Kembar Tapi Beda

Kembar Tapi Beda
Bab 81


__ADS_3

" Lala anak yang bar bar. Ia tidak sok alim seperi Lili. Dan Hendra lebih sayang kepada Lili, karena sikap sok alimnya. Mereka berdua adalah orang munafik " Ucap Henly.


" Jadi itu sebabnya, kenapa paman lebih mau menyakitiku daripada kakakku? " Tanya Tipka.


" Iya, karena kau terlahir terakhir. Sama seperti Lili " Jawab Henly.


" Dan apakah benar 16 tahun lalu, paman ingin menculikku dirumah sakit? " Tanya Tipka.


" Ya, tapi sayangnya sidokter itu malah membawamu. Dan untuk menyelamatkanmu, dia malah melukai wajahku " Jawab Henly.


" Dan apakah yang kukatakan bahwa paman membunuh ibu Skandy benar? " Tanya Tipka.


" Iya, wanita itu yang membuatku kehilangan semua harta yang harusnya menjadi milikku " Jawab Henly tanpa sadar.


Seperti tersambar petir disiang bolong. Skandy mendengar kebenarannya dari mulut Papanya sendiri.


Setelah tersadar dari omongannya, Henly ingin mengelak. Tapi suara Skandy menghentikannya.

__ADS_1


" Cukup, Pa. Jangan berbohong lagi. Selama ini, Papa yang aku anggap selalu benar, Papa yang sangat kusayangi. Ternyata memanfaatkanku. Papa menggunakanku hanya sebagai alat untuk balas dendam. Kenapa Pa? Kenapa Papa tega bunuh Mama? Kenapa Papa tega bohongin aku? Kenapa? " Tanya Skandy berlinang air mata.


Henly yang merasa semuanya terbongkar, sudah siap untuk kabur. Tapi sayangnya, Andra dan Yasky sudah lebih dulu menangkapnya.


" Sudah Skan, jangan menangisi orang sepertinya " Ucap Tipka seraya menghapus air mata Skandy.


" Iya Skan, kamu gak perlu lagi hidup kayak gini. Gak perlu bekerja ilegal. Kamu bisa tinggal bersama kami " Timpal Tapki.


Tipka mengeluarkan ponselnya dan menghubungi nomor kantor polisi.


" Hallo pak " Sapa Tipka.


...


...


" Sama sama, pak " Balas Tipka lalu mematikan sambungan.

__ADS_1


Tipka pergi meninggalkan mereka menuju mobil. Ia mengambil sesuatu yang diletakkannya didashboard tadi. Lalu mengambil sebuah kartu kecil yang ada didalam benda itu. Ternyata benda itu adalah kamera.


Setelah mendapat apa yang diinginkannya, Tipka kembali bergabung dengan Tapki, Anda, dan yang lainnya.


Tidak lama kemudian, mobil polisi datang. Polisi polisi itu langsung menangkap Henly beserta anak buahnya.


" Ini adalah kartu yang berisikan video pengakuan kejahatannya. Dan yang ini kartu yang berisikan video dia menyiksa dan mengubur wanita itu hidup hidup " Ucap Tipka seraya memberikan dua kartu kecil itu kepada komisaris polisi.


" Terima kasih nona. Apa yang anda berikan ini sangat berarti bagi kami. Hal ini bisa membuat keadilan bagi wanita yang telah meninggal itu " Ucap komisaris seraya menerima kartu itu.


Setelah menerima kartu itu, komisaris polisi langsung pergi dengan mobilnya yang berisikan anggota polisi dan para penjahat.


" Skan, kamu ikut sama kami ya " Ucap Tipka.


" Aku gak pantas ikut dengan kalian. Aku sudah mengganggu kehidupan kalian. Aku punya banyak salah. Tolong maafkan aku " Ucap Skandy merasa bersalah.


" Udah lah, lupakan masalah lalu. Dan berjalanlah kedepan. Kami ini sepupumu. Kamu sudah maafkan semua kesalahanmu " Ucap Tipka yang diangguki Tapki, tanda mengiyakan.

__ADS_1


Setelah meyakinkan Skandy, akhirnya mereka bisa pulang dengan tenang. Satu masalah sudah selesai, hanya ada satu masalah lagi. Yaitu, dimana semua keluarga angkat Tipka.


Mereka pulang kerumah keluarga Anjana. Yang sekarang akan menjadi rumah bagi Skandy Anjana.


__ADS_2