
" Begitu ya " Ucap Tipka yang tampak kecewa.
" Apa kau sangat membutuhkan jawabanku? " Tanya Andra yang melihat kekecewaan dimata Tipka.
" Iya " Jawab Tipka.
" Aku akan mencari tahu kebenarannya " Jawab Andra.
" Kebenaran apa? " Tanya Tipka.
" Kebenaran orang tua. Kan tadi kamu bilang ada dua pasangan yang bilang kamu anaknya " Jawab Andra.
" Apa kakak mau membantuku? " Tanya Tipka.
" Membantu apa? " Tanya Andra balik.
" Mencari kebenarannya " Jawab Tipka.
" Kebenaran? Jadi yang tadi itu cerita hidupmu? " Tanya Andra lagi.
" Iya " Jawab Tipka menunduk.
" Baiklah, aku akan membantumu " Ucap Andra.
" Dimana dokter Sindy? " Tanya Tipka.
" Kenapa kau bertanya soal Mama? " Tanya Andra.
" Kak Andra sebenarnya mau gak sih bantuin aku? " Tanya Tipka.
" Mau Tipka " Jawab Andra.
" Ya udah. Sekarang, dokter Sindy ada dimana? " Tanya Tipka lagi.
" Mama ada dirumah, kamu gak sadar apa. Sekarang masih subuh " Jawab Andra.
" Aku lupa waktu " Ucap Tipka.
" Emang apa hubungannya masa lalu kamu dengan Mamaku? " Tanya Andra.
__ADS_1
" Kasih tahu gak ya? " Tanya Tipka menggoda Andra.
" Kasih tahu lah " Jawab Andra.
" Malas, aku ngantuk " Ucap Tipka.
" Ya, terserah deh " Ucap Andra pasrah.
Tipka kembali tidur dan Andra juga kembali tidur disamping Tipka dengan posisi duduk.
***
Matahari sudah kembali bersinar. Cahayanya menembus keruangan Tipka. Sehingga membuatnya terbangun.
Saat membuka matanya, orang yang pertama kali ia lihat adalah Andra yang masih tertidur.
'Terima kasih kamu sudah bersedia mendengar semua ceritaku' Batin Tipka.
Tipka melepaskan tangannya yang masih digenggam oleh Andra.
Andra yang merasakan pergerakan menjadi terbangun.
" Selamat pagi " Ucap Andra saat melihat Tipka yang sudah bangun diluan.
" Maaf, aku jadi membangunkanmu? " Ucap Tipka.
" Gak papa kok " Balas Andra.
" Oh ya, dokter Sindy udah datang belum " Tanya Tipka.
" Gak tahu " Jawab Andra.
" Kok kamu gak tahu sih. Kalau biasanya dokter Sindy kerumah sakit jam berapa? " Tanya Tipka.
" Biasanya jam tujuh, Mama sudah ada dirumah sakit " Jawab Andra.
" Sekarang jam? " Tanya Tipka.
" Jam tujuh " Jawab Andra seraya menatap pergelangan tangannya yang terdapat jam.
__ADS_1
" Berarti dokter Sindy sudah ada dirumah sakit dong " Gumam Tipka.
" Kak, aku boleh minta tolong? " Tanya Tipka
" Apa? " Tanya Andra balik.
" Boleh panggilkan dokter Sindy? " Tanya Tipka.
" Untuk apa? Lagian nanti Mama datang buat periksa kondisi kamu " Ucap Andra.
" Aku mau bicara hal pribadi " Jawab Tipka.
Andra mengetik pesan untuk dokter Sindy.
Ma, sekarang Tipka mau ketemu. Ada yang mau dibicarakan katanya
Mama, kesana sekarang
Andra meletakkan ponselnya diatas nakas.
" Mama lagi " kesini Ucap Andra.
" Makasih, kak. Tapi, kakak gak kesekolah? " Tanya Tipka.
" Izin " Jawab Andra.
" Kenapa izin? " Tanya Tipka.
" Mau jagain kamu " Jawab Andra.
" Kakak aneh deh. Aku gak papa kalau kakak gak jagain aku. Lagian aku bisa kok, jaga diri sendiri " Ucap Tipka.
" Bukan untuk jagain kamu aja, untuk temani kamu juga. Karena kamu gak mau ditemani keluarga Anjana " Ucap Andra.
Ia mengatakan keluarga Anjana karena dia mengerti tentang ucapan Tipka yang bertanya kepadanya soal dua pasangan kaya dan sederhana yang mengaku menjadi orang tuanya.
" Aku cuman gak mau kak Andra repot " Ucap Tipka.
" Aku gak kerepotan kok " Balas Andra.
__ADS_1
" Gak percaya " Ucap Tipka.
Saat Andra ingin berbicara lagi, Pintu ruangan Tipka terbuka. Membuat Tipka maupun Andra terdiam.