
Alexa memasuki kamar hotelnya, ia sudah memesan tiket penerbangan dan sudah bersiap siap. Ia akan mengunjungi makam sang ibu untuk berpamitan kemudian ia akan kerumah melihat sang ayah dari kejauhan setelah itu ia akan kembali kehotel dan bersiap siap ke bandara.
Alexa saat ini sedang beristirahat seraya mengusap perut ratanya. Tak lupa ia meminum vitamin agar janinnya kuat, entahlah ia sebenarnya tidak ingin melakukan perjalanan jauh disaat ia hamil muda namun ia terpaksa dan hanya berharap janinnya tidak apa apa.
"Nak aku cuman punya kamu saat ini, mama mohon bertahanlah untuk mama" ucap Alexa seraya menangis.
Pagi hari Alexa terbangun seperti biasa perutnya mual seperti diaduk aduk.
hoek.. hoekk
Alexa mengeluarkan seluruh isi dalam perutnya, Hal yang harus Alexa alami setiap paginya yaitu merasakan mual seperti ini. Dengan keadaan lemah Alexa malah memilih tidur kembali hingga ia terbangun pukul 9 pagi. Alexa bergegas mandi dan bersiap menuju makam sang mama. Alexa mampir ketoko bunga untuk membeli beberapa untaian untuk sang mama.
__ADS_1
Setibanya di makam Alexa duduk dipusara makam sang ibu.
"Hai ma, gimana kabarnya hari ini? Lihat deh Alexa bawa apa. ya bunga bunga yang cantik seperti mama"
"Maa, maaf ya ma Alexa udah ngecewain mama sama ayah. Ayah sepertinya sangat kecewa sama Alexa. Maaf ya ma karena aku ayah jadi kehilangan mama. Bodohnya Alexa tidak menggunakan kehidupan yang mama beri buat Alexa dengan hal hal yang bermanfaat justru Alexa malah hamil diluar nikah kaya gini"
"Mama pasti kecewa dan nyesel kan karena dulu mama malah memilih melahirkan anak yang tidak berbakti dan bikin malu keluarga kaya Alexa ini" monolog Alexa seraya menangis tersedu sedu.
"Saat ini ayah pasti sangat malu punya anak kaya Alexa, ayah pasti juga tambah benci pada Alexa. Maaf ya ma Alexa tidak bisa menjaga ayah lagi, karena ayah sudah sangat benci Alexa. Oh iya ma Alexa harus pergi mungkin Alexa tidak akan menjenguk mama lagi kaya gini. Maa Alexa saat ini akan menjadi seorang ibu, meskipun semua orang membenci kehadiran anak Alexa ini tapi Alexa janji akan menjaga melindungi serta merawatnya karena anak ini satu satunya yang Alexa punya. Alexa udah kehilangan semuanya, hanya anak ini semangat Alexa untuk hidup didunia." Alexa mengusap air matanya dan beranjak meninggalkan makam sang ibu.
Tanpa Alexa sadari sejak dari tadi sang ayah mendengarkan semua perkataan Alexa. Sekertaris Tio mendekat kearah makam sang istri seraya meneteskan air mata.
__ADS_1
"Sayang, maafkan aku yang tidak bisa menjaga putri kita. Maafkan aku yang tidak mampu merawat dan mendidiknya dengan benar hingga kejadian ini bisa terjadi."
"Sayang aku ingin kamu disini disampingku saat ini juga. Aku harus apa? apa yang harus kulakukan saat ini? aku merasa malu karena pengorbananmu dalam melahirkan seorang anak untukku malah aku sia siakan ia tidak kujaga dengan benar. Sayang tidak kusadari kita akan menjadi seorang kakek dan nenek andai kamu disini aku akan sangat bahagia." ucap Sekertaris Tio seraya menangis.
Sekertaris Tio juga beranjak pulang kerumahnya, ia sudah berbicara dengan Tuan Baron kalau dia ingin berhenti bekerja. Baron awalnya mencegah dan meminta maaf atas apa yang telah dilakukan putranya, bahkan Baron juga tidak mengakui Azka anaknya lagi. Sekertaris Tio sudah seperti saudara bagi Baron ia tidak ingin kehilangan sosok sahabat, teman, sekaligus orang paling ia percaya. Namun Sekertaris Tio tetap kekeuh untuk berhenti bekerja.
Saat tiba di dekat pagar rumahnya Sekertaris Tio melihat putrinya berdiri diluar pagar. Sekertaris Tio menghentikan mobilnya dan mengamati putrinya yang sedang berdiri menatap rumahnya. Alexa tidak mengucapkan apapun ia hanya memandangi rumah seraya tersenyum. Hingga satu jam lamanya Sekertaris Tio masih mengamati sang putri yang setia berdiri disana yang saat ini mulai menunduk dan meneteskan air mata, Entah berapa lama putrinya sudah berdiri disana sudah bisa dipastikan kalau putrinya berdiri disana lebih dari satu jam yang lalu.
...----------------...
you guys, aku baru sadar ternyata draftnya hilang malah kembali ke eps kemarin. Ini nih othor kasih yang hari ini 🙂
__ADS_1