Kembar Tapi Beda

Kembar Tapi Beda
Bab 69


__ADS_3

Tipka mengeluarkan kartu ponselnya dan mengganti dengan kartu yang ada didompet.


Dibukanya aplikasi album. Dan muncullah puluhan foto dan beberapa video.


" I-ini paman Henly " Gumam Tipka sedikit terbata.


Ada foto yang menampilkan Henly sedang menggendong seorang bayi. Ada juga saat Henly sedang menyiksa wanita hamil. Henly menyiksa wanita sama tapi dalam keadaan tidak hamil. Henly sedang menggendong wanita tadi, dengan banyak luka lebam diwajah wanita itu. Dan satu lagi yang paling mengejutkan, foto Henly sedang memeluk seorang anak laki laki yang menginjak usia remaja. Dia adalah Skandy.


" Apa mungkin Skandy anak paman? " Tanya Tipka.


" Tapi bagaimana mungkin Ayah bilang wanita yang mengaku hamil itu sudah tiada " Jawab Tapki.


" Tapi bisa saja kan. Paman Henly menyabotase kematiannya. Padahal sebenarnya ia membawa wanita itu dan menyembunyikannya. Kamu jangan lupa, Ayah juga bilang mayat wanita itu tidak ditemukan " Ucap Tipka.


" Apa kita tanya aja sama Ayah. Apa memang wanita ini yang mengaku itu? " Tanya Tipka.


" Lebih baik begitu, tapi jangan sampai Ayah curiga kita sedang melakukan apa " Jawab Tapki sekaligus memperingati.


" Baiklah " Balas Tipka.


***


Beberapa menit kemudian.

__ADS_1


" Ayah bilang, itu memang wanita yang sama " Ucap Tipka.


" Jadi, apa kesimpulannya? " Tanya Tapki.


" Menurutku, Paman Henly membawa wanita itu bersamanya. Dan wanita itu melahirkan seorang bayi yang adalah Skandy. Setelah wanita itu melahirkan, paman Henly membunuhnya. Lalu, setelah setahun lebih. Ia mendapat kabar kalau Bunda akan melahirkan. Dan dia memanfaatkan kesempatan itu untuk balas dendam. Tapi dia gagal menculikku, karena bibi menyelamatkan. Lalu dia menyuruh Skandy untuk mendekatiku. Tapi itupun gagal. Hanya saja, yang menjadi pertanyaan sekarang. Mengapa ia hanya ingin menculikku? Disaat ia bisa membalas dendam melalui Tapki. Kenapa tidak dia lakukan? Kenapa harus aku? " Kesimpulan yang diambil Tipka.


" Kamu benar. Kenapa dia hanya ingin membalas dendam melaluimu? " Ucap Tapki ikut menimpali.


" Ayo, sekarang kita pergi kerumah Mira " Ajak Tipka.


Mereka bertiga mengangguk, tanpa banyak bertanya.


Setelah itu, Tapki dan Yasky keluar dari mobil Andra dan masuk kedalam mobil Yasky. Mobil Andra berada didepan sedangkan mobil Yasky mengikuti dari belakang.


***


Tipka turun dari mobil dan langsung menekan bel.


Tidak berapa lama, pintu terbuka dan menampakkan seorang wanita paruh baya.


" Ada yang bisa bibi bantu? " Tanya wanita itu.


" Apa Mira ada, bi? " Tanya Tipka balik.

__ADS_1


" Non Miranya ada dikamar. Ada perlu apa ya? " Tanya bibi.


" Kita ini temannya, bi. Bibi cuman perlu bilang, kalau temannya Tipka datang " Jawab Tipka.


" Silahkan tunggu didalam tuan tuan dan nona nona " Ucap Bibi mempersilahkan mereka berempat masuk.


" Terima kasih, bi " Balas Tipka.


Mereka berempat menunggu diruang tamu.


Tidak berapa lama, muncullah Mira dengan wajah yang tampak kusut.


" Hay Mira " Sapa Tipka sedikit canggung.


Pasalnya, sudah sebulan lebih mereka berjauhan.


Tanpa aba aba, Mira langsung memeluk Tipka. Ia menangis dipelukan Tipka.


" Hey, ada apa? " Tanya Tipka sedikit hawatir.


" Skandy jahat, dia udah hianatin aku, hiks. Dia punya pacar lain " Jawab Mira dengan terisak.


" Jangan nangis, mungkin dia memang bukan orang yang tepat untukmu " Ucap Tipka menghibur.

__ADS_1


" Maafkan aku. Selama ini aku gak percaya sama kamu " Ucap Mira meras bersalah.


__ADS_2