Kembar Tapi Beda

Kembar Tapi Beda
Bab 64


__ADS_3

" Ada apa dengan wajahmu? " Tanya Tipka yang melihat raut wajah Tapki yang berubah.


" Ti-tidak " Jawab Tapki berubah menyembunyikan raut wajah sedihnya.


" Aku tahu kamu sedih. Pleas jangan bohong sama aku. Aku gak mau kamu memendam semua kesedihan ini. Jika kamu memang menyukai kak Yasky maka berjuanglah " Ucap Tipka memberi semangat.


" Aku tidak mau memperjuangkannya. Rasanya tidak pantas mengejar seseorang yang sudah memiliki pasangan " Ucap Tapki setengah berteriak. Ia mengatakan semua hal itu tanpa sadar.


" Tapi, perempuan it " Belum sempat Tipka menyelesaikan kata katanya, Tapki sudah langsung memotong.


" Tolong, jangan bicarakan apa apa tentang dia. Hargailah keputusanku ini " Pinta Tapki yang langsung masuk kedalam rumah meninggalkan Tipka sendiri.


'Dasar anak muda kasmaran. Kalau cemburu, ya cemburu. Jangan sampai salah paham gitu dong. Tapi, lucu juga sih kalau Tapki lagi cemburu. Sampai mewek gitu. Andai kamu tahu siapa perempuan itu. Pasti kamu malu karena berpikir seperti itu. Dan andai kamu tahu bagaimana nasib kak Yasky yang kamu hindari. Tiap hari dia tidak lupa untuk memberikan pesan yang isinya sama setiap hari. Bagaimana kabar Tapki, kenapa dia menghindariku. Tidak lupa dengan kalimat memohonnya' Batin Tipka geleng geleng kepala.


Tipka melangkahkan kakinya pergi kesisi lain rumah.


" Akhir akhir ini aku sudah lam tidak berenang " Gumam Tipka pelan.


Dia sekarang sedang berada dikolam berenang yang terletak disisi lain rumah.


Setelah mengganti pakaiaannya menjadi baju renang yang tidak terlalu terbuka, Tipka Langsung melompat masuk kedalam kolam.


Ditengah tengah berenangnya, ada seseorang yang memanggilnya.


" Nona Tipka Nikila Anjana " Panggil Seseorang.

__ADS_1


Tipka yang merasa namanya disebut langsung menoleh kesumber suara.


" Apa? " Tanya Tipka.


" Kamu dicariin kemana mana, rupanya ada disini. Kalau mau pergi itu bilang bilang. Biar kalau dicariin gak susah " Omel orang itu.


'Bukannya dia yang main pergi tadi' Batin Tipka.


Karena tidak ingin memperpanjang masalah, Tipka langsung bertanya saja.


" Mau apa kemari? " Tanya Tipka.


" Didepan ada pangeranmu " Jawab orang itu yang tidak lain adalah Tapki.


" Kak Andra? " Tanya Tipka memastikan.


Secepat kilat Tipka berenang ketepi kolam dan langsung naik.


Ia mengambil handuk untuk mengeringkan wajah dan rambutnya.


" Tapki " Panggil Tipka yang melihat Tapki ingin pergi.


" Apa? " Tanya Tapki.


" Boleh minta tolong? " Tanya Tipka.

__ADS_1


" Gak " Jawab Tapki ketus. Moodnya masih tidak baik.


" Boleh ya, boleh. Aku mohon " Mohon Tipka.


" Baiklah " Ucap Tapki menyerah.


" Ambilin baju aku dong " Pinta Tipka.


" Baju yang mana? " Tanya Tapki.


" Baju yang biasa aku pakai dirumah aja " Jawab Tipka.


" Yakin? " Tanya Tapki lagi.


" Ya " Jawab Tipka.


Tapki pergi meninggalkan Tipka menuju kamar Tipka. Ia memilih kaos berwarna hijau dengan celana yang tidak terlalu pendek berwarna senada.


Setelah itu, dia langsung kembali ketempat dimana Tipka berada.


" Ini bajunya " Ucap Tapki seraya menyerahkan pakaian Tipka saat sudah berada tepat dihadapan Tipka.


" Thanks " Balas Tipka seraya menerima dan pergi keruang ganti yang ada disekitar kolam.


Setelah selesai, Tipka langsung keluar bermaksud untuk turun bersama Tapki. Tapi Tapki malah menolak dengan alasan yang gak masuk akal.

__ADS_1


" Mataku lagi sakit. Kalau nengok hal hal yang aneh, rasanya jadi perih " Alasan yang diberikan Tapki.


Tipka tidak ingin memaksa Tapki, jadi dia hanya berkata " Ok ". Setelah itu dia turun kelantai dasar menuju ruang tamu sendiri.


__ADS_2