Kembar Tapi Beda

Kembar Tapi Beda
Bab 40


__ADS_3

Tipka sudah tiba disalon.


" Pak, kalau nanti Bapak bosan. Bapak bisa pulang. Tapi, kotak yang saya bawa biarkan aja dibangku belakang. Jangan sampai ada yang buka kotaknya. Dan jangan ada yang boleh masuk kemobil saya " Titah Tipka.


" Baik, non " Ucap Pak Dirga.


Setelah itu, Tipka langsung masuk untuk berkumpul bersama Ririn, Zily, Syiren, dan Jila.


" Hay, grils " Sapa Tipka saat melihat Ririn, Zily, Syiren, dan Jila yang sedang duduk bersama.


" Hay, Tipka. Ayo, kemari " Ajak Ririn.


Tipka berjalan menuju meja yang sedang ditempati Ririn.


" Bicara apa, Kak? " Tanya Tipka.


" Kita sedang membicarakan tentang masa depan salon ini " Jawab Ririn.


" Kakak jangan khawatir. Aku yakin salon ini pasti akan menjadi salon yang terkenal " Ucap Tipka.


" Makasih suportnya. Kakak hanya kepikiran satu hal " Ucap Ririn.


" Apa Kak? " Tanya Tipka.


" Kamu serius mau ngasih tanggung jawab salon sama kami? " Tanya Ririn.

__ADS_1


Sebenarnya, Salon yang akan dibuka sekarang adalah salon milik Tipka. Tipka bisa membangun salon itu dengan hasil tabungannya. Selama ini Tipka tidak pernah menggunakan uang yang diberikan oleh Ayah maupun Bundanya. Orang tuanya itu selalu memberikan uang saku dalam jumlah yang banyak tiap bulan. Bukan hanya itu, mereka juga memberikan uang saat ada yang mendapatkan prestasi, baik didalam maupun diluar sekolah. Dan sekarang uang itu Tipka gunakan untuk membuat salon. Ia memperkerjakan orang orang yang susah. Berharap mereka bisa melangsungkan hidup dengan baik. Tipka juga menyerahkan tanggung jawab salon kepada Ririn, Zily, Syiren, dan Jila.


" Aku serius, Kak. Lagian aku belum bisa mengelola salon ini. Aku hanya akan datang sebulan sekali kesini. Itupun untuk mengecek keuangan dan keadaan salon " Jawab Tipka.


" Kami berjanji, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengelola salon ini " Janji Ririn yang diangguki oleh Zily, Syiren, dan Jila.


" Aku percaya. Walaupun Kakak gak berjanji, aku akan tetap percaya Kakak akan mengelola salon ini " Ucap Tipka.


" Kalau gitu, aku keliling dulu ya Kak. Aku mau lihat persiapannya " Lanjut Tipka.


Setelah mendapat izin, Tipka langsung pergi dan berkeliling untuk melihat semua persiapannya.


Saat Tipka berbalik ingin kembali kemeja.


" Tipka " Panggil Andra tepat didepan Tipka.


" Ih, Kak Andra ngejutin aku aja. Kakak kapan datang? " Tanya Tipka yang sudah mulai tenang dari keterkejutannya.


" Baru sampai tadi " Jawab Andra.


Tipka menarik tangan Andra menuju meja Ririn.


" Kakak, perkenalkan ini calon tunangan aku, namanya Andra " Ucap Tipka memperkenalkan Andra.


" Dan Kak Andra, perkenalkan ini Kak Ririn. Disampingnya Kak Zily, dan yang dua ini namanya Kak Syiren dan Kak Jila " Ucap Tipka memperkenalkan Ririn, Zily, Syiren, dan Jila.

__ADS_1


" Andra " Andra mengulurkan tangannya untuk bersalaman kepada Ririn.


" Ririn " Ririn membalas uluran tangan Andra.


" Andra " Andra mengulurkan tangannya untuk bersalaman kepada Zily.


" Zily " Zily membalas uluran tangan Andra.


" Andra " Andra mengulurkan tangannya untuk bersalaman kepada Syiren.


" Syiren " Syiren membalas uluran tangan Andra.


" Andra " Andra mengulurkan tangannya untuk bersalaman kepada Jila.


" Jila " Jila membalas uluran tangan Andra.


" Cie yang mau tunangan " Goda Ririn.


" Kakak gak salah, kamu mau tunangan? " Tanya Zily


" Iya, kamukan masih sekolah? " Timpal Syiren.


Jila juga mengangguk tanda dia ikut menimpal.


" Kak Andra ini adalah teman aku dari kecil. Dan orang tua kita juga dekat. Itu sebabnya kita dijodohkan oleh orang tua " Jelas Tipka.

__ADS_1


" Ooh " Balas Ririn, Zily, Syiren, dan Jila.


__ADS_2