Kembar Tapi Beda

Kembar Tapi Beda
Bab 80


__ADS_3

Saat mereka ingin masuk, ada 2 orang yang keluar dari dalam gubuk. Mereka adalah Henly dan Skandy.


" Hay paman " Sapa Tapki.


" Siapa kalian? " Tanya Henly berpura pura tidak tahu.


" Hey, paman. Apa kau tidak ingat kami? Kami adalah keponakanmu. Masa kau lupa sih " Gerutu Tapki.


" Iya, Kau bahkan sampai menyuruh putramu ini mendekatiku. Dan sekarang kau bilang kau lupa kami " Timpal Tipka.


" Bagaimana kalau begini saja, aku adalah Tipka dan dia kakakku Tapki, kami keponakanmu. Dan yang dua ini adalah Andra dan Yasky. Pasangan kami " Ucap Tipka memperkenalkan.


" Aku tidak punya keponakan " Ucap Henly.


" Baiklah, kami bukan keponakanmu. Tapi apalah daya, hal itu memang faktanya. Dan Skandy adalah sepupu kami " Ucap Tipka.


" Oh ya, jika ini ayahnya. Ini anaknya. Dimana ibunya? " Tanya Tipka memancing.


" Hey, jangan bicarakan tentang Mamaku " Ucap Skandy.


" Kenapa? Bukankah harusnya ada ibu? Dimana ibumu? " Tanya Tipka.


" Jangan pura pura ****. Ayahmu yang telah membunuh Mamaku. Ayahmu membuatku kehilangan Mamaku saat aku masih bayi " Jawab Skandy. Buliran bening jatuh dari matanya. Jika mengingat perkataan Ayahnya, yang mengatakan Mamanya dibunuh.


" Kau percaya? " Tanya Tipka lagi.

__ADS_1


" Tentu aku percaya. Papaku yang mengatakannya " Jawab Skandy.


" Tapki minta ponselnya " Ucap Tipka seraya menyodorkan tangannya, tanpa mengalihkan pandangannya dari Skandy.


" Ini " Ucap Tapki seraya memberikan ponsel.


Tipka membuka ponsel itu dan membuka salah satu video. Video yang menunjukkan Henly menyiksa wanita yang dihamilinnya.


" Ini yang kamu percaya " Ucap Tipka seraya menunjukkan video itu tepat dihadapan Skandy.


" I-ini ini gak mungkin " Ucap Skandy geleng geleng kepala. Ia tidak percaya dengan apa yang ada didalam video itu.


Tipka menarik ponsel itu, membuka video yang lainnya. Video yang menunjukkan Henly mengubur wanita itu. Mengubur wanita itu hidup hidup. Karena saat ditarik, wanita itu tampak meronta.


" Gak, ini gak mungkin " Teriak Skandy frustasi.


" Pa, apa ini benar? " Tanya Skandy kepada Henly.


Henly masih diam dengan mematung.


" Bicara Pa " Teriak Skandy.


" I-itu memang gak benar, nak. Kamu percayalah pada Papa " Jawab Henly bohong.


" Kalian dengarkan. Papa bilang kalian bohong " Teriak Skandy kepada mereka berempat.

__ADS_1


" Skandy, Skandy. Kamu polos banget sih " Gerutu Tapki.


" Setiap tindakan pasti ada alasannya kan. Kamu tahu apa alasannya? " Tanya Tipka.


" Sudah kukatakan Papaku tidak membunuh Mama " Ucap Skandy.


" Kamu tahu Skandy, kenapa Papamu ini membunuh Mamamu? " Tanya Tipka.


Skandy diam.


" Karena Mamamu lah penyebab Papamu tidak mendapatkan warisan. Saat itu Mamamu datang kerumah Anjana dengan keadaan mengandungmu. Dan hal itu membuat kakek terkena serangan jantung hingga meninggal. Sebelum meninggal, kakek sudah menyuruh Papamu untuk menikahi Mamamu. Tapi Papamu tidak mau " Ucap Tipka.


Skandy diam. Ia mencoba mencerna apa yang dikatakan Tipka.


" Dan Papamu ini menggunakanmu sebagai alat balas dendam " Ucap Tipka.


" Diam kau " Teriak Henly.


" Kau dan Lili sama saja. Sama sama menyusahkan " Teriak Henly lagi.


" Lili? Siapa dia? " Tanya Tipka mamancing.


Tipka ingat, dikunci rumah juga ada kamar Lala dan Lili. Bisa saja dengan pertanyaannya itu. Ia akan mengetahui sesuatu.


" Lala dan Lili mereka adalah adik kembar kami. Dan Lili sama saja sepertimu. Sama sama suka ceramah hal hal yang tidak penting. Tidak seperti Lala " Jawab Henly.

__ADS_1


__ADS_2