
"Tumben"
"Hehe iya dong tadi Sekertaris Alexa mengirim jadwal aku dan ternyata pagi ini senggang jadi aku pengen ketemu kamu deh" ucap Azka seraya mengacak rambut Ailsa.
"Mau masuk dulu?" ucap Ailsa
"Engga deh, langsung anterin kamu ya aku pengen jalan berdua sama kamu" ucap Azka yang membuat wajah Ailsa bersemu merah.
"Okey" Merekapun masuk kedalam mobil dan melajukannya menuju caffe Ailsa.
...----------------...
Azka dan Ailsa saat ini tengah berada di mobil menuju Caffe Ailsa,
"Sayang kita jalan jalan yuk minggu" ajak Azka. Ailsa mengangguk dia sangat bahagia akhirnya setelah sekian lama ia menunggu Azka yang mengajaknya pergi dan meluangkan waktu berdua, jujur Ailsa tidak ingin mengganggu waktu sibuk Azka jadi ia tidak berani mengajak kemana mana.
Menurut Ailsa, Semakin dewasa seseorang makin besar tanggung jawabnya jadi Ailsa tidak akan memaksakan Azka untuk menemaninya setiap hari karena Ailsa tahu kini tanggung jawab Azka mulai bertambah banyak para pekerja dikantornya yang menjadi taruhannya Ailsa tidak boleh egois dan menuruti keinginannya.
Bukan karena Ailsa tidak mencintai Azka namun justru rasa sayang itulah yang membuat Ailsa tidak mau egois. Jika bicara terus terang Ailsa sangat kangen dengan sang sahabat sekaligus kekasihnya itu sudah lama sekali ia tidak hangout bareng Azka padahal dulu hampir setiap hari ia pergi bersamanya.
Azka meraih dan menggenggam tangan Ailsa lalu menciumnya. Pipi Ailsa pun mulai bersemu merah, entahlah karena apa namun Azka yang begini terlihat begitu romantis dimatanya.
"Sayang, maaf ya aku jarang ada waktu buat kamu" Ucap Azka
"It's okey. I know kamu sibuk bahkan si Alexapun juga demikian, kasian juga tau yang dia jarang istirahat teratur" ucap Ailsa tersenyum kala mengingat sahabatnya yang satu itu. Setiap Malam Alexa mengeluh dan mengadu jika pekerjaannya selalu bertambah dan bertambah.
"Maaf belum bisa bikin kamu seneng"
"Apasi sayang gausah kek gitu juga kali, aku sayang kamu dan aku tau kamu sibuk kaya gini juga demi karyawan kamu" jawab Ailsa seraya menggenggam tangan Azka.
"Aku juga kadang capek banget dan sekarang aku sadar ternyata papa dulu juga bekerja keras banget kaya aku gini, bertanggung jawab atas seluruh karyawan, ngabisin waktu dengan tumpukan kertas disetiap hari, benar benar sangat melelahkan" jawab Azka seraya menepikan mobilnya dijalanan yang senggang.
"Memang capek itu perlu biar kita memenuhi setiap tuntutan dan kewajiban kita"
__ADS_1
"Tapi aku harus juga jadi jauh dari kamu, kita jarang ada waktu berdua jadinya"
"Gapapalah, namanya juga fase berjuang aku yakin setelah kamu halalin aku, kamu pasti bakal ada waktu untuk aku." Ucap Ailsa seraya tersenyum manis.
"Sabar ya sayang" ucap Azka seraya merengkuh tubuh Ailsa kedalam pelukannya.
"Pengen deh bisa berhentiin waktu, pengen meluk kamu terus kaya gini" ucap Azka.
"Mana bisa sih sayang, udah yuk jalan udah siang nanti kamu telat." Ajak Ailsa.
"Ck masih pengen peluk sayang"
"Haha Halalin dulu sayang" ucap Ailsa ringan seraya tertawa.
"Maaf Ailsa aku masih bingung apa kamu akan memaafkan bajingan kotor sepertiku serta jika kamu tau wanita yang aku renggut kewanitaannya adalah sahabatmu sendiri akankah kamu akan memaafkanku" batin Azka
Azka melajukan Mobilnya kembali menuju caffe Ailsa, Tak lama pun mereka sampai.
"Aku pergi ya" Pamit Ailsa setelah mereka sampai.
"Besok lagi yaa"
"Yaudah besok aku jemput lagi" ucap Azka seraya mengecup pucuk kepala Ailsa yang disambut anggukan
"Hati hati dijalan sayang, Semangat kerjanya" Ucap Ailsa seraya keluar dari mobil, ditatapnya mobil sang kekasih lekat hingga tak terlihat lagi.
" I really miss you" ucap Ailsa lirih.
...----------------...
Azka kini tiba di kantor dia sudah disambut seperti biasa, Azka yang sudah memasuki ruangan dan menduduki kursi kebesarannya itupun segera memanggil sekertarisnya.
Tak lama pintu diketuk, Sekertaris Alexa memasuki ruang presdirnya.
"Siii al dia seksi banget" batin Azka menatap Alexa lekat. Menurut Azka penampilan Sekertaris Alexa hari ini membuat miliknya bangun walau hanya melihat saja. Perpaduan rok hitam span selutut dengan belahan sedikit di bagian kanan dan blouse kream dengan 2 kancing atas terbuka menambah kesan seksi dimata Azka.
__ADS_1
"Ya presdir" ucap Alexa seraya membungkuk
"Arghh si*all" ucap Azka seraya berdiri dari kursinya. Azka mendekati Alexa satu langkah demi langkah ia mengikis jaraknya kini Azka sudah tepat berada di depan Alexa.
"Hah kenapa presdir, ada apa ini" batin Alexa
Azka menatap lekat kearah Alexa tanpa berkedip, Firasat Alexa makin memburuk Alexapun was was
"Pres.. Presdir anda memerlukan sesuatu?" tanya Alexa ragu ragu.
"ya bantu aku" jawab Azka dengan suara yang sudah berat dan serak itu. Tak butuh waktu lama Azka segera ******* bibir Alexa dilumatnya habis bibir Alexa yang ranum itu.
"Presdirrmmmpttt" ucap Alexa terpotong kala Azka makin melu*** bibirnya semakin dalam dan ganas. Didorongnya tubuh Azka namun tenaga Alexa tidak mampu menyaingi tenaga kuat Azka.
decapan demi decapan terdengar sangat nyaring. Alexa menangis namun Azka masih belum melepaskannya. hingga selang beberapa menit Azka melepas tautannya Azka dan Alexa bernafas tersengal sengal. Azka mengusap bibir Alexa dengan Ibu jarinya dan menempelkan keningnya ke kening Alexa.
Saat itu Azka benar benar bingung dengan kelakuannya. pasti Alexa sangat terkejut dengan ulah bosnya itu, Azka sudah kehilangan akalnya. Dia benar benar ingin melakukan itu bersama Sekertaris Alexa
"Aku ingin" bisik Azka ditelinga Alexa.
Alexa terkejut hatinya teriris itukah yang diminta dan dibutuhkan oleh bossnya? ya itu adalah tubuhnya yang akan dijadikan pemuas na*** semata.
"Saya bukan j*l*ng ataupun perempuan bayaran yang bisa dijadikan pemuas ***** dimanapun dan kapanpun" ucap Alexa mengeluarkan unek uneknya.
Azka sudah kalang kabut ia benar benar sudah kehilangan akal. Dia tidak mendengarkan ucapan Alexa sama sekali ia langsung mencium bibir Alexa dan ********** ganas. ******* ******* makin liar dan turun di leher Alexa. Alexa yang tadi menangispun hanya bisa pasrah kala Azka mulai memainkan area sensitif miliknya, kini Alexa pun terhanyut dalam permainan.
Bersambung,
Adeop
...----------------...
__ADS_1
like komen dulu dong biar otor makin semangat