
Alexa menatap mata Azka disana benar benar terlihat Azka tulus meminta maaf padanya.
"Baiklah"
"really? aku tau kamu tidak akan mengecewakanku" Azka langsung memeluk Alexa disana jantung Alexa terasa berdebar kencang. Tak lama Alexa mengurai pelukan Azka, namun Azka masih setia memandangi Alexa. Dirinya mendekat lagi kearah Alexa semakin dekat dan
...----------------...
Cup
Azka mulai menempelkan bibirnya ke bibir Alexa, Alexa yang terkejut langsung mendorong Azka agar menjauh darinya, tetapi dirinya kalah cepat kala Azka sudah menahan tengkuk Alexa dan memperdalam ciu*** mereka. Azka mulai menggigit bibir Alexa kala Alexa menutup rapat mulutnya seketika mulut Alexapun terbuka dengan cepat Azka menjelajahi rongga mulut Alexa. Menyes*p dengan lum*** yang ganas
mereka berciu*** sedikit lama hingga Alexa mulai kehabisan nafas, Azkapun menghentikan aktivitasnya. Alexa mulai ngos ngosan
"Bernafas bodoh" Ucap Azka seraya mengacak acak rambut Alexa dan berlalu keluar dari kamar Alexa
"Kau kurang ajar, kenapa kau melakukannya" teriak Alexa.
Azka hanya melambaikan tangannya tanpa menoleh dan berlalu menuruni anak tangga.
"lelaki breng***" umpat Alexa
"Arrrrggh pusing gatau lagi!" frustasi Alexa sambil mengacak acak rambutnya sendiri.
...----------------...
Azka pulang menuju apartemennya dirinya berniat ke caffe Ailsa untuk makan malam setelah mandi dan berganti pakaian. Setelah selesai mandi dan berganti pakaian yang santay, Azka mulai melajukan Mobilnya menuju caffe Ailsa, disana Ailsa terlihat sedang sibuk dengan berbagai resep terbaru dari caffenya. Azka menghampirinya dan langsung memijat bahu Ailsa.
"Pusing sayang?" ucap Azka
"hih ngagetin aja, iya nih pusing banget resepnya enak semua tapi masaknya lama" ucap Ailsa seraya memegang tangan Azka yang berada dibahunya.
"Duduk sini sayang" tawar Ailsa
"iya, aku pesen makan dulu deh" jawab Azka
"Kamu pulang jam berapa kok udah ganti aja nih" tanya Ail
"Iya tadi abis dari rumah Sekertaris Alexa ngambil berkas trus pulang mandi dan nyelesain berkas itu sebentar trus kemari, emang sengaja gak balik kekantor"
Tak lama pesanan Azka datang,
"Suapin dong by"
"manjanyaaa" ucap Ailsa sambil menyuapi Azka yang sibuk main game diponselnya. Setelah makanan Habis Azka masih fokus ke game yang ada diponselnya.
"Main mulu kesini cuman nyuekin aku dasar" gumam Ailsa
"Aku denger loh sayang" ucap Azka membuat Ailsa gemas
"Iyaaaa sayang sini aku mau foto dulu bayi besarku" ucap Ailsa seraya menyangga dagu Azka
ckrik
__ADS_1
Ailsa mengunggah di insta miliknya dengan caption
"ada anak kucing comell😘" dirinyapun tak lupa menge tag akun Azka. Ailsa memang banyak membagikan postingannya bersama Azka, karena memang dirinya sudah dari kecil selalu dengan Azka. 5 menit setelah foto itu di posting ponsel Ailsa tidak berhenti berbunyi, notifikasi baik like dan komen menembus ratusan ribu like.
"Ah irinyaa"
"Aku mau juga cowo seperti kak Azka"
"gtg banget pacarnya"
"kucingnya ganteng"
"Beli kucing dimana ganteng gitu"
dan masih banyak lagi komentar komentar yang memenuhi kolom di postingannya. Alexapun turut memberikan ketuk dua kali atau menyukai postingan tersebut.
"Lihatlah baj**** yang sudah merusakku, orang yang begitu kau sayangi Ail" batin Alexa kala melihat foto postingan Ailsa.
"Kenapa dilihatin terus, aku lucu kan" goda Azka
"lucu pengen nabok" jawab Ailsa sambil mencubit pipi Azka.
"Sayang aku anter pulang ya?"
"Iyaudah bentar aku mau ngomong sama pegawaiku dulu deh ya tunggu disini"
"iya sayang" jawab Azka.
Kini Azka mulai membuka instanya sembari menunggu Ailsa yang sedang bertemu pegawai, Dirinya langsung tersenyum sendiri kala melihat Ailsa memposting foto dirinya, akhirnya iapun ikut mengomentari postingan Ailsa "😤❤️❤️❤️"
...----------------...
Alexa memutuskan untuk pergi bekerja, dia tidak jadi mengambil waktu yang Azka berikan jujur saja Alexa benar benar bosan berada dirumah dirinya sudah terbiasa bekerja keras namun dirinya tidak bisa membohongi hatinya kalau dirinya masih terbayang malam itu malam dimana ia dengan tidak sadar menghabiskan waktu yang panjang dengan presdirnya.
Hari ini Alexa berangkat pagi, Dirinya memakai Baju putih dengan dipadukan rok span selutut berwarna cream dengan rambut tergerai yang sedikit dibuat bergelombang terlihat sangat elegan dan dewasa.
Saat tiba dikantor dirinya disapa oleh beberapa resepsionis dan juga beberapa kru sekertaris, banyak dari mereka yang berbisik sudah dipastikan itu merupakan ucapan ucapan buruk, mengingat dorinya sudah 3 hari tidak berangkat kekantor.
Alexa tidak perduli dirinya langsung berlalu menuju lantai atas dimana ia bekerja. Ruang Azka terlihat masih sepi karena memang dirinya datang sedikit lebih pagi dari biasanya.
Alexa membereskan berkas berkas di atas mejanya yang sedikit berantakan, tak lama dirinya kelelahan karena masih pagi fikirnya dia menyenderkan kepalanya diatas tangan yang ia lipat diatas meja. Matanya perlahan terpejam lagi.
Azka pagi ini berangkat seperti biasa dirinya langsung menuju ke ruangannya karena pekerjaan selalu menunggu dirinya. Saat sampai dilantai atas Azka berjalan menuju ruangannya dirinya melihat Sekertaris Alexa sedang tertidur dengan tangan yang dia lipat sebagai bantalnya. Azka begitu senang karena dirinya tidak perlu lagi menyiapkan segala sesuatunya sendiri.
Azka mulai mendekati meja Alexa,dilihatnya wajah Alexa yang beberapa hari membuatnya kalud dengan pekerjaannya, sudut bibir Azka terangkat
"cantik" batin Azka.
disingkirkannya anak rambut yang menutupi wajah Alexa. seketika mata Alexa terbuka mereka berdua bersitatap, lalu Alexa langsung bangun dari tidurnya.
"Akhirnya kamu bekerja juga, terimakasih telah menuruti perkataanku" ucap Azka
"Tidak perlu saya disini sekedar profesionalitas kerja, saya gamau lepas dari tanggung jawab saya" lirih Alexa
__ADS_1
"Bagaimanapun tenanglah kamu benar benar akan aman jika kita berdua diam dan bertindak seperti biasa"
"oh iya, aku akan memberimu kompensasi atas kejadian kemarin"
"tidak perlu presdir, saya bukan wanita bayaran pemuas naf** dan saya menganggap itu suatu kecelakaan jadi presdir tidak usah memberi saya kompensasi apapun." tegas Alexa
"Baiklah" Azkapun tidak menolak namun dirinya sudah memberikan sesuatu untuk Alexa. Azkapun beranjak keruangannya dan duduk dikursi kebesarannya.
Yang saat ini difikirkan oleh Azka adalah bagaimana jika Alexa hamil akibat ulahnya, saat itu dirinya mengeluarkan didalam berkali kali. Dirinya begitu bodoh sampai lupa tidak memakai pengaman apapun.
...----------------...
Hari ini Ailsa pergi kerumah Azka, disana ia disambut baik oleh ibu dan adik Azka.
"Kak Aillll" ucap Emilie langsung memeluk sang calon kakak ipar
"Emilie"
"Kak Aill udah lama banget sih gakesini" kesal Emilie
"Maaf Emilie, kakak sedang sibuk lagian mas Azka kan juga sibuk dikantor jadi jarang ngajakin kemari" ucap Ailsa
"Harusnya kak Ail langsung kesini aja, abang laknat itukan sekarang udah gatinggal disini" jawab Emilie kesal.
"Emilie, ada siapa kok gadisuruh masuk?" tanya Raras saat turun dari tangga.
"Kak Ailsa mah"
"tante" ucap Ailsa sambil salim
"eeh Ailsa sayang ayo masuk dong, kamu ini Emilie bukanya disuruh masuk malah ngobrol didepan pintu" Ucap ibu Azka seraya menarik tangan Ailsa yang belum dilepaskannya dari tadi.
"Ini tante Ail bawain kue buatan Ailsa kesukaan tante Raras"
"Ailsa kamu ini ngapain repot repot, tapi tante beneran kangen banget kue buatanmu"
"Iya maaf ya tante Ail jarang kemari"
"Tante faham kok, gimana mama papa sehat kan"
"Iya tante alhamdulillah sehat kok"
"Tante kangen banget sama kamu" Raras memeluk Ailsa.
Keluarga Azka dan Ailsa sama sama sudah kenal dari lama karena memang tetangga baik. Sejak kecilpun Azka selalu bermain dengan Ailsa. Tak jarang Ailsa membantu Ibu Azka memasak saat kecil dulu, Ailsa dan Azka selalu pergi sekolah dan belajar bersama jadi kedua orang tua Azka maupun Ailsa selalu hafal dengan aktivitas keduanya hingga Ailsa harus pindah karena suatu hal.
Ailsa pindah saat dia menginjak smp jadi dirinya tidak satu sekolah dengan Azka. Namun meskipun begitu keduanya selalu bersama hingga Azka menjadikan Ailsa sebagai kekasihnya. Kedua Orang tua Azka dan Ailsapun menyetujui hubungan mereka, namun mereka menentang keras jika ada tindakan diluar batas.
Ailsa dan Azkapun berjanji tidak akan melakukan hal yang diluar batas mereka, meskipun begitu hubungan keduanya tetap Awet.
bersambung
Adeop
...----------------...
__ADS_1
Guys happy with the story okai, Masih panjang kok tenang.
btw kalian tim apa nih Azka-Ailsa or Azka-Alexa? komen dibawah ya!