Kembar Tapi Beda

Kembar Tapi Beda
Bab 36


__ADS_3

Sesampainya disekolah, Tipka masih belum menyadari.


" Tipka " Panggil Andra.


" Ya " Sahut Tipka.


" Kita sudah sampai disekolah " Ucap Andra.


" Sekolah? Ngapain kesekolah? " Tanya Tipka.


" Aku ada urusan penting. Dan tadi aku hanya izin untuk bawa kamu kerumah sakit " Jawab Andra.


" Aku disini aja " Ucap Tipka.


" Kamu ngapain disini? " Tanya Andra.


Sebaiknya, kamu masuk kelas. Seminggu lagi " kita ada ujian. Kamu harus belajar " Saran Andra.


" Aku gak mau masuk kelas. Aku disini aja " Ucap Tipka.


" Kalau kamu disini terus, bisa bisa kamu mati karena kekurangan oksigen " Ucap Andra.


" Emang kenapa kamu gak mau masuk kelas? " Tanya Andra.


" Ada orang jahat " Jawab Tipka yang matanya sudah mulai berkaca kaca.


" Kamu jangan nangis, dong " Ucap Andra.


" Aku gak nangis, aku gak mau nangis untuk orang yang gak berguna " Ucap Tipka memaksakan senyumnya.


" Kalau kamu gak mau masuk, kita kekantin aja. Sekarang masih jam istirahat " Ucap Andra seraya melihat pergelangan tangannya yang terdapat jam.

__ADS_1


" Tapi aku sama Kak Andra ya " Ucap Tipka.


" Tadi pagi gak mau sama aku, sekarang mau " Celetuk Andra.


" Udah ah, sekarang aku kekantin " Ucap Tipka yang berlalu pergi meninggalkan Andra.


" Tunggu dulu " Ucap Andra seraya berlari mengejar Tipka.


***


Sesampainya dikantin, Tipka menanyakan pesanana Andra.


" Kak, Kakak mau pesan apa? " Tanya Tipka.


" Aku ikut kamu aja " Jawab Andra yang mengerti maksud pertanyaan Tipka.


" Kakak duduk aja. Aku mesenin makanannya dulu " Ucap Tipka yang berlalu pergi.


Tidak berapa lama, Tipka datang dengan membawa nampan. Tipka melirik kekanan dan kekiri mencari dimana Andra duduk. Tipka melihat Andra yang sedang duduk dengan teman temannya sambil mengobrol. Tanpa menunggu lama, Tipka segera menghampiri Andra.


" Eh, ada cewek cantik " Celetuk Rudy.


" Bro, ini kan Tipka kembarannya si Tapki " Ucap Danu.


" Tipka, kamu mau makan disini? " Tanya Rudy.


" Kalau mau, sini duduk disampingaku aja " Lanjut Rudy.


Tipka melirik kanan kiri memastikan ada kursi yang tersisa dikantin atau tidak. Nyatanya, ada kursi dimeja Sion dan Mira.


'Daripada aku duduk sama Mira, mending aku duduk sama cowok aneh ini' Batin Tipka.

__ADS_1


Tipka duduk disamping Rudy dan berhadapan dengan Andra.


Ditengah makan mereka, ada seorang gadis yang datang dan langsung duduk disamping Andra dengan bergelayut manja dilengan Andra.


" Hay Andra " Sapa gadis itu.


" Ngapain kesini? " Tanya Andra seraya melepas tangan gadis itu yang melingkar dilengannya.


" Oh, aku kesini mau membahas soal ini " Jawab gadis itu seraya menunjukkan beberapa kertas.


" Kita bisa bahasnya nanti saat rapat " Ucap Andra kepada gadis itu yang sebenarnya adalah Vivi.


Dring


Tanda ada pesan masuk.


" Maaf " Ucap Tipka seraya mengambil ponselnya didalam saku, untuk melihat pesan yang masuk.


**Kak Ririn


Tipka, hari ini kamu bisa datang kesalon yang sudah selesai dibangun?


Mau ngapain, Kak?


Hari ini adalah acara pembukaan salon. Kakak mau kamu juga datang. Dan kamu juga harus memotong pitanya.


Kakak berhak memotong pitanya. Aku mau kita memotong pitanya berdua. Karena salon itu dibangun memang untuk kalian.


Tipka langsung mematikan ponselnya dan kembali melanjutkan makan.


" Ternyata, ada adek kelas yang sok cantik " Celetuk Vivi.

__ADS_1


Tipka hanya diam dan tetap melanjutkan makan tanpa mengurusi ucapan Vivi.


Vivi yang dicuekin merasa geram


__ADS_2