Kembar Tapi Beda

Kembar Tapi Beda
Bab 66


__ADS_3

" Maaf aku harus pergi. Ada sesuatu yang harus kuselesaikan " Ucap Tapki yang tanpa salam langsung mau pergi.


" Apa salahku? " Tanya orang itu yang adalah Yasky.


Mendengar pertanyaan Yasky membuat kaki Tapki membuka, tidak bisa melanjutkan langkahnya.


" Kenapa kau selalu menghindariku? " Tanya Yasky lagi.


Tapki berbalik, berjalan mendekati Yasky yang terlihat sedih dari raut wajahnya.


" Kakak gak ada salah apa apa " Jawab Tapki dengan memaksakan senyumnya.


" Lalu, untuk apa kau menghindariku? " Tanya Yasky.


" Aku gak menghindari Kakak tuh. Aku memang ada urusan yang harus kuselesaikan hari ini " Jawab Tapki yang berbicara jujur dikalimat kedua.


" Lalu kenapa kamu kemari? " Tanya Yasky.


" Ingin bertemu dengan Tipka " Jawab Tapki jujur.


" Kau bisa meluangkan waktu dengan Tipka. Tapi kenapa tidak bisa untukku? " Tanya Yasky lagi.


" Karena itu membuang buang waktuku " Ucap Tapki lirih.


" Baiklah, kau boleh pergi jika aku memang membuang buang waktumu " Ucap Yasky.


Tapki yang mendengarnya langsung berbalik untuk pergi. Tapi lagi lagi, langkahnya harus terhenti.


" Tapi kau harus menjawab satu pertanyaanku dengan jujur " Lanjut Yasky.

__ADS_1


" Apa? " Tanya Tapki dengan suara serak tanpa membalikkan kepalanya karena air bening sudah mengalir membasahi pipinya.


" Kenapa Kau menghindariku? " Tanya Yasky.


" Aku sudah menjawabnya tadi " Ucap Tapki Yang tidak ingin berkata jujur.


" Aku gak percaya itu alasannya " Ucap Yasky.


Tapki menyeka air matanya dan berbalik menghadap Yasky.


" Aku gak mau jadi perusak hubungan orang " Jawab Tapki sambil tersenyum getir.


" Itu jawabannya. Puas " Lanjut Tapki yang Langsung berbalik lari masuk kedalam kamar melalui tangga yang ia lewati tadi.


***


Yasky masuk kedalam rumah dengan pikiran yang gundah.


Tibanya diruang tamu, Yasky langsung duduk disamping Andra.


" Bagaimana? " Tanya Tipka.


Yasky melirik Tipka sebentar, lalu kembali melihat yang lain sambil menggeleng.


" Dasar anak kasmaran " Ucap Tipka tersenyum sambil geleng geleng kepala.


" Aku lagi sedih, jangan meledekku " Ucap Yasky kesal.


" Tapki ngomong apa tadi? " Tanya Tipka.

__ADS_1


" Dia bilang tidak ingin merusak hubunganku " Jawab Yasky lesu.


" Itu aja? " Tanya Tipka lagi.


Yasky mengangguk.


" Kakak ngerti masuk perkataannya? " Tanya Tipka sambil mengemil cemilan yang ada dimeja.


" Gak " Jawab Yasky sambil menggeleng.


" Kak Yasky sama Kak Andra beda, hu. Kak Yasky katanya suka sama Tapki, tapi gak pekaan. Kalau kak Andra masih bisa peka sama aku, walau hanya dikit. Dibandingkan Kak Yasky " Ucap Tipka membanding bandingkan.


" Jangan membela belanya. Tolong bantu aku " Pinta Yasky.


" Tapki lagi cemburu " Ucap Tipka.


" Cemburu? " Tanya Yasky memastikan.


" Iya " Jawab Tipka.


" Sama siapa? " Tanya Yasky.


Tipka mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan foto yang ia tunjukkan tadi kepada Tapki.


" Kamu dapat darimana? " Tanya Yasky heran.


" Kakak gak tahu apa, kalau aku sama Tapki itu punya pengawal pribadi? " Tanya Tipka.


Yasky menggeleng.

__ADS_1


" Kami diberikan pengawal saat menginjak bangku SMP. Hanya saja aku tidak menyukai jika setiap gerak gerikku diawasi. Jadi aku meminta Ayah agar mengambil lagi pengawal itu. Dan dengan susah payah aku membujuk Ayah, akhirnya Ayah luluh. Tapi, saat kejadian bulan lalu. Pengawal Tapki tidak mengawasinya karena Tapki melarang dan memberikan beberapa ancaman. Dan setelah kejadian itu, Ayah kembali memberikan pengawal. Dan itu membuatku sedikit risih. Tapi mau bagaimana lagi, mungkin itu bentuk kasih sayangnya " Jelas Tipka.


__ADS_2