Kekasih Rahasia Aktor Tampan

Kekasih Rahasia Aktor Tampan
Pamit ke Jogja


__ADS_3

Seminggu telah berlalu dari acara Meet and Greet Gara dan Sabrina di The Amarillis Mall.


Benar... setelah acara itu, nama Gara dan Sabrina semakin melambung tinggi. Berbagai sosial media bahkan dipenuhi oleh video video Gara dan Sabrina.


Terlebih Gara, karena kebanyakan yang menonton series Menikahi Gadis Menyebalkan adalah kaum perempuan, lelaki tampan itu semakin banyak digilai kamu perempuan. Apapun gaya Gara dalam berfoto, selalu saja menjadi tranding.


Semakin popularitas Gara naik, semakin sibuk pula lelaki 22 tahun itu. Bahkan selama seminggu ini, Gara belum menjalankan saran dari Brinia agar segera menemui dosen walinya untuk berkonsultasi.


Sudah seminggu pula Gara dan Brinia tidak bertemu meskipun rumah mereka berdekatan. Karena Gara shooting dan pemotretan tidak tahu waktu. Kadang pergi pagi pulang pagi. Kadang pulang larut saat Brinia sudah tidur.


Sedangkan Brinia, gadis cantik yang memiliki satu lesung pipi sebelah kanan itu pagi-pagi sekali harus ke kampus untuk mengurus skripsi-nya dan menyelesaikan beberapa mata kuliah yang belum ia ambil di semester terakhirnya ini.


Namun, sesibuk-sibuknya Brinia dan Gara, mereka masih bisa berkomunikasi dengan baik melalu fitur chatting. Mereka hanya telfon sesekali, itu pun tidak lama karena takut ada yang mendengar obrolan Gara saat Gara di lokasi shooting. Apalagi video call, Gara tidak ingin mengambil resiko meskipun sangat ingin selalu melihat wajah cantik Brinia.


Kesibukan Brinia merupakan keuntungan tersendiri untuk Gara agar apa yang dia susun dapat berjalan dengan baik...


Sudah dari sebulan yang lalu Gara meminta Melly untuk mengosongkan jadwalnya selama tiga hari ke depan. Tentunya Melly tidak langsung menyetujui karena Gara tidak memberikan alasan yang jelas padanya kenapa harus mengosongkan jadwal selama tiga hari, toh job tawaran kerja sama untuk Gara sedang menumpuk numpuknya.


Katanya, Gara hanya ingin istirahat dan menghabiskan waktu bersama keluarganya. Namun...


Secara diam-diam, Melly tetap menerima tawaran pemotretan ditanggal yang sudah Gara minta untuk di kosongkan tersebut. Hal itu tentu memicu perdebatan panjang antara Gara dan Melly kemarin saat Melly mengatakan bahwa Gara tidak bisa libur kerja selama 3 hari.


Gara yang merupakan anak kandung Andra Sebastian itu tentu saja menuruni sifat keras kepala sang Papa, jadi Gara tetap bersikukuh bahwa dirinya tidak ingin kerja dan tidak ingin diganggu oleh Melly atau kerjaan apapun selama tiga hari kedepannya.


Gara yang mulai jenuh dengan sikap Melly yang terlalu mengatur hidupnya, Akhirnya dengan terpaksa mengancam akan mencari manager baru dan siap membayar ganti ruginya pada Melly karena kontrak kerja yang belum selesai yang Gara putus secara sepihak.


Melly yang tidak ingin hal itu terjadi karena melihat peluang bahwa Gara akan semakin bersinar kedepannya itu, memilih mengalah dan membiarkan artisnya libur kerja selama tiga hari kedepannya. Oke, Melly akan meminta maaf pada orang-orang yang bersangkutan dengan jadwal Gara selama tiga hari itu. Untung hanya pemotretan brand yang tidak begitu besar aja, sehingga masih bisa di lobby oleh Melly.


Jelas lah Gara bersikukuh untuk libur kerja, karena besok adalah hari spesial untuk Gara dan Brinia. Sebab, besok sepasang kekasih itu akan merayakan anniversary hubungan mereka yang ke-tiga.

__ADS_1


Dan Gara sudah jauh-jauh hari menyusun kejutan untuk kekasih hatinya itu bersama para sahabat-sahabatnya. Gara selalu berdoa, semoga Brinia lupa akan hari jadian mereka sehingga Gara bisa memberikan kejutan itu dengan totalitas.


Dan hari ini, pagi sekali Gara sudah terbangun dari mimpi indahnya. Lelaki 22 tahun yang memiliki wajah tampan karena campuran darah Indonesia, Belanda dan Arab itu pun langsung membersihkan dirinya kemudian mengambil beberapa helai bajunya dari dalam lemari dan memasukkan ke dalam koper dengan senyum yang mengembang sempurna membayangkan ekspresi Brinia saat menerima kejutan darinya besok malam.


Kemeja putih dengan celana pendek berwarna hitam adalah outfit yang sederhana, namun outfit sederhana itu mampu menambah pesona seorang Segara Byantara. Apalagi ditambah kaca mata hitam yang sudah bertengger sempurna di hidung mancung Gara.


Gara pun keluar dari kamarnya sambil menyeret kopernya. Papa Andra yang juga baru keluar dari kamarnya bersama dengan Mama Amelia menatap heran pada Gara yang tumben rajin sepagi ini. Papa Andra mengira bahwa putra satu-satunya itu sedang ada jadwal shooting di luar kota. Papa Andra enggan bertanya pada Gara.


Kedua lelaki itu masih saling diam. keduanya sama-sama angkuh dan tidak ada yang mau mengalah untuk menyapa dan bertanya duluan setelah perdebatan seminggu lalu. Mereka berbicara hanya seperlunya saja itupun jika sudah mendesak. Bapak dan anak, gengsinya sama gedenya.


“Gara, kamu mau kemana?” Tanya Mama Amelia. Papa Andra hanya melirik Gara sekilas, lelaki itu sebenarnya juga kepo namun gengsi untuk bertanya. Untung istrinya mempunyai inisiatif bertanya.


“Aku mau ke Jogja selama tiga hari ke depan ma.” Jawab Gara sambil tersenyum. Mama Amelia dapat melihat binar bahagia dari wajah tampan putranya.


“Shooting?”


“Nggak ma. Aku mau liburan sama anak-anak. Aku juga mengajak Brinia, aku mau buat kejutan untuk Brinia karena besok adalah hari jadian kita yang ketiga tahun.” Jawab Gara dengan jelas.


“Tiga hari di luar kota? Memang orang tua Brinia mengizinkan?” Tanya Mama Amelia dengan khawatir sebab anaknya mengajak anak gadis orang.


Ingat, Gara dan Brinia adalah sepasang kekasih. Berbeda dengan Nesya yang pergi menginap bukan dengan kekasihnya. Jadi Mama Amelia khawatir pada Brinia, tapi tidak dengan Nesya. Padahal tanpa hubungan asrama pun, dua orang yang berbeda jenis kelamin bisa melakukan aneh-aneh juga.


Sebagai orang tua, wajar jika Mama Amelia merasa khawatir terlebih Mama Amelia memiliki anak gadis juga. Namun Mama Amelia sadar bahwa ini bukan kali pertama Brinia pergi liburan bareng dengan Gara dan sahabat-sahabatnya. Dan orang tua Brinia memang membebaskan Brinia asalkan bersama dengan Gara.


“Mama tenang saja. Kemarin aku sudah meminta izin pada om Henry juga tante Sekar kok ma dan mereka mengizinkan ma, karena Nesya sahabat Brinia nanti juga ikut. Jadi nanti Brinia tidurnya sama Nesya, gak sama aku.”


“Syukurlah kalau orang tua Brinia sudah mengizinkan… Tapi selama di jogja kalian tinggal dimana?” Ibu dan anak itu ngobrol sambil berjalan menuju lantai bawah, sementara Papa Andra mengikuti dari belakang seolah tidak peduli dengan pembicaraan istri dan anaknya itu padahal lelaki itu sangat kepo.


“Yurdha sudah menyewa Villa ma dan aku akan memberikan kejutan buat Brinia juga di Villa itu. Aku akan melamar Brinia disana ma.”

__ADS_1


Di Villa? bukankah itu terlalu bebas?


Mama Amelia menghentikan langkahnya seketika membuat Gara mengernyit. Sedangkan Papa Andra masih setia dalam diamnya karena lelaki paruh baya itu paham apa yang saat ini dipikirkan oleh istrinya.


“Mama kenapa?” Tanya Gara ikut menghentikan langkahnya kemudian menatap sang mama.


"Apa kamu sudah siap menikah Ga?" Tanya Mama Amelia.


"Masalah menikah itu nanti ma, aku sama Brinia sepakat nikah paling cepat umur 25 kok. Aku hanya ingin mengikat Brinia dengan ikatan pasti, biar gak ditikung laki lain. Dan Brinia biar yakin, cinta aku cuma buat dia. Aku gak mau Brinia selalu overthinking karena aku selalu kerja bareng dengan wanita cantik-cantik ma."


“Ide bagus. Tapi Gara, mama cuma mau mengingatkan sama kamu. Mama tahu kamu sangat mencintai dan menyayangi Brinia. jadi mama mohon buktikan cinta kamu pada Brinia dengan menjaga kehormatan Brinia sebagai seorang wanita sampai nanti Brinia sah menjadi istri kamu dan kamu memiliki hak sepenuhnya terhadap Brinia. Jangan sia-siakan kepercayaan yang sudah orang tua Brinia berikan pada kamu, jangan kecewakan papa dan mama juga.” Ucap Mama Amelia membuat Gara tersenyum kemudian menggenggam tangan sang mama. Gara paham kekhawatiran Mamanya, sudah ribuan kali Mama Amelia berkata demikian saat dirinya akan pergi liburan sama Brinia dan para sahabatnya.


“Mama percaya ya sama aku, meskipun di luar sana banyak teman aku yang terjerumus dalam pergaulan bebas bahkan anak-anak SMA sekarang juga sudah banyak yang sekss bebas.. sampai detik ini, aku dan Brinia selama berpacaran belum pernah melakukan hal aneh-aneh ma, berciuman aja belum pernah ma, apalagi melakukan hal lebih. Aku mencintai Brinia dengan tulus ma, aku akan menjaga kehormatan Brinia sampai nanti waktunya tiba dimana aku sudah berhak menyentuh Brinia.” Kata Gara dengan kesungguhan.


Memang benar, Brinia dan Gara belum pernah berciuman, tapi berpelukan dan mencium pipi juga kening selalu mereka lakukan saat bertemu. Para orang tua juga tau hal itu dan mereka menganggap Brinia dan Gara masih dalam batas wajar.


Diam-diam Papa Andra tersenyum tipis mendengar apa yang Gara katakan, meskipun Gara selalu membangkang perintahnya namun Gara selalu menghargai wanita. Itulah sebabnya Henry begitu mempercayakan putri semata wayangnya pada Gara, putranya. Bagi Henry dan Sekar, Gara ibarat sosok pengganti kehadiran Brian di keluarga mereka, kakak Brinia yang sudah meninggal dunia. Meskipun kenyataannya Brian tidak akan pernah tergantikan di hati mereka.


“Syukurlah.. ingat jangan melewati batas kamu. Karena godaan setan ada dimana-mana Gara. Kamu harus mengutamakan logika kamu ketimbang nafsuu kamu. Ingat juga, kamu lahir dari rahim seorang perempuan, kamu punya dua adik perempuan jadi, kamu harus bisa menghargai perempuan.” Kata Mama Amelia memberi wejangan pada Gara sebelum berangkat.


“Siap Mama sayang.. aku langsung berangkat ya.” Pamit Gara saat sudah sampai di ruang keluarga.


“Kamu gak sarapan dulu?” Gara menggeleng kemudian menatap sang Papa yang sejak tadi seperti patung yang membisu.


“Aku pamit pa, doain ya pa lamaran aku buat Brinia lancar.” Lelaki paruh baya itu hanya mengangguk tanpa sepatah kata pun.


"Papa tidak sabar menjadikan Brinia menantu di rumah ini." Jawab Andra sambil tersenyum kaku.


“Henry, sepertinya kita harus membicarakan pernikahan anak kita.” Batin Papa Andra dengan senyum yang penuh arti.

__ADS_1


to be continued..


haii kakak kakak... please jangan lupa tinggalkan like dan komentar kalian ya.. makasih ❤️


__ADS_2