Kesalahan Terbesarku

Kesalahan Terbesarku
hampir ketahuan


__ADS_3

"Kalian istirahatlah, Azka antarkan mereka kekamarnya pilihlah kamar sesukamu. Nenek harus ketempat les yoga" ucap sang nenek dan dijawabi anggukan.


Azka mengantar Alexa dan sekretaris Arez menuju kamarnya masing masing. Azka memilihkan kamar tamu di lantai 1 untuk kamar sekretaris Arez kemudian memilihkan kamar milik Emilie disebelah kamarnya dilantai 2 untuk sekretaris kesayangannya.


"Ini kamar siapa?" tanya Alexa


"Ini kamar Emilie dulunya, segera tata barang barangmu dan istirahatlah" ucap Azka seraya mengacak rambut Alexa.


Malam hari menyapa mereka semua makan malam dengan nenek Azka. Dapat Alexa simpulkan nenek Azka merupakan tipe orang tua yang sangat aktif meski usianya yang sudah senja. Ia begitu gamblang berbicara dan menjodoh jodohkan Alexa dengan Azka. Sampai makan malam selesaipun mereka masih membahas perjodohan Azka dan Alexa.


Malam semakin larut, Alexa merebahkan tubuhnya dan bersiap untuk tidur. Tidak lupa ia melepaskan br a yang menutupi kedua gu nung kem bar nya. Saat akan terlelap pintunya diketuk. Dengan langkah kesal ia membuka pintu kamarnya.


"Ya Ada apa?" Tanya Alexa ketus karna sudah ia pastikan saat ini dihadapannya adalah sang Presdir. Tanpa kata Azka masuk dan menarik Alexa kedalam. Azka mengunci pintu kamar dan mulai menye ** p bi bi r Alexa.


"Emmptth presdir" Alexa mendorong tubuh Azka.


"Kumohon aku takut tidur sendirian" ucap Azka seryaa memainkan le*** titik kelemahan Alexa.


"Ah inih engh, ini rumah nenekmu" ucap Alexa yang mulai tersengal sengal.


"Tidak akan ada yang tahu kalau kau mengecilkan  suara mu sayang" ucap Azka seraya mendekati Alexa lagi.


"Enggh" tahan Alexa. Azka mulai me l u m*** bi bir Alexa dengan ganas tangannya yang satu mulai menyusup ma suk kedalam pakaian yang dikenakan Alexa. Mengetahui Alexa tidak memakai b raa membuat Azka leluasa me re  m**s kedua p uu ing Alexa.


Mereka melakukan penyatuan bersama. Azka menghu jam kan miliknya. De sah an demi de **han mulai memenuhi ruangan itu. "Kecilkan suaramu sayang" bisik Azka.


"Uh aku tidak bisa" ucap Alexa frustasi. Suara lakna ** itu keluar dengan sendirinya dari mulutnya.

__ADS_1


Hingga era ngan panjang mengakhiri sesi per ci ntaan kedua insan itu. Mereka berebut oksigen. "Rasanya emang nik mat, terima kasih sekretaris Alexa. Aku mencintaimu" Alexa yg sudah lemas terkulai hanya mampu memejamkan matanya. Ia hanya bisa mengingat betapa gagahnya Azka kala mengga gahi dirinya.


Pagi harinya Alexa terbangun kala mendengar suara ketukan pintu, Ia menoleh kesamping disana masih ada Sang Presdir Azka. Ia melepaskan pelukan tangan Azka di tubuhnya. Ia segera mengenakan kimono saat ketukan tersebut diiringi suara.


“Alexa kamu sudah bangun?” suara yang membuat matanya terbelalak, itu adalah suara nenek Azka. “hah mampus gimana nih” ucap Alexa panik. Ia segera mendekat kearah ranjang ia membangunkan sang presdir yang masih tertidur dengan nyamannya. Alexa mulai memunguti pakaian yang berserakan dilantai akibat semalam.


“Presdir bangunlah nenekmu didepan, presdir sembuyi sekarang juga” Ucap Alexa seraya menggoyangkan tubuh presdirnya yang sama sekali tidak terusik tidurnya. Pintu kembali diketuk, “Alexa kamu sudah bangun?” panggil Nenek Azka.


“em iya nek, Alexa sudah bangun. Sebentar ya nek, Alexa sedang selesai mandi.” Ucap Alexa berteriak.


“Presdir bangunlah”


“Emh apa sih masih pagi ini” jawab Azka yang mulai membuka matanya


“Cepat sembunyilah didepan ada nenek” ucap Alexa frustasi.


“Hah nenek?” Azka langsung beranjak dari ranjangnya.


“Alexa kamu sudah bangun?” suara yang membuat matanya terbelalak, itu adalah suara nenek Azka. “hah mampus gimana nih” ucap Alexa panik. Ia segera mendekat kearah ranjang ia membangunkan sang presdir yang masih tertidur dengan nyamannya. Alexa mulai memunguti pakaian yang berserakan dilantai akibat semalam.


“Presdir bangunlah nenekmu didepan, presdir sembuyi sekarang juga” Ucap Alexa seraya menggoyangkan tubuh presdirnya yang sama sekali tidak terusik tidurnya. Pintu kembali diketuk, “Alexa kamu sudah bangun?” panggil Nenek Azka.


“em iya nek, Alexa sudah bangun. Sebentar ya nek, Alexa sedang selesai mandi.” Ucap Alexa berteriak.


“Presdir bangunlah”


“Emh apa sih masih pagi ini” jawab Azka yang mulai membuka matanya

__ADS_1


“Cepat sembunyilah didepan ada nenek” ucap Alexa frustasi.


“Hah nenek?” Azka langsung beranjak dari ranjangnya.


“oi, kenakan pakaianmu presdir” ucap Alexa seraya membalikkan badan melihat presdirnya langsung ngacir memasuki kamar mandi tanpa mengenakan sehelai benang pun.


“Gila memang” umpat Alexa. Seraya membuka pintu


“Iya nyonya, maaf Alexa habis mandi jadi ga denger nenek mengetuk pintu.”


“Oh iya tidak apa apa, didalam ada siapa?" tanya nenek Azka.


"Ada siapa memangnya nek? tidak ada siapapun" jawab Alexa.


"Oh yasudah, ayo kita sarapan bersama semua sudah siap dibawah. Kurang kamu dan Anak nakal itu, sedari tadi nenek ketuk pintunya tidak dijawab pintunya juga dikunci.”


“Ah sebelumnya maaf ya nyonya, Alexa jadi gaenak ngga bantuin nyonya menyiapkan sarapan. Semalam Ale gabisa tidur” ucap Alexa seraya memegang kedua tangan nenek Azka.


“tidak apa apa nenek maklumi kamu pasti juga bekerja keras ya dikantor, kalau anak nakal itu memberimu banyak tugas bilang pada nenek nanti nenek marahi habis habisan” ucap sang nenek menggebu-gebu.


“Haha its oke nyonya” ucap Alexa


“Panggil aku Nenek Alexa berhenti memanggilku nyonya” cemberut nenek Azka.


“Iya nek”


“nah goodgirl, yuk kebawah nanti sekalian kau bangunkan presdirmu itu ya”

__ADS_1


“Baik nek Alexa ganti baju dahulu setelah itu kebawah” ucap Alexa menampilkan senyum manisnya.


__ADS_2