Kembar Tapi Beda

Kembar Tapi Beda
Bab 46


__ADS_3

" I-iya, aku kenal Skandy. Dia adalah orang yang ngejar ngejar aku saat SD " Jawab Tipka.


" Kamu ingat, cerita aku yang saat SD itu? " Tanya Tipka.


Sion mengangguk.


" Skandy itu adalah orang yang disukai Kanti waktu SD " Ucap Tipka.


" Jadi dia penyebab utama Kanti mau membunuh kamu? " Tanya Sion memastikan.


" Iya " Jawab Tipka singkat.


" Tapi kenapa kamu seperti membenci Skandy? " Tanya Sion bingung.


" Dulu, aku hanya menganggap Skandy sebagai teman. Aku juga tidak memperdulikan usahanya mengejarku. Karena, saat itu aku hanya berpikir untuk belajar bukan yang lainnya. Sekarang Skandy muncul lagi dikehidupanku. Aku sangat yakin, Skandy hanya manfaatin Mira. Dan hal itu membuat aku jadi kesal. Dia bilang cuman penasaran sama kepribadianku. Dan setelah kepribadinku terbongkar, Skandy tetap menyuruh Mira untuk memberitahukan info tentangku. Coba kamu pikir baik baik " Pinta Tipka.


" Aku juga merasa sama kayak kamu. Ternyata Mira sangat polos. Dan kepolosannya itu membuatnya jadi bodoh " Ucap Sion.


" Sudahlah, kita berikan semua keputusan kepada Mira. Itu hidupnya, dan dia berhak mengambil keputusan untuk hidupnya. Kita sebagai sahabat hanya perlu mendukungnya " Ucap Tipka.


" Kembalikan bukuku " Pinta Tipka.


" Emang kamu baca apa, serius banget? " Tanya Sion sambil menatap buku Tipka yang ada digenggamannya.


" Itu buku untuk pelajaran nanti " Jawab Tipka.


" Sini bukuku " Pinta Tipka sekali lagi.


" Ni " Ucap Sion seraya menyerahkan buku Tipka.


***


Pulang sekolah

__ADS_1


Tipka sudah berada didalam mobil bersama Andra. Mobil yang dikendarai Andra sudah tiba didepan sebuah rumah sederhana.


Tok tok tok


Tipka mengetuk pintu rumah. Tapi tidak ada yang membuka.


" Kayaknya Papa dan Mama juga pindah " Gumam Tipka.


Tipka pergi kebelakang rumah diikuti Andra.


'Disini terakhir aku melihat Mama' Batin Tipka.


Tanpa terasa, air matanya sudah keluar.


" Jangan nangis " Pinta Andra.


" Aku gak nangis, hanya kelilipan " Ucap Tipka menyangkal.


" Bagaimana kita masuk? " Tanya Andra.


" Emang kuncinya dimana? " Tanya Andra bingung.


" Seharusnya ada diantara botol botol itu " Jawab Tipka seraya menunjuk botol botol yang menumpuk.


" Ha, kamu serius? " Tanya Andra meyakinkan.


Tipka mengangguk.


" Botolnya terlalu banyak Tipka " Ucap Andra.


" Botol yang terdapat kunci berbentuk berbeda dari semuanya. Botolnya berbentuk love " Ucap Tipka.


Tipka duduk ditanah sambil mencari botol berbentuk love tanpa jijik.

__ADS_1


" Kamu gak jijik? " Tanya Andra.


" Ngapai harus jijik? " Tanya Tipka balik.


" Botol botol itu sudah menumpuk sejak lama, pastinya kotor dan bau " Jawab Andra.


" Dulu, Kakak aja suka main kotor, gak jijik tuh " Ucap Tipka.


" Itukan dulu, ya bedalah sama sekarang " Ucap Andra.


" Mau bantu gak? " Tanya Tipka.


" Iya " Jawab Andra.


Andra mulai mencari botol dengan tampang jijik.


Tidak berapa lama kemudian, Andra mendapatkan botol itu.


" Ketemu " Ucap Andra tersenyum bahagia. Seketika rasa jijiknya hilang.


Tipka beralih menatap kearah Andra.


" Kak Andra nemuin botolnya? " Tanya Tipka yang tidak percaya.


Karena sangking bahagianya Tipka reflek memeluk Andra.


Beberapa detik kemudian, Tipka langsung melepaskan pelukannya dan merasa canggung.


" Ma-maaf Kak, aku tadi reflek karena terlalu bahagia " Ucap Tipka.


" Gak papa, aku senang kok dipeluk sama kamu " Ucap Andra.


" Mana botolnya? " Tanya Tipka mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


Tipka berpikir, jika pembicaraan itu makin melanjut. Maka dia akan merasa sangat malu.


" Ini " Jawab Andra seraya menunjuk botol yang berbentuk love.


__ADS_2