
" Berhenti " Ucap Tapki saat mereka ingin memasuki area hutan.
" Ada apa? " Tanya Yasky.
Tapki memperhatikan setiap sudut hutan dengan seksama.
" Hutan ini, hutan yang sama dengan dimimpiku " Jawab Tapki.
" Jika benar begitu, lalu dimana gubuknya? " Tanya Tipka.
" Kalau dimimpiku, gubuknya terletak disebelah kiri jalan " Jawab Tapki.
Setelah itu, Andra menjalankan mobilnya kembali.
Apa yang dikatakan Tapki benar, disana mereka melihat ada sebuah gubuk kecil yang dijaga oleh beberapa orang.
" Itu gubuknya " Ucap Tapki seraya menunjuk gubuk itu.
Andra memarkirkan mobilnya ditempat yang tidak terlihat dari penjaga, tapi dapat mereka lihat.
Sebelum turun, Tipka meletakkan sesuatu di dashboard. Dan mengambil sebuah botol kecil yang ada dilaci.
" Kalau dilihat dari sini, jumlah mereka ada 10 sampai 20 " Ucap Tipka.
" Trus, kita harus gimana? " Tanya Tapki.
" Kalau misalnya mereka bersenjata, pakailah otak. Jangan hanya mengandalkan kekuatan. Jika seandainya mereka menyodongkan senjata pisau, kau sudah tahu apa yang harus kau lakukankan Tapki? " Tanya Tipka.
__ADS_1
" Sudah " Jawab Tapki yakin.
" Emang harus apa? " Tanya Yasky.
" Pegang pergelangan tangannya lalu putar sampai tangannya kesakitan dan pisaunya jatuh. Jika itu tidak berhasil, maka tendang saja alat vitalnya " Jawab Tipka.
" Apa itu tidak terlalu mengerikan? " Tanya Yasky yang sudah membayangkan apa yang akan terjadi.
" Tenang saja, itu cocok untuk orang seperti mereka " Jawab Tipka.
" Lalu kalau pistol? " Tanya Andra.
" Kalau pistol, kau bisa menghindari. Lalu melemparkan pasir kematanya. Ini " Ucap Tipka seraya memberikan bungkusan berisi pasir.
" Jika tidak berhasil? " Tanya Yasky.
" Tapi pertama tama, buat beberapa dari penjaga itu pingsan " Ucap Tipka.
" Bagaimana caranya? " Tanya Yasky.
" Dengan ini " Jawab Tipka seraya menunjukkan botol yang diambilnya dari laci tadi.
" Obat bius? Dapat dari mana? " Tanya Yasky.
" Dari dompet yang dikasih Tapki " Jawab Tipka seraya mengambil tisu dan memberikan obat bius ketisu.
" Ini " Ucap Tipka seraya memberikan 2 tisu kepada Tapki.
__ADS_1
" Untuk kami? " Tanya Yasky.
" Kalian bertugas untuk mengikat penjaga yang pingsan " Jawab Tipka.
" Siap untuk menunjukkan hasil belajarmu? " Tanya Tipka kepada Tapki.
" Siap " Jawab Tapki dengan yakin.
" Yang lainnya? " Tanya Tipka.
" Siap " Jawab Andra dan Yasky.
" Setelah sudah siap mengikat kita lanjutkan dengan menyerang. Menyerangnya jangan sendiri, tapi kita berdua dua. Aku sama Kak Andra, Tapki sama Kak Yasky " Ucap Tipka.
" Kami sisi kanan, dan kalian sisi kiri " Titah Tipka.
" Baik " Balas mereka bertiga.
Mereka semua mulai melancarkan aksinya. Setelah dihitung ternyata ada 15 penjaga disana. Sudah ada 5 orang yang berhasil mereka buat pingsan dan mereka ikat. Sekarang mereka akan mulai menyerang.
Dengan lihainya Tapki dan Tipka berhasil melumpuhkan 3 orang masing masing. Sedangkan Andra sudah melumpuhkan dua orang. Dan Yasky masih melumpuhkan satu orang. Kini satu penjaga itu menodongkan pistol kearah Yasky.
Ia ingin melemparkan pasir, tapi pasir yang diberikan Tipka sudah jatuh.
" Gunakan apa yang ada disekitarmu " Kata kata Tipka kembali mengingatkan Yasky.
Yasky mengangkat tangannya dengan mata yang berkeliaran mencari apa yang bisa dia gunakan. Ketemu, ada potongan kaca didekat kakinya.
__ADS_1
Yasky berpura pura jongkok dan mengambil kaca itu. Lalu dia berdiri dan ditancapkkannya kaca itu kejari sang penjaga. Dan ditariknya pistol itu. Sekarang semuanya sudah dilumpuhkan. Mereka bisa masuk kedalam gubuk.