KEKASIH

KEKASIH
Kakak lpar.


__ADS_3

"Kau siapa dan kau siapa,?" tunjuk Alysaa pada Yumna lalu menunjuk Kayla.


"Dimana Kakak ipar kenapa dia tidak datang menyambut ku,? Apa dia sedang malam pertama ya, hehehe..." ucapnya kemudian pada pada Yumna dan juga Kayla dengan suara yang sedikit berbisik.


"Hus...kau itu ada-ada saja, bukannya menjawab salam Dari kak, Yumna. Eh, malah pikiran mu itu faktor," tegur Kayla sedangkan Yumna sendiri sudah bersemu merah menahan malu dengan ucapan adik iparnya itu.


"Bukan faktor, tapi fiktor tau,"


"Ya,, itu maksudku," ucap Kayla sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Sudah ayo jangan ngobrol di pintu, tidak baik, kata orang tua nanti jodohnya terhalang," Yumna pun mempersilakan adik iparnya masuk. Sedangkan Alyssa hanya mengikuti arahan dari Yumna, ikut melangkah masuk.


"Kau pasti capek ayo aku antar kekamar," ajak Yumna lagi.


"Iya terima kasih, tapi...tunggu dulu, bukankah kau tadi menyebut Kak, Yumna,? Jadi kau Kakak iparku?" tunjuk nya pada Kayla lalu menunjuk Yumna dan berakhir memeluknya.


"Kakak ipar...maafin aku karena tidak mengenalmu dengan baik, lalu dia siapa Kak, kenapa dia mengaku jadi calon Kakak iparku juga, jangan bilang kalau Kakak ku akan menikahinya juga?" tunjuk nya kembali ke arah Kayla.


Yumna hanya tersenyum dengan adik iparnya itu yang tak beda jauh dari sifat Kayla yang banyak bicara dan bertanya.


Sedangkan Kayla hanya tersenyum malu-malu.


"Perkenalkan kalau dia itu adik sepupu ku namanya Kayla."


Alyssa pun hanya mengangguk sambil tersenyum menatap Kayla, begitupun dengan Kayla yang masih dengan senyum malu-malu nya.


"Ayo,, masuklah semoga kau bisa beristirahat dengan suasana pedesaan seperti ini, aku sudah menyiapkan tempat tidur untukmu, karena Mama sempat memberi tahukan kalau kau akan datang."


"Lalu Papa, Mama, juga Kak Vano kemana?"


"Mereka semua ada di penginapan, besok pagi baru mereka akan kemari.


"Hmm...baiklah jadi aku tidak bisa bertemu mereka sekarang,"


"Sebaiknya kau istirahat saja dulu, kau pasti capek, sedang kan aku dan Kayla akan sholat malam, atau kau juga ingin ikut sholat bersama kami," ujar Yumna menawarkan ajakan.

__ADS_1


"Sholat malam,? Mmm...Aku__Maaf aku tak tahu menahu tentang semua itu." Ucapnya tertunduk malu, karena keluarga nya yang tinggal di kota besar tak terlalu memperhatikan masalah Agama putra dan putri mereka.


"Sudah tidak apa-apa, jika kau mau kapan-kapan kalau kau ingin, kau bisa memanggilku untuk menemanimu bagaimana,?"


Mendengar kata-kata Yumna Alyssa reflek mengangguk kan kepalanya, padahal dia tahu sendiri, kalau dirinya hanya melakukan Sholat dua kali dalam setahun, yaitu pada Hari Raya ldul Fitri, dan Hari Raya ldul Adha saja.


"Ayo,, sebaiknya kau segera istirahat," ajak Yumna kembali lalu mengantarkan Alyssa masuk untuk beristirahat.


Pagi.


"Kemana Yumna? kenapa dia tidak menyambut mertua juga suaminya dengan benar, dan apakah dia masih tidur ini kan sudah pukul 08:00"


Rani yang baru saja tiba, dari mengantarkan, pesanan barang untuk para Costumernya kini Masuk kedalam rumah dan tak menemukan Yumna sama sekali.


"Kak, Yumna ke warung sebentar Bi, untuk membeli sikat gigi dan juga Odol, Karena Stok di rumah sudah habis, lagi pula Kak Yumna pergi dengan Adik iparnya." terang Kayla menjelaskan.


"Adik iparnya?''


"Iya, Bi semalam dia baru tiba," Turur Kayla lagi.


"Assalamualaikum," sela Yumna yang baru saja tiba membuat semuanya terdiam, apa lagi saat melihat penampilan gadis cantik bersama Yumna yang terlihat sangat cantik dan **** itu.


"Waalaikum salam." jawab uluk salam Rani saat Yumna baru saja tiba.


"Mama...sudah balik,? dan Papa, Mama juga di sudah di sini,? Aku belum menyiapkan sarapan untuk mereka," cicit Yumna.


"Kau tidak usah khawatir aku dan Kayla sudah menyiapkan semuanya sekarang sebaiknya kau masuk untuk menemani dan menemui mereka." Ucap Bi, Nurul pada Yumna.


"Terima kasih Bi, dan juga Kayla karena sudah membantu Yumna, terima kasih sudah menyiapkan semuanya, aku masuk dulu ya Bi, Ayo kita masuk" ajaknya pada Alyssa yang masih saja diam melihat percakapan antara Bi, Nurul dan Kakak iparnya itu.


"Eh,, Iya Ma, Bi, ini Alyssa, adik Mas El," ucap Yumna memperkenalkan adik iparnya itu, pada mama dan juga Bibi nya.


"Alyssa ini Mama Rani Mama ku, dan ini Bibi Nurul Mama nya Kayla, dan adik kandung Bapak.:


"Hai, Tante, Bibi perkenalkan saya Alyssa Tante, Bibi," ucap Alyssa lalu menyalim tangan kedua wanita, yang di depannya itu.

__ADS_1


"Selamat datang di desa kami Nak semoga kau betah di sini." Ujar Mama Rani.


"Maaf jika kami tak menyambut mu dengan benar." Timpal Bi, Nurul.


"Tidak apa-apa Tante, Bibi, bisa berkenalan dengan kalian saja aku sudah sangat bersyukur sekali." Balas Alyssa, dengan senyum manisnya.


"Ya sudah kalian masuk dulu sana nanti mama, papamu nyariin" sela Mama Rani.


"Eh,, iya Ayo Alyssa kita masuk," Ajak Yumna dan di angguki oleh Alyssa.


"Assalamualaikum, Mama, Papa Mas, El," Ucap uluk salam dari Yumna membuat Ibu Hesti berhenti dari Aktivitas nya.


"Papa...Mama...Kakak...!" Teriak Alyssa.


"Waalaikum salam" Balas kedua mertuanya kecuali Vano yang masih diam dengan wajah datar nya itu.


Namun Yumna tak peduli ia tetap menyalami tangan mereka satu persatu.


"Maaf, Ma, Pa, Mas El, Yumna telat karena tadi habis dari warung sebentar." Terang Yumna lagi.


"Sudah tidak apa-apa sayang, Kemarilah gabung dengan kami," Ajak Bu Hesti pada menantu barunya itu.


"Ma, Pa, Kak Vano,! apa kalian tidak merindu kan ku,? kenapa kalian tidak bertanya padaku yang baru tiba ini,?" protes Alyssa.


"Eh,, iya mama lupa sama anak mama yang cantik satu ini," ucap lbu Hesti sedang Pak Adiyaksa hanya diam tak menanggapi perkataan putrinya itu, karena ia masih sangat marah dengan putrinya yang nekat menyusul sendiri padahal la sudah melarang, bukan tanpa Alasan, Makassar dan Sulawesi Barat sangatlah jauh, apa lagi, perjalanan nya hanya di temani teman wanitanya saja, sedang sepupu laki-laki nya Naik motor dan lebih dulu sampai.


"Mama Nggak lucu ah," kesalnya.


"Lalu kamu maunya apa,? mau Mama gendong," balas Mama Hesti lagi.


"Mama..." rengek manja Alyssa.


"Cukup! Sebaiknya kalian makan terlebih dahulu kasian Yumna melihat perdebatan kalian, dan kau setelah sarapan temui Papa, karena Papa akan memberikan hukuman untukmu karena tak pernah mau mendengar, dan selalu membuat orang khawatir," Ucap Pak Adiaksa, dengan wajah serius dan Datar nya.


"Membuat keduanya terdiam, lain halnya dengan Alyssa mendengar kata-kata papanya yang serius dan tegas untuk pertama kalinya membuatnya dengan susah payah menahan Saliva nya.

__ADS_1


"Akhirnya mereka pun menyantap makanan yang di masak oleh Yumna dengan begitu lahapnya, berbeda dengan Vano yang hanya mengaduk aduk makanan yang berada di atas piring nya karena dia tidak ingin memakan masakan kampung yang di masak oleh wanita yang tidak dia sukai namun kini sudah menjadi istri Sah nya itu.


__ADS_2