Kesalahan Terbesarku

Kesalahan Terbesarku
SEASON 2 AILSA


__ADS_3

Huft


Terdengar suara nafas yang panjang dari mulut Marisa, ia bingung kemana ia harus mencari pekerjaan. Banyak sekali lowongan pekerjaan namun tidak relevan dengan kemampuan Stela.


”Yatuhan kemana lagi aku harus mencari pekerjaan” kaki Stela sampai bengkak karena ia mencari pekerjaan dengan berjalan kaki, selain lebih efektif ia juga tidak ingin menghabiskan terlalu banyak bensin untuk mobilnya. Stela berhenti di halte bus, ia meregangkan kakinya yang semakin sakit.


“Stela kamu disini? Kamu beneran Stela kan?” Teriak wanita cantik yang seumuran dengan Stela.


“Hana” ucap Stela seraya memeluk temannya itu,


”Stela yaampun aku kira siapa, kok kamu disini ngapain?” Tanya wanita bernama Hana itu.


”Iya aku nyari pekerjaan” ucap Stela yang langsung ditertawakan oleh Hana.


“Yang benar saja putri pemilik perusahaan Hernandez mencari pekerjaan panas panasan? Lalu kemana suamimu?” Ucap Hana dengan tertawa


“Aku tidak punya Aset disana Han, aku tidak bisa seenaknya masuk perusahaan itu. A-aku tidak pernah dinafkahi mas Bayu Han makanya aku nyari kerja sekarang” ucap Stela seraya tersenyum pilu


“Apa? So fuc*ing yang benar saja?” Hana terkejut seketika, ia langsung menyeret stela untuk masuk kedalam caffe disebelah Halte.


“Jadi Bayu gapernah kasih kamu uang?” Tanya Hana


”Dulu dikasih, tapi setelah Ailsa umur dua tahun dia sama sekali tidak memberiku uang dan kini ia punya istri baru” Ucap Stela jujur pada Hana sahabatnya.

__ADS_1


“Lalu selama ini untuk biaya hidup kamu pakai uang apa?” Tanya Hana


“Selama 2 tahun terakhir ini aku menghemat pakai uang tabunganku, sisanya kalau aku atau Ailsa sakit aku pakai asuransi yang sudah dijamin keluarga Hermandez” ucap Stela.


”Keterlaluan bayu, lalu kamu bercerai dengan dia?” Tanya Hana


“Aku tidak mau diceraikan mas Bayu, Aku tidak ingin Ailsa kehilangan sosok ayahnya dan tumbuh dikeluarga yang tidak utuh” ucap Stela menangis


”Stela, Kamu taukan sekarang Bayu tidak sebaik yang kamu lihat. Sebagai sahabat aku hanya bisa berdoa semoga masalahmu cepat selesai, tapi kalau boleh jujur sebaiknya kamu berpisah dengannya aku tidak ingin Ailsa juga yang terkena dampaknya. Untuk pekerjaan kamu tenang saja aku akan meminta suamiku untuk memasukkanmu bekerja ditempatnya” ucap Hana seraya memeluk sahabatnya itu


“Thankyou Hana, Aku beruntung bertemu kamu. Aku benar benar lelah” ucap Stela.


“Sama sama ini kartu nama suamiku nanti kamu kuhubungi kalau suamiku sudah mendapatkan tempat yang cocok untukmu” ucap Hana. Tak lama Stela pulang dengan wajah bahagianya, ia bersyukur akhirnya ia akan bekerja lagi. Ia menjemput Ailsa yang kala itu sedang bersekolah dengan langkah tegapnya Stela menjemput putri kecilnya.


“Hai girl, how’s your day?” Ucap Stela seraya memeluk putri kecilnya itu.


“Im very happy mama, i have many friends at here” ucap Ailsa dengan fasihnya.


“Good girl, yaudah yuk kita pulang” ajak stela kemudian mereka menuju mobilnya


Sampai dirumah Marisalah yang berada didepan kursi bak nyonya rumah menghentikan langkah Stela,


“Harusnya kamu itu sadar diri, istri yang tercampakkan itu wajib pergi dari rumah ini” ucap Marisa sinis

__ADS_1


“Sayang, kamu kekamar ya mandi trus ganti baju sana” pinta Stela sebelum menjawab pertanyaan Marisa. Setelah Ailsa sudah menjauh kelantai 2 Stela langsung menjawab dengan jawaban menohok pada wanita perebut suaminya


“Harusnya yang sadar diri itu anda, ini rumah saya yang numpang disini itu anda dan suami anda. Dan kok anda gak malu ya terang terangan ngrebut apa yang bukan haknya? Kegatelan ya mbak?” Ucap Stela dengan gaya angkuh


“Bangsat, berani kamu ya. Aku aduin ke Mas Bayu biar dia cerein kamu.” Ucap Marisa


”Silahkan, kalau anda sudah siap jadi gembel dijalanan. Karna suamimu itu cuman bisa mengelola tapi dia tidak ada hak untuk memiliki satupun dari kemewahan yang dia punya. Dasar cewek kegatelan, goa masal gaada harga dirinya” ucap Stela pada Marisa yang terlihat sangat kesal.


Plak


Satu tamparan keras mendarat dipipi mulus Stela, bukan Marisa tapi suaminya. Rasa sakitnya tamparan tidak sebanding dengan rasa sakit dihatinya. Ia terlanjur sakit hati yang mendalam pada suaminya yang dibutakan oleh cinta seorang wanita


“Kurang ajar, bisa kamu ngomong kaya gitu sama calon istriku?” Teriak Bayu


“Ya, dia lah yang merebut segalanya dari aku” ucap Stela


“Berani kamu menjawab lagi” plakk satu Tamparan lagi mendarat dipipi Stela hingga ia jatuh tersungkur.


“Inget ya, lo udah janji buat ga ngungkit tentang aset apapun itu. Lo mau gue panggil Ailsa buat liat kamu hancur dengan tanganku sendiri?” Ucap Bayu seraya menarik rambut Stela


”Kamu jahat mas, kamu berubah, mana kamu yang dulu? Aku kangen dengan sikapmu yang dulu. Ini bukan kamu, kamu udah janji gabakal nyakitin aku didepan kedua orangtuaku tapi kamu sendiri yang melanggar janji itu” ucap Stela pada Bayu


“Gausah sok suci, gue ga cinta lagi sama elo” ucap bayu yang membuat hati Stela kian teriris

__ADS_1


__ADS_2