
tok tok
pintu diketuk dari luar, alexapun berjalan untuk segera membuka pintu namun pintu sudah dibuka dari luar
deg...deg...
hah?
...----------------...
"hahhh gila dunia sempit banget" ucap alexa lirih
lelaki yang ia tabrak tadi merupakan lelaki yang akan bertemu dengan bosnya. lelaki itu terus menatap alexa tanpa berkedip hingga sang presdir menghampiri mereka
"Hello Mr. Frank how are you?"
(Hai, pak Frank bagaimana kabarmu?) ucap Azka sambil menjulurkan tangannya kedepan sang kolega bisnisnya
"Im fine Mr. Azka dirgantara haha"
(Aku baik, pak Azka dirgantara) ucap lelaki tadi membalas jabat tangan azka
"long time no see you Mr. frank"
(sudah lama tidak bertemu dengan anda Mr frank) ucap Azka ramah
"yeah, the last time we met you were still a snotty kid haha"
(ya, terakhir kali kita bertemu kamu masih seorang bocah ingusan haha)
"of course haha, okey sit down" ucap azka seraya mempersilahkan koleganya untuk duduk
"Mr frank let me introduce, she is my secretary, Alexa. she's secretary Tio's daughter"
(perkenalkan dia sekertaris saya, Alexa. dia putri sekertaris Tio) cercah azka mengenalkan alexa
"so beautifull name"
(nama yang begitu indah) ucap mr frank menjabat tangan alexa, ia memandang sangat dalam terhadap alexa
Cup
dengan sengaja mr frank itu mencium tangan alexa yang masih ia jabat tangannya. seketika alexa menarik tangannya dengan begitu terkejut, Azka pun demikian lalu ia berkata
"Don't scare my secretary, she's secretary Tio's favorite little girl"
(jangan menakuti sekertarisku, dia gadis kecil kesayangan sekertaris Tio) diselingi tawa azka
"gila nih orang pengen gue tonjok mukanya" batin alexa
Azka sangat mengenali Mr. frank dia merupakan lelaki sang casanova yang tak lain merupakan sahabat dekat ayah Azka, meskipun tampan bak hot daddy namun sikapnya yang sangat glamor, suka memerintah, dan main wanita merupakan makanan sehari hari untuk lelaki tersebut.
Azka tidak ingin dia menganggu sekertarisnya terlebih alexa merupakan anak yang polos dan sangat baik apalagi dia putri dari seorang sekertaris Tio.
setelah itu mereka melanjutkan pertemuan mereka
...----------------...
"aaaail sumpah gue bener bener bete bangett hari ini" teriak alexa saat telfonnya terhubung dengan sang sahabat tercintanya
"ngapain si triak triak budeg kuping gue" bentak ailsa kesal
"Aaail sumpah ya gue hari ini sial banget, gue kan malam ini ada pertemuan sama pak frank frank itu dari perancis nah gue itu nabrak tu orang waktu habis dari kamar mandi setelah itu awalnya gue gangerti tu kalo dia kolega presdir azka" ucap alexa
"terus apa hih ceritain buruaann" tanya ailsa gemas
"ih bentar bangsul gue lagi ngambil posisi ni"
"hmm cepet"
__ADS_1
"jadi tu gue awalnya kaget pas tu orang buka pintu ternyata dia pak frank, saat pertemuan tu dia nglirik gue terus risih banget gue dan lo tauuuu aiill, lebih gilanya lagi tangan gue dicium doonggg sama tu orang gila banget kan" adu alexa
"ahahahhah" terdengar gelak tawa dari ailsa diseberang
"bangs*t lu ail gue marah nih"
"ntar ntar gue ngakak dulu ya hahahah"
"aaill huwaa" ucap alexa mendramatiskan suasana
"kali aja tu orang suka elu"
"gak mau, dia itu kayak presdir presdir casanova gitu deh ail sumoah deh kayak hot daddy gitu"
"yabagus dong nanti kamu jadi simpanan sang casanova eh engga sugarbaby deng hahaha" goda ailsa
"gila lu, gue serius ail"
"iyadeh tiati lu, jangan sampe kemakan rayuannya sugardedii haha"
"ck awas lu ail"
alexapun mengakhiri panggilan secara sepihak, ia begitu geram karna ailsa ikut menggoda dirinya
...----------------...
Ailsa tersenyum mendengar suara alexa, ia begitu kesepian sekaligus rindu pada sahabatnya itu. Alexa merupakan satu satunya sahabat ailsa saat kini alexa bekerja sebagai sekertaris azka dia menjadi sangat sibuk. Ailsa memahami itu, alexa merupakan gadis yang selalu ingin menunjukkan kedewasaannya pada sang ayah.
Alexa selalu dianggap anak kecil oleh ayahnya, alexa selalu ingin menunjukkan bahwa ia bisa berusaha sendiri tanpa bantuan ayahnya. Ailsa sangat tahu bahwa sahabatnya itu tidak ingin dinilai buruk oleh azka jadi ailsa memaklumi jika sahabatnya itu jarang sekali bertemu dengan dirinya.
Namun Ailsa sempat berfikiran bagaimana jika Azka punya rasa terhadap alexa karena mereka selalu bersama setiap hari bahkan dari pagi sampai malam. Ailsa dan aska juga sudah jarang sekali pergi menghabiskan weekend berdua. namun ailsa percaya bahwa sahabatnya tidak mungkin seperti itu.
......................
disisi lain alexa dengan kesal segera beranjak dari pembaringan, ia ingin mengambil air di bawah.
Saat alexa sampai dibawah tangga ia bertemu dengan ayahnya yang baru saja memasuki rumah
"ya ayah" jawab alexa seraya melangkah mengikuti sang ayah tercinta menuju ruang kerja ayahnya.
ayahnya memasang wajah dingin dan datarnya, terlihat ia menghela nafas berat berkali kali.
"ada apa ayah? apa a-ku" ucap alexa dengan terbata bata
"dengar ayah" sang ayah menatap putri kesayangannya
sudah 5 menit sang ayah hanya memandang alexa tanpa berkata apa apa hingga alexapun mengeluarkan suaranya
"ada apa ayah, aku mendengarmu" tampak sekertaris tio menghela nafasnya kembali
"alexa kau tau kau putri kesayanganku, putri semata wayangku, satu satunya yang kumiliki" ucap sekertaris tio
alexa tidak menjawab sang ayah, ia hanya diam dia tau bahwa ayahnya sangat menyayangi dirinya. disisi lain alexa juga takut akan kemarahan ayahnya itu
"sejak ibumu tiada ayah hanya punya dirimu, kau tau kenapa ayah selalu melarangmu bekerja? kau tau bagaimana hati ayah melihat dirimu menjadi seorang sekertaris? hati ayah begitu terluka. ayah tidak ingin kamu bekerja keras untuk hidupmu, ayah tidak ingin kamu kecapekan dan meninggalkan ayah"
alexa masih terdiam
"Cukup ayah yang bekerja keras untuk hidupmu, cukup ayah yang menjadi seorang sekertaris. menjadi sekertaris presdir itu tidaklah mudah sayang, dan ayah tidak mau kamu menghabiskan waktumu untuk hal yang sangat sibuk"
"tidakkah ayah ingin aku bahagia?" alexa mulai angkat bicara
"ayah sangat ingin hidupmu bahagia, ayah selalu memberi kebebasan padamu agar kamu selalu bahagia"
"apa ayah tau kebahagiaanku? aku hanya ingin ayah memandang usahaku, menghargai setiap perjuanganku dan menghargai segala yang sudah aku putuskan"
Sekertaris tio langsung meninggalkan sang putri
mata alexa mulai berkaca kaca tak lama iapun mulai menangis.
__ADS_1
"tidakkah ayah tau aku selalu terkekang oleh peraturan yang selalu ayah buat untukku apa itu kebebasan?" tanya alexa lirih memandang sang ayah menghilang dari pandangannya
......................
Alexa merupakan anak satu satunya dari seorang sekertaris Tio tangan kanan Baron Dirgantara
ibunya meninggal saat melahirkan dirinya. Ia sangat kesepian karena kesibukan ayahnya. sejak kecil alexa tinggal dirumah neneknya di inggris, hari harunya selalu ditemani oleh neneknya. Bahkan neneknya lah yang selalu memberi kasih sayang kepada alexa saat tidak mendapat kasih sayang dari kedua orang tuanya.
Saat kecil alexa selalu ingin bermain dengan ayahnya namun hal tersebut sangat tidak mungkin karena kesibukan Tio sebagai sekertaris presdir dirgantara group, Karena kesibukannya Sekertaris Tio bahkan jarang menemui putrinya yang kala itu tinggal bersama sang ibunda. Saat itu Alexa selalu bertekat untuk membuktikan kepada ayahnya dengan harap ayahnya akan melihat kemampuan putrinya.
Alexa merupakan gadis yang jujur, dia sedikit cerewet jika dengan sahabatnya satu satunya yaitu Ailsa yang tak lain kekasih bosnya. Alexa selalu berbagi sedih ataupun senang dengan sahabatnya itu. Ailsa dan alexa sudah bersahabat saat menginjak sekolah menengah pertama. Ya kala itu alexa dijemput oleh sekertaris Tio agar tinggal dengan dirinya. Sekertaris Tio menyekolahkan alexa disekolah tempat Ailsa bersekolah. Kala itu Azka tidak bersekolah ditempat Ailsa dan Alexa.
Alexa merupakan anak yang pandai, dia dan ailsa sama sama mendapatkan beasiswa meskipun ia hidup bergelimang harta. Sejak dulu Ailsa dan Alexa selalu menduduki peringkat 3 besar mereka berdua mendapat julukan "the Queen of Queen" selain berwajah cantik mereka disebut ratunya ratu.
Alexa selalu memiliki tekat yang kuat, oleh karena itu ia tidak ingin mengecewakan ayahnya.
...----------------...
keesokan harinya
"hah gila mata gue bengkak" ucap alexa sambil berkaca
"gilaa gamungkin gue kek gini saat ngantor.
aaa okeoke mari kita bermake up tebal untuk pertama kalinya"
Alexapun mulai melukis wajahnya dengan make up yang lebih banyak tidak seperti biasanya. Alexa tipe orang yang sudah cantik natural tanpa makeup jadi kesehariannya hanya mempoles dengan makeup ringan.
Sampai kantor Alexa segera berlari menuju mobil sang presdir kala melihat mobil sang presdir sampai didepan lobi kantor, akibat berdandan lama Alexa jadi sedikit terlambat.
"Selamat pagi Tuan Azka" ucap alexa tersenyum ramah
"ya selamat pagi, kamu terlihat cantik pagi ini."puji azka
"Terimakasih presdir" wajah Alexa mulai bersemu merah
mereka bergegas memasuki kantor disana banyak sekali yang menatap sekertaris alexa dengan terpana. karna sekertaris alexa mengenakan sedikit riasan yang berbeda dari biasanya dari mereka pun berbisik
"sekertaris alexa benar benar cantik"
"aku sungguh iri"
"benar aku punn iri" ucap ketiga resepsionis
....
"Hari ini rapat dengan mr frank lagi, ah siall" umpat alexa dengan kesal ketika melihat jadwal sang presdir
"alexa" panggil azka yang tidak dijawab alexa
"alexa" panggil azka lagi namun tak kunjung dijawab sekertaris itu. Alexa sibuk dengan umpatannya saat ini ia tidak menghiraukan panggilan Azka
"Sekertaris Alexa" azka menaikan volumenya
"hah i-iya presdir" ucap alexa gelagapan
"kau melamun dijam kerja?"
"mm-maaf presdir saya sedikit kurang konsentrasi"
jawab alexa terbata
"lain kali jangan lakukan lagi"
"Siap presdir" ucap alexa membungkuk
...----------------...
salam sayang dari otor🖤🖤
__ADS_1
gajelas bangeet ya aku tu ya ginilah
btw curhat bentar, aku sibuk akhir akhir ini so gatau deh up lagi kaga