah terpikir apa yang akan ku lakukan untuk bertemu kembali dengan Jane. Aku tidak menyangka akan terpesona dengan gadis yang baru saja ku temui.


Beberapa hari kemudian Aku benar-benar nekat, aku mengunjungi kantor induk hanya untuk bertemu Jane. Aku merasa mulai merindukan senyum gadis itu, aku mengunjungi kantor induk tanpa memberi tahu terlebih dahulu pada Dafa ataupun Ken. Aku ingin memberi kejutan kepada mereka berdua.


Kedatanganku yang tiba-tiba tentu saja membuat Ken heboh. Apalagi saat aku mengatakan tentang tujuanku berkunjung karena sedang mencari gadis yang membuatku terpesona. Ken terlihat sangat penasaran dengan gadis itu, aku sangat senang jika membuat pria itu penasaran. Dia akan bersikap konyol setiap merasa penasaran. Ken bahkan terus bertanya padaku, aku sengaja menggodanya untuk mengerjai Ken.


Ken tahu bahwa aku tidak pernah terlihat menyukai gadis manapun karena memang tidak ada seorangpun yang menarik perhatianku. Ken bahkan beberapa kali mencoba untuk menjodohkan aku dengan beberapa kenalannya namun sama sekali tidak berhasil. Ken sampai bertanya padaku apakah aku adalah seorang penyuka sesama jenis, pertanyaan konyol. Aku jelas bukan seorang gay, hanya saja aku belum menemukan seseorang yang bisa membuatku jatuh cinta.

__ADS_1


Hal itu membuat aku dan Ken membuat perjanjian konyol tentang sebuah pernikahan. Siapa yang lebih dulu menikah akan menjadi pemenangnya dan yang kalah harus menerima konsekuensi dari perjanjian itu yaitu memberikan hadiah pernikahan berupa rumah dan mobil mewah. Kami berdua sepakat dengan perjanjian itu, namun beberapa tahun berlalu kami bahkan belum mempunyai kekasih.


Pertemuanku dengan Jane yang tidak disengaja membuatku teringat dengan perjanjian itu. Secepat itu otakku berpikir tentang pernikahan saat bertemu dengannya. Ini adalah salah satu hal konyol yang pernah muncul di kepalaku. Aku bahkan baru pertama bertemu dengannya, tapi aku mungkin telah jatuh cinta pada pandangan pertama kepadanya.


Aku tidak pernah merasakan ketertarikan seperti ini kepada seorang gadis sebelumnya. Ken dan Dafa bahkan memberiku gelar si hati beku karena memang tidak pernah terlihat membuka hati untuk seorang gadis manapun. Sebenarnya bukan aku tidak tertarik, hanya saja aku tidak pernah berpikir untuk memulai suatu hubungan. Aku bahkan tidak masalah jika Ken menikah terlebih dahulu, aku tidak keberatan memberikan hadiah itu kepadanya. Tapi itu sebelum aku bertemu dengan Jane, entah kenapa saat ini prinsip dunia percintaanku langsung berubah 360 derajat.


Hal ini karena pesona gadis itu yang benar-benar luar biasa. Entah apa yang menarik darinya aku juga tidak tahu, hanya saja pintu hatiku seperti di ketuk oleh harapan untuk bersamanya. Begitu konyolnya hati, dia berangan sangat jauh tanpa takut terjatuh. Inikah rasanya jatuh cinta? Kenapa aku baru merasakannya sekarang?


Aku sedikit melongo karena merasa heran namun Ken menepuk-nepuk bahuku menyadarkanku. Sepertinya sesuatu telah terjadi di kantor ini dan aku belum mengetahuinya. Aku akan menanyakannya nanti, Ken dan Dafa berhutang penjelasan kepadaku tentang ini semua.


Aku makan siang bersama mereka semua di resto milik Adel. Sudah lama aku tidak mengunjungi mereka, sudah beberapa bulan yang lalu setelah terakhir kali kami bertemu. Hari ini kami semua berkumpul kembali, tak ada yang berubah diantara semuanya. Jelas masih sama seperti dulu, Dafa yang tak terlalu banyak bicara, Ken yang tidak bisa diam dan Adel yang selalu cerewet. Mereka adalah paket lengkap yang benar-benar saling melengkapi.


Aku ingat pertemuan kami semua pertama kali karena ketidaksengajaan. Persahabatan kami bahkan diawali diatas beberapa luka. Aku pertama kali bertemu Dafa saat dia benar-benar terpuruk. Aku yang berada di Thailand ditugaskan oleh pamanku Brian untuk membantu Dafa disini saat kemalangan menimpanya. Tidak lama, Ken yang dulu pernah pergi akhirnya kembali lagi ke kehidupan Dafa dengan tujuan yang sama denganku, membantu mengembalikan kebahagiaan Dafa.

__ADS_1


Ada banyak alasan kenapa aku selalu berada di samping pria kesepian itu. Sejak kecil dia di didik dengan baik oleh ayahnya. Paman Yod, ayahnya Dafa adalah orang yang dari awal merangkul keluargaku, membawanya dari lubang hitam dan membersihkannya. Ayahku adalah seseorang yang pernah berkubang dalam bisnis hitam. Hal itu yang membuat kehidupan kami selalu berada dalam bahaya.


Paman Yod datang menyelamatkan kami, membawa kami satu persatu dan memberikan kami kehidupan yang sangat baik. Dia selalu memberikan perlindungan setiap masalah menimpa kami. Keluarga kami benar-benar berhutang budi pada keluarga Dafa. Karena itulah ayahku selalu berpesan padaku untuk selalu berdiri dibelakang Dafa apapun yang terjadi.


Berbeda lagi dengan Adel, gadis itu kami temukan saat berada di pinggir jalan. Siapapun yang melihatnya saat itu takkan menyangka bahwa dia adalah anak seseorang yang berpengaruh di negeri ini. Saat itu kami menemukannya dalam keadaan berantakan, tepatnya sangat mirip dengan gelandangan. Dia meminta tolong kepada kami untuk menyelamatkannya.


Kami sama sekali tak mengetahui siapa dan apa masalah anak itu, namun Dafa tetap menolongnya. Gadis itu ternyata kabur dari rumah sudah beberapa minggu, dia lari karena menolak perjodohan. Dafa akhirnya mengembalikannya ke keluarga gadis itu tentunya dengan segala macam persyaratan.


Dafa memang mempunyai pengaruh besar, dia berhasil meyakinkan orang tua Adel agar tak lagi menjodohkannya dengan siapapun. Dafa meminta agar orang tuanya membiarkan Adel untuk memilih jalan hidupnya sendiri. Akhirnya sekarang alih-alih mengurus perusahaan orang tuanya Adel lebih memilih untuk mendirikan usahanya sendiri.


Baiklah, cukup untuk nostalgia masalalu persahabatan kami. Sekarang kembali dengan gadis itu, Jane. Bagaimana caranya agar aku bisa untuk terus mendekatinya? Aku jelas benar-benar jatuh cinta padanya saat ini. Ayo otak, berpikirlah, kita akan memulai petualangan hati mulai hari ini.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2