Kembar Tapi Beda

Kembar Tapi Beda
Bab 76


__ADS_3

Seperti yang sudah dikatakan, hari ini rencananya Yasky akan meluruskan semua kesalah pahaman.


Andra dan Tipka sedang berada dirooftop rumah sakit Mutiara. Mereka memilih rumah sakit itu, karena akan menghemat uang. Apalagi mereka masih muda, tidak baik jika boros. Walaupun Tipka memiliki salon, tapi uang yang dihasilkan untuk membayar gaji dan menabung untuk merenovasi salon. Agar menjadi lebih luas.


Ada ayunan disisi kiri. Bunga bunga hidup yang berada didalam pot, menghiasi setiap sudut rooftop. Benda benda itu memang sudah ada disana sejak dulu. Dan sekarang mereka hanya perlu menambahkan sedikit hiasan, agar lebih cantik dan menarik.


Ditengah tengah lantai roftoop, tertulis


Tapki ❤ Yasky, yang mereka buat menggunakan kelopak mawar.


Ada juga hiasan hiasan gantung yang memenuhi dinding. 2 meja dan 4 kursi yang terletak disisi kiri. satu meja khusus untuk dua orang.


***


Malam harinya


Tipka berada dikamar Tapki. Ia menyerahkan sebuah paperbag yang berisi gaun kepada Tapki.


" Apa ini? " Tanya Tapki.


Tapki menerimanya dan membuka paperbag itu. Yang ia dapati adalah sebuah gaun berwarna merah.


" Gaun? " Tanya Tapki.


" Iya " Jawab Tipka.


" Untuk apa? Aku kan punya banyak gaun " Tanya Tapki.

__ADS_1


" Pakai saja " Ucap Tipka tidak ingin menjawab.


Tipka mendorong tubuh Tapki, masuk kedalam ruang ganti. Tipka mengunci pintu ruang ganti, agar Tapki tidak bisa kabur.


" Hey, kenapa dikunci? " Tanya Tapki teriak dari dalam.


" Aku akan buka setelah kamu selesai " Ucap Tipka.


" Aku sudah selesai " Ucap Tapki bohong.


" Gak percaya. Emang kamu kira aku ini bodoh Aku tahu kalau kamu makai gaun itu gak cukup 3 menit " Balas Tipka.


Akhirnya Tapki pasrah, ia mengganti bajunya menggunakan gaun yang diberikan Tipka.


" Sudah " Ucap Tapki.


Tipka melirik jam ditangannya, lalu membuka pintu ruang ganti.


Sebelum keluar dari kamar, Tipka menyuruh Tapki memakai heelsnya terlebih dahulu.


***


Disepanjang perjalanan, Tapki selalu bertanya. " Kita mau kemana? " Hanya tiga kata itu yang selalu dikeluarkan mulutnya.


Tapi yang ditanya hanya diam membisu sambil memainkan ponsel ditangannya.


Sebelum lima menit sampai dirumah sakit, Tipka mengambil kain merah dari tasnya. Lalu ia menutup mata Tapki menggunakan kain tersebut.

__ADS_1


" Hey, mau apa? " Tanya Tapki menghalangi pekerjaan Tipka.


" Diam dan ikuti saja " Titah Tipka.


" Tapi mau apa? Kenapa mataku ditutup? " Tanya Tapki.


" Diam " Ucap Tipka lagi.


Akhirnya mereka tiba dipintu belakang rumah sakit. Itu sengaja dilakukan, agar tidak terjadi kehebohan dirumah sakit.


Mereka masuk melalui lift khusus yang hanya bisa terbuka dengan sidik jari keluarga Anjana. Lift itu mengantar mereka langsung kerooftop.


Tipka menuntun Tapki menuju tempat dimana seharusnya ia berada. Ditengah lantai rooftop, yang terdapat nama Tapki, itulah tempatnya.


" Setelah aku buka penutupnya. Hadapilah semua masalah yang berada tepat didepan. Jangan menjadi seorang pengecut dengan kabur " Ucap Tipka.


" Maksudnya? " Tanya Tapki tak mengerti.


Bukannya menjawab, Tipka malah membuka penutup mata Tapki.


Saat Tapki melihat kebelakang, Tipka malah tidak ada. Dan saat dia melihat kedepan, yang tadinya kosong malah ada Yasky.


***


Dibalik sebuah dinding, ada dua orang yang sedang mengintip. Mereka lah Andra dan Tipka.


" Kamu yakin dia gak akan kabur? " Tanya Andra.

__ADS_1


" Aku yakin seribu satu persen. Perhatikan ajalah " Jawab Tipka.


" Ini saatnya Kak Yasky menunjukkan cintanya " Lanjut Tipka.


__ADS_2