Kesalahan Terbesarku

Kesalahan Terbesarku
Alexa Hamil


__ADS_3

Azka mengernyit ia tidak menyangka Alexa makan banyak. Tak lama pesanan merekapun jadi


"Ini neng 3 porsi sate ayam dengan penuh rasa cinta, eneng nyidam ya neng kok beli banyak hehe" goda sang tukang sate langganan Alexa


degg


"nyidam? apa Alexa hamil anakku?" tanya Azka dalam hati


...----------------...


Alexapun ikut terkejut, Apa iya dirinya hamil memang dirinya ingin sekali makan sate ayam, apa iya ia tengah nyidam. Setelah berhubungan badan dengan Azka malam itu sampai saat ini dirinya juga belum menstruasi, menurut jadwal memang sudah gilirannya ia untuk menstruasi. fikiran demi fikiran buruk memenuhi otak Alexa.


"ehm"


"Ayo kita makan" suara Azka mengalihkan perhatian Alexa. Alexapun mulai menyuapkan 2 porsi sate kedalam mulutnya. Dirinya makan dengan lahapnya dan Azka menatapnya heran, Azka berfikir apakah Alexa benar benar hamil anaknya bagaimana ia akan bilang yang sebenarnya kepada Ailsa.


Arrgh semakin diingat semakin berat rasanya, Azka mulai frustasi. Azka dan Alexa menyantap makanannya dengan dipenuhi fikiran mereka masing masing.


"liat deh pak mereka ini serasi sekali yo" bisik sang istri penjual sate terhadap suaminya yang sedang mengipasi sate ayam itu.


"Iyo buk, mbake ayu mase bagos tenan" balas sang penjual sate itu.


"mesti anaknya bagos ayu tenan yo pak" ucap sang istri tadi


"yo mesti to buk"


meskipun mereka berbisik tetapi tempat sang penjual tidak jauh dari meja Azka dan Alexa jadi sangat terdengar jelas ditelinga Azka dan Alexa. mereka berduapun semakin kalud dengan ucapan sang penjual sate itu dan tetap melanjutkan makan mereka.


Saat mereka sudah selesai dengan makannya. Alexapun mulai beranjak dan membayar makanan mereka namun tangannya dicegah Azka, Azka merogoh dompetnya dan menyodorkan uang berwarna merah beberapa lembar.


"tidak usah presdir, saya saja yang bayar" ucap Alexa namun sang presdir menatapnya dengan tajam, Alexapun hanya menurut mengiyakan.


"bodoamat deh, oiya duidnya banyak gamau ditraktir nurut ajalah" batin Alexa


"lah mas ini kelebihan banyak" ucap Sang penjual Sate ayam itu


"buat bapak" ucap Azka


"wah terimakasih mas mbak semoga calon bayinya sehat, dan sering nyidam sate mamang setiap hari hehe" ujar sang penjual tadi dengan sedikit tawa.


raut wajah Azka mulai susah ditebak, Alexapun hanya menanggapi dengan senyuman lalu pamit berlalu pergi. Didalam mobil suasananya sangat hening tidak ada yang membuka percakapan antara keduanya. Alexa memilih diam dengan tatapan menuju luar dan Azka yang fokus mengemudi. Fikiran Azka melayang mendengar penuturan sang penjual sate beliau tampak berusia dan mungkin sudah pernah mempunyai anak bisa saja penjual sate itu benar. Fikiran Azka mulai ketakutan hingga tak diduga mereka telah sampai dirumah Alexa.


Alexa mulai melepas sabuk pengamannya tapi setelah berkali kali dibukanya masih tidak bisa juga, Alexa mencoba lagi dan mencoba lagi hingga Azka melihat Alexa kesusahan membuka sabuk pengaman akhirnya membantunya. Jarak Azka dan Alexa sangat dekat dengan terkejutnya Alexa memandang lekat wajah Azka yang tampan itu dari jarak yang sangat dekat.


Tiba tiba


Cup


Azka mencium bibir Alexa singkat, mata Alexa terbelalak ia sangat terkejut akibat serangan mendadak itu, sedangkan Azka yang sudah memandanginya lekat tidak merasa bersalah sama sekali.


"Bibir itu benar benar membuatku gila, aku tidak tahan untuk tidak melahapnya" batin Azka sebelum melancarkan aksinya.

__ADS_1


Sepertinya Azka mulai candu dengan rasa bibir mungil itu, manis dan sangat nikmat. Ia sangat tidak tahan jika melewatkannya.


"Apa yang presdir lakukan" kesal Alexa


"Ada sesuatu dibibirmu jadi aku membersihkannya" ucap Azka tidak berdosa. Alexapun langsung keluar dari mobil disusul Azka.


"Kenapa presdir ikut masuk"


"Aku mau mengambil berkas laporan yang ada padamu"


"ck"


Tak ingin berlama lama Alexa masuk keruang kerjanya dan mengambil berkas yang dibutuhkan sang presdir itu. Setelah menemukan berkas yang Azka maksud Alexapun mulai menuruni tangga, disana terlihat Azka yang sedang bermain ponsel disofa ruang tamu Alexa.


"Ini presdir berkas yang anda butuhkan" Alexapun menyerahkan berkas laporan itu kepada Azka


"Oke kalau begitu aku pamit" Ucap Azka seraya beranjak dari tempat duduknya dan tersenyum tampan



"Presdir" ucap Alexa, Azkapun berhenti dan menoleh alisnya ia naikan satu pertanda dirinya bertanya ada apa


"Terima kasih sudah menolong saya" Ucap Alexa Sambil mengeluarkan senyum canggungnya yang dipaksa. Azkapun melihat Alexa lekat ia maju kearah Alexa beberapa langkah dengan cepat dirinya menahan tengkuk Alexa Saat ini Azka ******* bibir Alexa dengan rakusnya. Alexa memberontak namun dirinya terbawa suasana akhirnya ia ikut membalas ciuman Azka.


Suara decapan terdengar begitu keras hingga lama sekali mereka tak kunjung saling melepas. Akhirnya Azkapun menyudahi kegiatan mereka sebelum dirinya mulai terbakar naf** lagi. Diusapnya bibir Alexa yang basah dengan ibu jarinya, Azka menatap Alexa dalam dalam.


"Apa benar kamu hamil akibat kejadian malam itu" batin Azka yang masih senantiasa menatap Alexa.


"Aku pamit dulu, Cepatlah tidur supaya tidak terlambat bangun" ucap Azka seraya mengelus pipi Alexa dan akhirnya berbalik dan berjalan meninggalkan rumah Alexa.


Disisi lain kegiatan tadi disaksikan oleh seorang maid yang bekerja dirumah Alexa. Baru kali ini ia melihat nonanya berciuman dengan laki laki, dan yang membuatnya terkejut laki laki itu adalah Tuan Azka boss nona mudanya. Sang maid berfikir jika Sekertaris Tio tau kejadian ini dia pasti akan menghukum nona Alexa.


......................


Ailsa yang capek dan belum bisa tidur sehabis dari rumah Azka memilih untuk menscroll galeri ponselnya.


disana terlihat banyak foto foto Azka yang ia punya mulai dari foto Azka memakai jas dengan tampannya,, Azka yang dikuncir rambutnya, Azka yang baru bangun dan masih banyak lagi



Ailsa bersyukur ia memiliki kekasih setampan dan sesayang itu pada dirinya. Sesekali Ailsa tersenyum dari dulu Azka selalu ada untuknya. Ailsa merasa sedikit galau karena Azka yang saat ini sibuk dan susah membagi waktu untuknya, Jujur Ailsa sangat kangen dengan hari hari yang mereka lalui bersama.


Bahkan walau hanya bertegur sapa pun Azka jarang memberikannya. Ailsa berfikir apa jika dirinya menikah dengan Azka ia akan kesepian seperti ini? Namun sayang seribu sayang kebaikan Ailsa menutupi fikiran fikiran negatif yang muncul dengan berfikiran positif. Ailsa memilih tidur mengistirahatkan fikirannya, Lebih baik tudur daripada berfikiran negatif pada orang lain.


Pagi harinya, Wina menelfon Ailsa. Ia mengajak untuk sekedar berjalan jalan di mall, Ia sangat sibuk akhir akhir ini dan butuh refreshing untuk merefresh otaknya. Saat itu Ailsa baru saja keluar dari kamar mandi


"Wina" ucap Ailsa seraya menaikkan satu alisnya. Ia menjawab panggilan itu


"Halo Ail" teriak wina diserang sana membuat Ailsa terkejut dan menjauhkan ponselmya dari telinganya


"wina kamu ngapain teriak teriak aku denger suaramu" tutur Ailsa.

__ADS_1


"Hehe maaf Ail, Oh iya Ailsa jalan jalan yuk pumpung weekend ini kamu lagi free nggak?"


"Ayok deh Aku ajak sahabatku ya"


"Iya boleh banget makin rame makin bagus kan"


"Yaudah mau jam berapa ketemu dimana?" tanya Ailsa


"emm jam 9 trus ketemuannya dirumahmu aja gimana? nanti kita bawa 1 mobil aja gitu"


"Okeiy aku tunggu ya"


Ailsa menghubungi Alexa sahabatnya itu, panggilan dengan nama Ailsa tertera di ponsel Alexa dengan segera ia mengangkat telepon itu


"Ya Ail?"


"Kita jalan yuk sama wina juga temennya Azka"


"kemana?"


"Mall aja orang cuman main"


"yaudah okey aku ganti baju dulu abis itu ketempatmu"


Alexa sudah tau jika Ailsa ingin dia jemput. Ia sudah mengganti bajunya dan bersiap untuk kerumah Ailsa


Namun panggilan Azka mengalihkan perhatiannya.


"Ya presdir"


"Alexa tolong aku" suaranya yang serak seperti menahan sesuatu


"presdir anda kenapa?"


"tolong aku"


bersambung,


Adeop


...----------------...


Kira kira Azka kenapa ya? menahan apa? yaituu menahan itu kamu benar.


Btw kalian tim apa nih komen yuk


Tim Azka-Ailsa atau Azka-Alexa nihh


Oh iya, Guys thxx you semua yang udah support. Sangat ganyangka yang liat udah sebanyaak ini, awalnya cuman iseng doang dari yang nonton 0-1 itu semangat banget aku ngerasa kaya wah ternyata pada liat ceritaku nih.


I will said that I love you all and I will say Thankyou for everyone! big hug dari aku🖤

__ADS_1


Jangan lupa tinggalin jejak kalian yaa, Add ke favorite juga dong biar kalau aku up ga ketinggalan.


__ADS_2